Mudah Ngantuk Saat Puasa, Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Mudah Ngantuk Saat Puasa, Apa Sebabnya?

Halodoc, Jakarta – Walaupun menahan diri dari makan dan minum di siang hari merupakan tantangan tersendiri, kendala terbesar yang dialami kebanyakan orang saat berpuasa adalah rasa kantuk yang sering muncul ketika mereka bekerja.

Kadar gula darah akan menurun saat puasa, sehingga membuat tubuh lemah dan otak sulit berkonsentrasi. Tidak heran, itu menyebabkan kantuk yang dapat memengaruhi produktivitasmu, terutama pada jam-jam tertentu yang rentan terhadap serangan tidur sekitar jam 2 hingga 5 sore.

Faktor lain yang membuat mudah mengantuk saat puasa adalah waktu tidur yang tidak teratur, di mana bangun terlalu pagi untuk sahur. Bulan puasa bagi kebanyakan orang dibedakan oleh perubahan mendadak dalam kebiasaan makan.

Asupan kalori meningkat pada malam hari, waktu makan bergeser, serta kadar kortisol dan insulin meningkat pada malam hari di bulan Ramadan. Kortisol penting pada saat stres, karena terlalu sedikit dari itu membuat kamu merasa lelah secara kronis.

Baca juga: Alasan Puasa Bikin Ngantuk Berat

Ini memainkan peran utama dalam nutrisi dalam mengatur energi dan di bawah tekanan itu menyediakan glukosa bagi tubuh. Namun, itu juga memengaruhi selera dan keinginan akan makanan berkalori tinggi. Dapat diasumsikan bahwa pergeseran ritme kortisol dan insulin ini selama bulan Ramadan sebenarnya dapat membantu dengan meningkatkan nafsu makan sebelum fajar (sahur).

Namun ketika meningkat secara kronis, kortisol dapat memiliki efek berbahaya pada berat badan, fungsi kekebalan tubuh, dan risiko penyakit kronis. Jika kadar kortisol yang lebih tinggi dan stimulasi nafsu makan yang dihasilkan, diperkuat oleh pilihan makanan sendiri yang buruk selama bulan puasa.

Jika pada hari normal kamu bisa mengusir kantuk dengan minum kopi atau makan kudapan agar tetap terjaga, maka kamu perlu mencari cara lain untuk mengatasi masalah ini ketika sedang berpuasa. Berikut enam cara untuk melawan rasa kantuk dan tetap segar saat berpuasa di kantor:

Baca juga: Haus Bikin Gatal, Cegah dengan Cara Ini

  1. Tidur Nyenyak di Malam Hari

Saat puasa, akan ada perubahan dalam pola tidur, karena kamu harus bangun sebelum subuh untuk makan sahur. Inilah sebabnya mengapa orang sering merasa mengantuk di siang hari. Untuk mencegah ini, kamu harus memastikan telah memiliki tidur yang cukup dan berkualitas di malam hari.

Jika tidak ada kebutuhan mendesak, hindari tidur larut malam dan tidur lebih cepat dari biasanya. Pastikan kamu memiliki kualitas tidur yang baik, sehingga kamu akan tetap segar saat bangun di pagi hari.

  1. Tidur Siang yang Nyenyak

Karena kamu tidak perlu menggunakan waktu istirahat untuk makan siang, maka bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk tidur siang yang nyenyak. Jika memungkinkan, kamu dapat mengatur alarm sekitar 5–20 menit untuk tidur. Kamu akan bangun dengan pikiran segar dan lebih produktif dalam menyelesaikan tugas sesudahnya.

  1. Cuci Muka

Ketika keinginan untuk tidur datang, kamu bisa mencoba ke toilet dan mencuci muka dengan air dingin. Metode ini telah terbukti mengurangi rasa kantuk saat bekerja. Air dingin juga membantu kamu menjadi lebih rileks dan segar, sehingga dapat berkonsentrasi kembali pada pekerjaanmu.

Baca juga: Lama Enggak Makan, Bagaimana Kondisi Organ Tubuh Saat Puasa?

  1. Melakukan Peregangan

Orang-orang cenderung mudah bermata berat jika mereka hanya duduk diam di meja mereka untuk waktu yang lama. Karena itu, kamu dapat mencoba melakukan peregangan kantor sederhana untuk menggerakkan otot-otot dan menjaga kekakuan. Kamu juga dapat melakukan latihan fisik ringan, seperti berjalan di sekitar kantor selama beberapa menit. Ini akan membantu memperlancar aliran darah dan meningkatkan asupan oksigen ke otak saat mengusir rasa kantuk.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai mengapa puasa bikin cepat mengantuk, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.