Waspada Gejala Medulloblastoma atau Tumor Bersifat Kanker pada Anak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Waspada Gejala Medulloblastoma atau Tumor Bersifat Kanker pada Anak

Halodoc, Jakarta - Medulloblastoma tumor pada anak merupakan tumor sistem saraf pusat embrional yang paling umum sekaligus tumor anak dengan angka kematian yang paling tinggi pada anak. Tumor ini sering terjadi pada rentang usia tiga hingga delapan tahun dan lebih sering menyerang laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan.

Medulloblastoma biasanya berkembang di bagian otak yang disebut dengan fossa posterior, terkadang menyebar ke bagian otak atau sumsum tulang belakang melalui cairan serebrospinal yang mengelilingi otak. Tumor ini sering ditemukan pada bagian otak kecil, area dari fossa posterior yang mengontrol koordinasi dan keseimbangan.

Tumor ini terjadi sebagai akibat dari pertumbuhan sel pada bagian otak kecil yang tidak normal yang kemudian dikenal sebagai perubahan pada kromosom dan gen. Namun, belum diketahui dengan penyebab erjadinya kanker ganas ini.

Jenis Medulloblastoma

Jika dilihat dari persebaran tumornya, penyakit ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu standar dan tumor berisiko tinggi. Pada tumor yang tingkat keparahannya masih bersifat standar, eksistensi tumor berada pada otak bagian belakang dan tidak menyebar pada area lain juga tulang belakang. Jenis medulloblastoma ini diatasi dengan pembedahan pengurangan sel tumor hingga 1,5 sentimeter atau bahkan menghilang.

Namun, pada medulloblastoma berisiko tinggi, sel tumor yang berada pada bagian serebelum telah mengalami penyebaran ke area otak lainnya, hingga tulang belakang. Pada tahapan yang lebih akut, sel tumor mampu tumbuh kembali meski dilakukan pengangkatan dengan pembedahan. Medulloblastoma yang kembali kambuh tidak menutup kemungkinan menginfeksi bagian tubuh lainnya.

Gejala Medulloblastoma atau Tumor pada Anak

Tanda dan gejala medulloblastoma tumor pada anak disebabkan oleh peningkatan tekanan pada otak. Beberapa gejalanya termasuk sakit kepala yang terasa tiba-tiba, terlebih pada pagi hari. Selain itu, Si Kecil juga sering mual dan muntah yang disertai kelelahan pada tubuh.

Jangan abaikan apabila sang buah hati mengalami hilang keseimbangan dan koordinasi yang membuatnya sulit berjalan, karena ini dapat mengindikasikan adanya tumor pada otaknya. Gejala lain yang bisa ibu perhatikan adalah penglihatan buram yang terjadi karena pembengkakan pada bagian disk optik di bagian belakang mata atau papilledema.

Pada beberapa kasus, tumor bisa menyebar dan menyerang bagian sumsum tulang belakang. Kondisi ini menimbulkan beberapa gejala tambahan, seperti rasa nyeri pada bagian punggung, sulit berjalan, dan ketidakmampuan untuk mengontrol bagian usus dan kandung kemih.

Operasi menjadi cara pengobatan yang paling umum dilakukan untuk medulloblastoma. Perawatan setelahnya juga termasuk kemoterapi dan radiasi, juga pemberian obat-obatan dengan dosis sesuai dengan usia anak. Penting untuk orang tua mengetahui gejala dari medulloblastoma tumor pada anak, agar penanganan bisa segera diberikan.

Jangan lupa untuk download aplikasi Halodoc. Aplikasi ini bisa memudahkan ibu untuk bertanya langsung pada dokter spesialis tentang segala permasalahan kesehatan yang ibu alami, termasuk medulloblastoma tumor pada anak. Tidak hanya itu, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk membeli obat, vitamin, juga melakukan cek lab rutin tanpa harus berkunjung ke apotek atau laboratorium.

Baca juga: