Mitos atau Fakta, Waxing Rambut Bisa Sebabkan Rambut Tumbuh ke Dalam

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
mitos atau fakta, waxing pada rambut bisa sebabkan rambut tumbuh ke dalam

Halodoc, Jakarta – Menurut ahli kulit New York, Neal Schultz, MD, waxing adalah salah satu penyebab rambut tumbuh ke dalam. Situasi ini terjadi karena folikel rambut memiliki tabung tempat tumbuh, baru kemudian naik keluar dari kulit.

Di dalam tabung, ada lapisan yang menuntun rambut dengan baik ke permukaan kulit dan keluar lubang yang memungkinkan rambut untuk benar-benar keluar dari tubuh. Ketika kamu melakukan waxing, kamu mencabut rambut dengan sangat cepat dan tarikan yang cepat itu benar-benar mengganggu lapisan yang sangat penting tersebut.

Kemudian, ketika rambut mulai tumbuh kembali, ia tidak memiliki lapisan untuk membimbingnya, termasuk tabung yang membuatnya tumbuh dengan benar, keluar dari kulit. Waxing dalam waktu lama sebenarnya dapat memperlambat pertumbuhan rambut, yang berarti lebih sedikit waxing, tapi pada gilirannya, lebih sedikit rambut yang tumbuh ke dalam.

Karenanya jika melakukan waxing secara konsisten, kamu dapat mengubah siklus pertumbuhan folikel rambut. Waxing yang berkelanjutan juga akan menyebabkan pertumbuhan rambut berkurang dari waktu ke waktu, dan melemahkan folikel rambut dengan sesi berulang. Meskipun rambut tidak berhenti tumbuh sepenuhnya, tapi pertumbuhan kembali rambut berkurang secara signifikan.

Tips Menanganinya

Melembapkan kulit sampai sehari sebelum melakukan waxing bisa menjadi upaya untuk menjaga area kulit tetap terhidrasi. Kulit kering akan menyebabkan rambut patah pada tingkat permukaan daripada dikeluarkan dari folikel.

Pertimbangan bahan lilin yang tepat juga menjadi salah satu upaya untuk melakukan waxing yang meminimalisir pertumbuhan rambut ke dalam. Temukan lilin yang alami, yang dibuat untuk kulit sensitif. Jenis pelembab lilin ini diterapkan pada suhu tubuh, sehingga tidak akan mengiritasi kulit karena secara lembut bisa menghilangkan rambut.

Rambut yang tumbuh ke dalam biasanya merupakan hasil dari rambut yang tumbuh tidak benar ketika dipaksa kembali ke dalam kulit, sehingga menghasilkan benjolan merah yang menyakitkan yang dapat terinfeksi. Waxing yang dilakukan tidak sering dan menggunakan teknik yang tepat, kamu dapat melindungi diri dari pertumbuhan rambut ke dalam dan kulit jadi lebih halus dan hasilnya juga lebih baik.

Selain melembapkan kulit dan mempertimbangkan pilihan bahan yang tepat, ada beberapa cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menghindari pertumbuhan rambut ke dalam. Pengelupasan ringan dengan kain scrub sebelum menyingkirkan rambut, bisa membantu menghilangkan sel kulit mati yang memungkinkan untuk waxing yang lebih baik dan mudah.

Lakukan pengelupasan kulit secara lembut sehari setelah lilin (jika area tidak merah, meradang, atau teriritasi) dan terus melakukannya, beberapa kali seminggu tergantung dari jenis kulitmu. Ketika rambut mulai kembali, pengelupasan membantunya mengarah ke atas dan tumbuh ke arah yang benar, berlawanan dengan kulit.

Jauhi pakaian ketat. Jika kamu mendapatkan waxing jenis apapun, maka kamu butuh kulit bisa bernapas. Pakaian ketat tidak hanya bisa mengiritasi area yang baru saja di-waxing, tetapi juga mendorong rambut untuk tumbuh kembali ke kulit.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai waxing pada rambut ataupun informasi kesehatan lainnya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: