22 March 2019

Orang Lanjut Usia dan Mulut Kering, Apa Hubungannya?

lanjut usia,mulut kering, gangguan pada indra pengecap, bau mulut

Halodoc, Jakarta - Air liur punya peran penting dalam menjaga kesehatan mulut. Air liur akan membatasi pertumbuhan bakteri mulut, mencegah kerusakan gigi dengan menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri pada mulut, membantu lidah merasakan makanan, mempermudah menelan makanan, membersihkan mulut dari sisa makanan, dan membantu mencerna makanan. Jika seseorang kekurangan produksi air liur dalam mulut, kondisi ini akan menyebabkan berbagai masalah, seperti radang gusi, gigi berlubang, infeksi jamur pada mulut, hingga mulut kering. Jika sampai seseorang mengidap mulut kering, kondisi ini akan meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Baca juga: Mulut Kering Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan?

Ini Hubungan antara Orang Lanjut Usia dan Mulut Kering

Mulut kering punya nama medis yaitu xerostomia. Ini merupakan kondisi yang bisa dialami sewaktu-waktu, seperti saat seseorang sedang gugup atau cemas. Mulut kering lebih sering terjadi pada orang tua, khususnya wanita yang tidak menjaga kebersihan mulut. Meski kondisi ini normal terjadi, mulut kering juga bisa jadi tanda bahwa kamu mengidap kondisi medis lain yang mengkhawatirkan.

Gejala yang Muncul pada Pengidap Xerostomia

Gejala yang akan muncul ketika seseorang mengidap kondisi ini, antara lain gangguan pada indra pengecap, bau mulut, sering merasa kehausan, air liur yang kental, sensasi rasa lengket di dalam mulut, bibir kering dan pecah-pecah, tenggorokan kering, sensasi panas di dalam mulut khususnya lidah, nyeri di dalam mulut, sulit mengunyah dan menelan, bahkan sulit berbicara.

Baca juga: Ganggu Aktivitas, Mulut Kering Bisa Sebabkan Bau Mulut

Ini Penyebab Terjadinya Xerostomia

Mulut kering bisa terjadi ketika kelenjar air liur tidak menghasilkan air liur dengan cukup. Faktor penyebab terjadinya xerostomia, antara lain penuaan pada seseorang, dehidrasi atau kekurangan cairan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan hidung tersumbat. Kondisi ini akan memaksa pengidapnya bernapas melalui mulut.

Begini Langkah Pengobatan pada Pengidap Xerostomia

Jika mengidap kondisi ini, sebelum pergi menemui dokter kamu bisa melakukan langkah awal berikut ini sebagai upaya penyembuhan. Kamu bisa minum banyak air putih, mengulum es batu, mengulum permen, atau mengunyah permen karet guna menstimulasi kelenjar air liur untuk memproduksi air liur. Nah, apabila langkah-langkah ini tidak juga membuat kondisi kamu jadi lebih baik, ini saatnya kamu diskusikan langsung dengan dokter.

Enggak Mau Mengidap Xerostomia, Begini Pencegahannya

Kamu bisa melakukan pencegahan dengan mengonsumsi banyak air putih serta menjaga kesehatan mulut dan gigi. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini sebagai upaya pencegahan mulut kering, seperti berhenti merokok, hindari menarik napas melalui mulut, mengurangi konsumsi minuman berkafein dan beralkohol, lembapkan bibir untuk menyejukkan area yang kering, dan kurangi mengonsumsi makanan yang terlalu manis, asam, pedas, atau asin.

Baca juga: Infeksi Jamur Dapat Sebabkan Mulut Kering, Ini Alasannya

Hal yang paling penting untuk mencegah terjadinya kondisi ini adalah periksakan gigi ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali. Jika kamu ingin berdiskusi seputar masalah kesehatan tubuhmu, Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc, lho. Tanpa perlu keluar rumah, pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!