Ini Jenis Olahraga untuk Pengidap Sindrom Sjogren

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Jenis Olahraga untuk Pengidap Sindrom Sjogren

Halodoc, Jakarta - Sindrom Sjogren adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang diidentifikasi dengan dua gejala umum, yaitu mata dan mulut kering. Saat seseorang divonis mengidap penyakit ini, maka ia mengalami gangguan sistem kekebalan, seperti rheumatoid arthritis dan lupus. Pada pengidap sindrom Sjogren, mata dan mulut adalah bagian tubuh yang paling pertama terpengaruh.

Penyebab sindrom Sjogren adalah peradangan kelenjar air mata, air liur, dan zat-zat lainnya. Kondisi ini dapat berdampak pada arthritis, paru-paru, ginjal, pembuluh darah, saraf, dan otot. Penyakit ini mengakibatkan produksi air mata dan air liur terganggu, karena ia menurunkan fungsi kelenjar yang memproduksi air mata dan air liur.

Hal yang perlu diwaspadai adalah sindrom Sjogren dapat terjadi pada semua usia namun kebanyakan didiagnosis pada usia lebih dari 40 tahun.

Baca Juga: 3 Faktor Risiko Munculnya Sindrom Sjogren

Penyakit ini bisa diatasi dengan cara mengurangi gejala yang terjadi. Selain itu, penting bagi pengidap penyakit ini untuk merawat kesehatan mereka, salah satunya dengan olahraga. Ahli kesehatan setuju olahraga adalah hal yang wajib dilakukan. Meski kondisi kesehatan kronis seperti sindrom Sjogren mempengaruhi ketahanan tubuh, namun mereka disarankan melakukannya dengan aturan yang disesuaikan.

Baca Juga: Ini Pengaruh Sindrom Sjogren pada Mata

Selain itu, pengidap sindrom Sjogren mungkin merasakan beban mental karena kemampuan tubuh mereka sudah tidak optimal. Namun, dengan rutin berolahraga, mereka pasti tetap merasakan manfaatnya sehingga kondisinya menjadi lebih baik. Nah, ini olahraga yang disarankan untuk pengidap sindrom Sjogren, yaitu:

  • Jalan Santai

Jenis olahraga ini mudah diterapkan. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya dan hal ini bisa dilakukan di mana saja. Jalan santai bermanfaat untuk meningkatkan self-efficacy, menurunkan berat badan, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan jantung.

  • Berenang

Air adalah media terbaik untuk meregangkan otot dan menenangkan persendian. Baiknya lagi, pengidap sindrom Sjogren tidak mengalami mulut dan mata yang kering karena olahraga ini dilakukan di dalam air. Rutin berenang juga membantu mengendalikan berat badan, meningkatkan suasana hati, dan memperbaiki kualitas tidur.

  • Bersepeda

Bersepeda adalah aktivitas olahraga yang menyenangkan. Selain mengurangi stres, bersepeda bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi otot tubuh. Bersepeda ringan membangun otot di sekitar paha belakang, paha depan, betis, dan persendian. Tidak heran olahraga yang satu ini membantu mengurangi nyeri dan kaku sendi.

  • Tai Chi dan Yoga

Dua jenis olahraga ini disarankan bagi pengidap sindrom Sjogren yang mudah merasakan kelelahan. Dua jenis olahraga ini adalah contoh latihan yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh.

Latihannya berfokus pada penguatan dan peningkatan kontrol otot, serta relaksasi. Peningkatan fleksibilitas dan rentang gerak diterapkan pada latihan ini. Tai chi dikenal baik untuk menjaga pernapasan. Jadi tidak ada salahnya untuk meluangkan waktu untuk melakukan olahraga ini.

Baca Juga: Agar Tak Dehidrasi, Inilah Takaran Konsumsi Air Saat Olahraga

Itulah beberapa olahraga yang bisa dilakukan untuk pengidap sindrom Sjogren. Jika ada pertanyaan lain seputar penyakit ini, jangan ragu bertanya ke dokter Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Talk to a Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi  Halodoc di App Store atau Google Play!