31 January 2018

Cara Agar Bumil Dapat Tingkatkan Berat Badan

Cara Agar Bumil Dapat Tingkatkan Berat Badan

Halodoc, Jakarta – Kehamilan yang sehat ditandai dengan pertambahan berat badan yang memadai.  Ibu perlu mengonsumsi banyak makanan yang sehat dan bergizi agar pertumbuhan Si Kecil di dalam kandungan dapat berlangsung dengan maksimal. Ibu hamil yang tidak memiliki berat badan yang memadai dapat mengakibatkan kesehatan janin menjadi terganggu. Yuk, simak cara-cara sehat meningkatkan berat badan untuk ibu hamil berikut.

Pertambahan Berat Badan Ideal

 Kenaikan berat badan yang terjadi selama kehamilan, berbeda-beda pada setiap wanita. Faktor berat badan sebelum hamil dan tinggi badan menjadi penentu berapa kilogram yang harus ibu tingkatkan selama kehamilan. Ibu dapat menentukan indeks massa tubuh atau IMT untuk mengetahui pertambahan berat badan yang ideal. Caranya adalah berat badan sebelum hamil (dalam satuan kilogram) dibagi tinggi badan kuadrat (dalam satuan meter persegi). Berdasarkan hasil IMT tersebut, berikut perkiraan kenaikkan berat badan ibu yang normal selama masa kehamilan berlangsung yaitu 9 bulan:

  • IMT di bawah 18.5 atau berat badan di bawah normal, kenaikan bobot sekitar 12.7-18.1 kg.
  • IMT sekitar 18.5-22.9 atau berat badan normal, kenaikan bobot sekitar 11.3-15.9 kg.
  • IMT 23 atau lebih termasuk kategori kelebihan berat badan, kenaikan bibit sekitar 6.7-11.3 kg
  • IMT di atas 25 atau obesitas, kenaikan bobot sekitar 5.0-9.1 kg.

Ibu juga bisa mengingat rumus ini, yaitu kenaikkan berat badan pada trimester pertama berkisar antara 0.5-3 kg. Pada trimester kedua dan ketiga, pertambahan berat badan rata-rata berkisar antara 0.25-0.5kg.

Bahaya Ibu Hamil yang Berat Badannya Kurang

Pertambahan berat badan ibu yang kurang selama masa kehamilan dapat berdampak buruk pada kondisi janin. Penelitian dari London School of Hygiene & Tropical Medicine mengungkapkan bahwa 72% ibu hamil yang kurang berat badannya, mengalami keguguran di tiga bulan pertama. Selain itu, berikut dampak buruk lainnya dari berat badan kurang bagi kesehatan ibu dan janin:

  • Proses persalinan menjadi sulit dan lama.
  • Risiko mengalami pendarahan setelah persalinan.
  • Kemungkinan besar ibu harus menjalani persalinan dengan cara operasi Caesar.
  • Bayi lahir prematur dengan berat badan kurang dan kelainan sistem saraf pusat.
  • Bayi berisiko menderita cacat bawaan dan anemia.

Cara Sehat Meningkatkan Berat Badan Saat Hamil

Yang menjadi penyebab pertambahan berat badan ibu hamil kurang adalah karena morning sickness yang membuat ibu merasa mual dan muntah, sehingga jadi tidak berselera makan. Atau sebelum hamil, ibu memiliki berat badan di bawah normal. Berikut cara-cara untuk meningkatkan berat badan saat hamil:

  • Konsumsi Makanan Bergizi Secara Teratur

Pastikan kebutuhan ibu dan janin akan asupan karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serat terpenuhi melalui makanan yang ibu konsumsi setiap hari. Untuk melengkapi nutrisi selama kehamilan, ibu bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat yang bermanfaat mencegah terjadinya cacat saraf pada bayi. Selain itu, konsumsi juga suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin.

  • Mengonsumsi Lemak Sehat

Ibu dapat mengonsumsi banyak makanan yang mengandung lemak sehat, seperti ikan salmon, ikan tuna, alpukat, keju, dan kacang-kacangan untuk membantu ibu menaikkan berat badan.

  • Jaga Pola Makan

Ibu hamil sangat disarankan untuk makan sebanyak tiga kali sehari dengan diselingi camilan sehat. Namun, jika ibu sering mengalami mual dan muntah, ibu dapat mengatasinya dengan cara makan dalam porsi yang sedikit tapi sering.

  • Perhatikan Jumlah Cairan yang Ibu Konsumsi

Selama kehamilan, ibu perlu mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air putih. Namun, terlalu banyak minum air akan membuat ibu cepat merasa kenyang. Jadi, sebaiknya batasi minum air agar ibu bisa mengonsumsi banyak makanan. Selain itu, ibu juga bisa mendapatkan cairan dari mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.

  • Periksa Kesehatan Gigi dan Sistem Pencernaan

Jika ibu sudah mengonsumsi makanan yang bergizi dalam porsi yang cukup banyak, namun berat badan ibu masih tetap tidak bertambah, maka coba periksakan gigi dan sistem pencernaan ibu. Gigi yang rusak membuat makanan tidak dapat dikunyah dengan baik. Akibatnya makanan tidak dapat dicerna dan diserap dengan sempurna oleh tubuh. Gangguan pada sistem pencernaan pun membuat ibu menjadi sulit untuk gemuk.

Ibu hamil juga bisa membicarakan mengenai masalah nutrisi dan berat badan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/ Voice Call dan Chat, ibu bisa berdiskusi dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Kini juga sudah ada fitur Lab Service yang akan memudahkan ibu melakukan beberapa macam tes kesehatan. Ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Tinggal order dan pesananmu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.