29 November 2018

Pahami Perbedaan dari Kolesterol dan Trigliserida

Pahami Perbedaan dari Kolesterol dan Trigliserida

Halodoc, Jakarta - Secara alami, tubuh membutuhkan lemak untuk banyak hal, seperti pembentukan jaringan dan sel, serta sebagai cadangan energi, yang akan dijadikan bahan bakar energi ketika tubuh kekurangan asupan makanan. Namun, pernahkah kamu mendengar istilah kolesterol dan trigliserida? Apakah kedua hal ini sama, atau berbeda? Yuk, simak penjelasan berikut!

Sebelum mengarah ke pembahasan mengenai perbedaan kolesterol dan trigliserida, perlu diketahui bahwa lemak total, trigliserida, maupun kolesterol dalam tubuh terbentuk dari makanan-makanan berlemak yang dikonsumsi setiap hari. Semua jenis lemak yang masuk ke dalam tubuh, baik itu lemak jenuh maupun tak jenuh, akan dipecah menjadi asam lemak. Kemudian, semua asam lemak tersebut akan digunakan sesuai dengan kebutuhan. Dengan kata lain, secara alami, tubuh akan mengubah asam lemak menjadi kolesterol dan trigliserida jika dibutuhkan.

Lantas, Apa Bedanya?

Kedua jenis lemak ini, kolesterol dan trigliserida, sama-sama dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, akan ada banyak risiko penyakit yang mengintai, seperti jantung, stroke, gagal jantung, diabetes, dan penyakit degeneratif lainnya. Namun, secara umum, terdapat beberapa perbedaan antara kolesterol dan trigliserida yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

1. Memiliki Fungsi yang Berbeda

Perbedaan mendasar antara kolesterol dan trigliserida adalah fungsinya. Kolesterol adalah suatu zat yang dihasilkan secara alami oleh metabolisme lemak. Tubuh memerlukannya untuk membangun jaringan dan sel, membentuk berbagai hormon, dan berperan dalam sistem pencernaan. Kolesterol tidak dapat larut dalam darah, sehingga ia kerap bergabung dengan protein dan membentuk lipoprotein.

Kolesterol pun terbagi atas 2 jenis, dengan fungsi yang juga berbeda, yaitu:

  • Kolesterol Baik atau High Density Lipoprotein (HDL)

Kolesterol jenis ini berfungsi untuk membersihkan kolesterol-kolesterol dari berbagai organ, termasuk pada pembuluh darah, dan membawanya kembali menuju hati.

  • Kolesterol Jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL)

Kebalikan dari kolesterol baik, kolesterol jahat atau LDL memiliki peran sebagai pembawa kolesterol dari hati ke berbagai organ. LDL menjadi jahat jika jumlahnya terlalu banyak di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan lemak mengendap dalam pembuluh darah.

Sementara itu, trigliserida memiliki fungsi sebagai energi cadangan yang akan dipakai tubuh jika sumber utama energi di dalam tubuh sudah habis. Oleh karena itu, trigliserida kerap disimpan dalam sel-sel lemak yang disebut dengan sel adiposa, yang kemudian berkumpul dan membentuk jaringan yang disebut jaringan adiposa. Jaringan ini tersebar di berbagai bagian di dalam tubuh, seperti di bawah permukaan kulit dan di antara organ-organ.

2. Dibentuk dari Zat yang Berbeda

Meski sama-sama terbentuk dari lemak, kolesterol dan trigliserida terbentuk dari zat yang berbeda. Kolesterol hanya terbentuk dari lemak jenuh yang didapatkan dari makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak sumber lemak jenuh yang masuk ke dalam tubuh, semakin banyak pula jumlah kolesterol yang akan diproduksi tubuh. Namun, kolesterol tidak hanya dihasilkan dari makanan berlemak yang dikonsumsi, tetapi juga diproduksi secara alami oleh hati.

Sementara itu, trigliserida, sebagai cadangan energi tubuh, dapat terbentuk dari makanan berlemak dan juga makanan yang tinggi karbohidrat. Dengan kata lain, trigliserida dihasilkan dari makanan yang mengandung kalori. Itu lah mengapa ketika bahan bakar untuk membentuk energi di dalam tubuh telah terpenuhi, sisa-sisa glukosa dan protein dalam darah akan diubah menjadi trigliserida, kemudian disimpan menjadi cadangan energi.

Itu lah sedikit penjelasan tentang perbedaan antara kolesterol dan trigliserida. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: