Orangtua Mesti Waspada Sakit Kepala Anak Bisa Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Orangtua Mesti Waspada Sakit Kepala Anak Bisa Berakibat Fatal

Halodoc, Jakarta - Anak sering alami sakit kepala sampai-sampai ia merasa bahwa penglihatannya terganggu? Jangan anggap sepele kondisi ini, karena bisa mengindikasikan kondisi yang lebih berbahaya, misalnya tumor otak.

Tumor otak adalah penyakit yang perlu penanganan sesegera mungkin, pasalnya ia menimbulkan kerusakan secara langsung ataupun memberikan tekanan pada otak. Meski jarang terjadi pada anak-anak, kondisi ini bisa memicu gangguan pada fungsi indera, saraf, dan pengaturan hormon. Yuk, pahami lebih jauh mengenai tumor otak pada anak berikut ini.

Baca juga: Trauma Benturan Kepala Bisa Berujung Tumor Otak?

Memahami Perbedaan Tumor Otak Anak dan Orang Dewasa

Tumor otak pada anak dan orang dewasa memiliki perbedaan, berikut hal-hal yang membedakan keduanya, yaitu:

  • Letak Tumor. Secara mendasar, tumor otak bisa terjadi di setiap bagian otak dan batang otak. Pada orang dewasa, perkembangan tumor otak bisa berasal pada otak bagian atas atau korteks otak, sementara tumor otak pada anak lebih mungkin terjadi pada bagian dalam otak dan batang otak. Apabila tumor anak sudah berkembang sejak bayi di dalam kandungan, maka tumor ini bisa terjadi pada bagian otak yang berada di belakang mata dan di sekitar kelenjar pituitari.

  • Gejala yang Muncul. Gejala yang berbeda ini terjadi lantaran perbedaan letak dan jenis tumor otak. Pada anak-anak, gejala mempengaruhi fungsi indera, saraf, dan pengaturan hormon, misalnya gangguan penglihatan dan pubertas yang terjadi sejak dini. Pada orang dewasa, gejala bisa lebih banyak, seperti pusing, sakit kepala, muntah-muntah, gangguan koordinasi gerak tubuh, gangguan pada beberapa sistem tubuh, serta gangguan fungsi mental dan kognitif.

  • Peluang Sembuh. Anak yang mengalami tumor otak memiliki peluang sembuh yang lebih tinggi dibandingkan pada orang dewasa. Ini bisa terjadi karena anak-anak yang masih dalam usia perkembangan juga masih memiliki perkembangan tumor yang tergolong ringan. Tumor pada otak anak juga lebih mudah bisa diatasi dengan kemoterapi dan tindakan operasi ketimbang tumor pada orang dewasa. Namun, tindakan pembedahan pada otak yang masih berkembang bisa sebabkan efek samping, yakni perubahan pada tingkat intelektual dan fungsi motorik tubuh. Sehingga dampak pengobatan tumor anak berlangsung lama atau sepanjang usia anak sehingga mereka perlu dibantu dalam hal akademik dan penyesuaian dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Baca juga: Ini 7 Makanan Pemicu Tumor Otak

Lantas, Apa Saja Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Atasi Tumor Otak pada Anak?

Secara umum dalam mengatasi tumor otak, tindakan yang dilakukan disesuaikan dengan jenis, ukuran, dan lokasi tumor. Kondisi kesehatan anak secara umum juga penting untuk dipertimbangkan. Nah, beberapa jenis pengobatan pada kasus tumor otak, antara lain:

  • Radioterapi. Tindakan ini bertujuan untuk menyusutkan ukuran tumor, dengan cara membunuh sel-sel tumor menggunakan energi radiasi. Sinar radiasi ini dihasilkan oleh alat khusus atau dipasang di dekat lokasi tumor.

  • Kemoterapi. Pengobatan ini memanfaatkan beberapa jenis obat-obatan untuk membunuh sel-sel tumor dalam bentuk tablet dan suntikan. Umumnya kemoterapi akan dikombinasikan dengan radioterapi supaya sel-sel tumor dapat diberantas secara maksimal.

  • Operasi. Pembedahan yang ditujukan untuk mengangkat tumor dapat dilakukan tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Namun, tindakan ini memerlukan proses pencukuran rambut sebelum melubangi bagian yang memiliki tumor. 

Baca juga: Waspada Gejala Medulloblastoma atau Tumor Kanker Anak

Penyakit kronis ini juga tengah diidap oleh Lorenzo yang hingga kini masih menjalani beberapa rangkaian pengobatan guna membersihkan otaknya dari sel-sel kanker.  Jika Si Kecil terlihat memiliki gejala seperti sakit kepala yang kronis, jangan dibiarkan. Segera bawa anak untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Kini kamu juga bisa buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Tanpa perlu antre di rumah sakit, kamu bisa langsung datang dan melakukan pemeriksaan dengan dokter.

Referensi:
American Brain Tumor Association. Diakses pada 2019. Brain Tumors in Children.
Healthline. Diakses pada 2019. Brain Tumor.