04 October 2018

Orang yang Berpotensi Terkena Anemia Defisiensi Zat Besi dan Folat

Orang yang Berpotensi Terkena Anemia Defisiensi Zat Besi dan Folat

Halodoc, Jakarta – Anemia defisiensi besi adalah satu kondisi yang terjadi karena adanya kekurangan zat besi di dalam tubuh. Hal itu menyebabkan terjadinya penurunan jumlah sel darah merah yang sehat. Padahal, zat besi dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hemoglobin.

Saat seseorang mengalami anemia defisiensi besi, secara otomatis tubuh juga menjadi kekurangan pasokan hemoglobin yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dalam sel darah merah untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Alhasil, tubuh menjadi kurang mendapatkan pasokan oksigen dan muncul gejala seperti mudah lelah, tubuh terasa lemas, dan sesak napas.

Pada dasarnya, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami anemia defisiensi zat besi. Mulai dari kebiasaan tidak makan, yaitu tidak mengonsumsi makanan yang mengandung cukup zat besi, hingga gangguan lain. Misalnya, tubuh tidak dapat menyerap zat besi, kehilangan zat besi dari darah, ataupun kehamilan.

Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

Tidak berbeda jauh, jenis anemia yang satu ini terjadi karena tubuh kekurangan sel darah merah karena kadar vitamin B12 dan B9 (folat). Kedua jenis vitamin tersebut sebenarnya dibutuhkan tubuh dalam memproduksi sel darah merah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Penyakit ini menyebabkan rendahnya jumlah produksi sel darah merah yang terjadi pada sumsum tulang. Kurangnya pasokan sel darah merah yang “sehat” alias yang bisa mengangkut sel darah merah, berpengaruh pada menurunnya fungsi beberapa anggota tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh tak bisa bekerja dengan baik.

Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat bisa menyebabkan pengidapnya mengalami berbagai gangguan medis. Untuk itu, sangat dibutuhkan penanganan yang tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Siapa yang Berisiko Mengalami Anemia?

Anemia bisa terjadi pada siapa saja, baik pria dan wanita. Bahkan, anemia bisa terjadi selama masa kehamilan. Anemia pada wanita hamil bisa meningkatkan risiko bayi juga mengalami anemia karena kekurangan zat besi. Untuk itu, penanganan yang tepat sangat dibutuhkan oleh wanita hamil yang mengalami anemia.

Selain kehamilan atau kondisi tubuh lainnya, anemia juga bisa terjadi karena beberapa faktor lainnya. Ada beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan seseorang mengalami anemia. Apa saja?

1. Diet yang Salah

 

 

Anemia sangat berisiko menyerang orang yang menjalani pola diet yang salah. Seperti diketahui, salah memilih metode diet memang bisa memicu terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Anemia sangat mudah menyerang orang yang menjalani diet rendah zat besi, vitamin, dan mineral.

2. Penyakit

 

 

Orang yang memiliki penyakit serius dalam jangka panjang juga sangat berisiko mengalami anemia. Seperti penyakit ginjal, kanker, diabetes, gagal jantung, tiroid, hingga HIV/AIDS. Anemia juga bisa menyerang seseorang yang mengalami infeksi jangka panjang.

3. Faktor Keturunan

 

 

Riwayat keluarga juga menjadi salah satu pemicu terjadinya anemia. Ada beberapa jenis anemia yang memang terjadi karena adanya faktor riwayat keluarga, misalnya anemia sel sabit atau talasemia.

Beberapa kondisi lain juga bisa menyebabkan anemia, misalnya kecelakaan atau baru saja menjalani operasi tertentu.

Bagimanapun, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah atau meringankan anemia yang terjadi. Salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, berolahraga, dan mengonsumsi vitamin atau suplemen khusus. Lebih mudah belanja vitamin atau produk kesehatan lain melalui aplikasi Halodoc. Dengan layanan Apotik Antar, pesanan akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: