MSCT dan CT Scan, Lebih Canggih yang Mana?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
MSCT dan CT Scan, Lebih Canggih yang Mana?

Halodoc, Jakarta – Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi terus terjadi, termasuk dalam dunia medis. Perkembangan teknologi juga terjadi pada prosedur pemindaian tubuh untuk mendeteksi penyakit.

Selama ini, salah satu prosedur pemindaian yang paling sering dilakukan adalah CT scan alias Computed Tomography. Prosedur pemeriksaan ini menggunakan sinar-X yang dikombinasikan dengan perangkat komputer untuk menghasilkan gambar tubuh secara melintang.

Pemindaian ini bisa menghasilkan informasi untuk menghasilkan gambaran diagnostik yang lebih baik. CT scan paling sering dilakukan untuk memeriksa kondisi organ bergerak, seperti jantung.

Saat ini, selain CT scan telah hadir metode pemeriksaan baru, yaitu Multislice Computed Tomography (MSCT). Apa itu MSCT? Mana yang lebih canggih antara CT scan dan MSCT?

Jika dilihat secara teknis, kedua prosedur ini tidak jauh berbeda. CT scan dan MSCT sama-sama menggabungkan sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar tubuh secara melintang. Tapi, teknologi yang ada pada MSCT ternyata jauh lebih canggih dibanding CT scan.

Baca juga: 7 Jaringan Tubuh yang Bisa Dideteksi Kelainannya dengan MSCT

Pada MSCT, terdapat multislice detector yang bisa memberikan tampilan gambar yang lebih baik, bahkan hingga kisaran lebih dari 1 meter dalam satu kali pengambilan gambar. Dengan kata lain, prosedur pemeriksaan ini sebenarnya adalah pengembangan yang lebih canggih dari prosedur CT scan.

Kelebihan dan Kekurangan MSCT yang Perlu Diketahui

Dilihat dari fungsinya, MSCT bisa dimanfaatkan untuk memeriksa beberapa bagian tubuh. Pemindaian ini bisa dilakukan pada organ-organ berikut:

  • Perut dan Panggul

Pada perut dan panggul, MSCT bisa digunakan untuk mendeteksi kelainan tertentu. Ada beberapa kelainan yang bisa terjadi pada kedua bagian ini, termasuk infeksi.

  • Kepala

MSCT juga bisa digunakan untuk mendeteksi kelainan pada kepala. Pemindaian ini bisa dipakai untuk menemukan kelainan yang terjadi akibat cedera kepala, indikasi tumor, atau risiko stroke yang ditandai dengan gangguan di kepala.

Baca juga: 5 Penyebab Cedera Kepala Berat yang Berakibat Trauma

  • Usus

Pada pemindaian usus, MSCT bisa membantu mengenali sejumlah kelainan, seperti polip usus, kanker di usus, hingga infeksi yang menyerang organ cerna ini.

  • Paru-Paru

Hampir sama seperti pada organ lain, MSCT di paru-paru juga bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit. Kelainan yang bisa menyerang organ ini adalah kanker atau nodul pada paru-paru.

  • Urinaria

MSCT bisa membantu menemukan kelainan pada saluran urinaria. Pemeriksaan ini bisa mendeteksi kelainan, seperti kanker, masalah deposit darah, dan kelainan yang disebabkan oleh infeksi yang terjadi secara berulang.

  • Jantung dan Arteri Koroner

MSCT bisa mendeteksi adanya penumpukan plak pada bagian pembuluh darah di organ jantung. Pemeriksaan ini juga bisa mengetahui kondisi arteri koroner dan melihat ada atau tidak penumpukan kalsium dan plak.

Baca juga: Masih Muda Kok Kena Jantung Koroner?

Pemeriksaan ini disebut memiliki keunggulan, karena waktu pemindaian yang dibutuhkan lebih singkat. Selain itu, gambaran organ tubuh yang dihasilkan pun lebih baik. Area pemindaiannya lebih luas dan bisa menangkap kondisi jantung dalam hitungan detik.

Tapi, penggunaan MSCT sebagai prosedur pemeriksaan juga tak luput dari kekurangan, yaitu risiko efek samping dari radiasi yang masih perlu diperhatikan. Karena itu, pastikan untuk selalu berdiskusi dengan dokter sebelum melakukan tes ini.

Cari tahu lebih lanjut seputar CT scan, MSCT, dan perkembangannya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!