Orang dengan Golongan Darah Ini Rentan Stres

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Golongan darah rentan stres

Halodoc, Jakarta - Stres terjadi bukan hanya karena faktor lingkungan dan karakter masing-masing pengidapnya. Masalah kesehatan yang satu ini ternyata dapat terjadi dengan mudah pada orang dengan golongan darah tertentu. Stres sendiri merupakan reaksi tubuh ketika menghadapi tekanan atau ancaman. Selain itu, stres juga dapat muncul karena pikiran tentang hal-hal yang membuat gugup, takut, atau putus asa.

Beberapa kondisi tersebut akan memicu respon tubuh, secara fisik maupun mental. Jika seseorang mengalami stres, mereka akan mengalami sejumlah gejala, seperti otot menjadi kaku, meningkatkan tekanan darah, serta detak jantung yang lebih cepat dari biasanya.

 

Baca juga: 4 Cara Menjaga Kesehatan Mental Meski Sedang Stres

 

Orang dengan Golongan Darah Ini Rentan Stres 

Semua orang pasti pernah dihadapkan dengan situasi yang membuatnya stres. Namun, jika kamu memiliki golongan darah A, kamu akan lebih mudah stres dibanding dengan golongan darah yang lain. Pasalnya, orang dengan golongan darah A memiliki kadar hormon kortisol yang lebih tinggi yang dapat memicu stres lebih cepat. 

Seseorang dengan golongan darah A lebih berisiko mengalami peningkatan hormon kortisol, yaitu hormon yang dilepaskan dalam tubuh ketika sedang stres. Hormon kortisol sendiri diproduksi oleh kelenjar adrenal. Ketika stres, kelenjar adrenal akan melepas lebih banyak hormon kortisol dalam darah. Jika tingkat stres yang dialami semakin meningkat, seseorang akan berisiko mengalami gangguan kesehatan mental.

 

Baca juga: Tips Menghilangkan Stres Dalam Waktu Singkat

 

Lakukan Beberapa Langkah Ini Guna Menghilangkn Stres

Golongan darah A memiliki sifat keras kepala, kompetitif, dan tidak sabaran. Tidak heran jika golongan darah yang satu ini cenderung mudah mengalami stres ketimbang golongan darah yang lain. Berikut ini beberapa cara efektif yang dapat membantu meringankan stres yang dirasakan oleh golongan darah A:

  1. Ekspresikan Pikiran dengan Tulisan. Cara yang satu ini dapat kamu lakukan ketika sedang mengalami banyak pikiran. Cobalah ungkapkan apa yang ada dipikiranmu dengan tulisan.

  2. Mendengarkan Musik Kesukaan. Mendengarkan musik merupakan cara yang paling sederhana dalam meringankan stres. Jadi, ketika kepala sudah pening karena kerjaan yang menumpuk, cobalah untuk mendengarkan musik kesukaan.

  3. Lakukan Olahraga Lari. Olahraga lari dipercaya mampu memperbaiki suasana hati seseorang. Selain itu, lari dapat meningkatkan produksi hormon endorphin, yaitu hormon yang dapat memicu perasaan senang.

  4. Lakukan Relaksasi. Dalam hal ini, kamu dapat mencoba meditasi dalam yoga yang dapat memperbaiki suasana hati ketika sedang dilanda stres. Cobalah untuk melakukannya secara teratur.

  5. Memelihara Binatang. Memiliki binatang peliharaan memang dipercaya mampu menurunkan kadar stres yang tinggi. Hal tersebut terjadi karena binatang peliharaan membantu tubuh untuk menurunkan produksi hormon kortisol.

  6. Kurangi Makanan Tertentu. Membatasi beberapa makanan yang jadi pemicu stres, seperti gula, kafein, dan daging merah merupakan cara yang cukup efektif. Pasalnya, ketika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, makanan tersebut dapat memicu keluarnya hormon stres yang berlebihan.

 

Baca juga: Kenali Tandanya, Ini 4 Cara Mudah Atasi Stress

 

Jika sudah mempraktikkan serangkaian cara di atas , etapi tingkat stres yang kamu rasakan tidak juga menurun, segera diskusikan dengan psikiater di aplikasi Halodoc. Stres yang berkepanjangan dan tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan gejala fisik dan menimbulkan gangguan mental yang berbahaya, seperti depresi. Jika depresi sudah terjadi, pengidap akan cenderung berpikir untuk melakukan bunuh diri.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What is Stress? 
Very Well Mind. Diakses pada 2019 Print Stress Relief Tips for Type A Personalities.