Panu Bisa Disembuhkan dengan Pola Makan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Panu Bisa Disembuhkan dengan Pola Makan?

Halodoc, Jakarta – Salah satu penyakit kulit yang harus diwaspadai adalah munculnya panu. Kondisi ini terjadi karena adanya infeksi jamur yang mengganggu pigmen kulit. Infeksi yang terjadi kemudian menyebabkan muncul bercak berwarna lebih terang atau lebih gelap di permukaan kulit. Bercak biasanya akan muncul secara perlahan, tetapi seiring berjalannya waktu bercak akan menyatu dan membentuk tanda atau bercak lebih besar. 

Panu yang muncul di permukaan kulit bukan merupakan penyakit yang menimbulkan rasa sakit. Penyakit ini juga tidak menular. Panu bisa muncul di mana saja di bagian tubuh, tetapi paling sering ditemukan di kulit punggung, dada, lengan atas, leher, serta perut. Semua orang bisa mengalami penyakit ini, tetapi risiko paling besar ada pada remaja. Meski tidak menimbulkan rasa sakit, panu bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Lantas, bagaimana cara mengobati panu? 

Baca juga: Panu di Wajah Ganggu Penampilan, Ini Cara Mengatasinya

Mengatasi Panu dengan Pola Makan 

Panu bisa mengganggu penampilan dan membuat seseorang merasa tidak nyaman. Maka dari itu, berbagai cara biasanya akan dilakukan untuk menghilangkan bercak-bercak tersebut. Umumnya, panu di permukaan kulit akan diatasi dengan terapi antijamur. Tujuannya untuk mematikan jamur penyebab panu, sehingga bercak di kulit pun ikut menghilang. 

Terapi antijamur untuk mengatasi panu bisa dilakukan dengan penggunaan losion, krim, atau sampo. Pengobatan penyakit ini tergantung pada tingkat keparahan dan banyaknya bercak panu yang muncul di permukaan kulit. Selain itu, masalah kulit yang satu ini ternyata juga bisa ditangani dengan mengatur pola makan menjadi lebih sehat. 

Bercak panu bisa menyerang siapa saja. Gejala yang paling jelas terlihat adalah muncul bercak putih atau gelap di permukaan kulit. Selain itu, bercak juga bisa berwarna merah muda, merah, kecokelatan, atau cokelat. Bercak panu bisa muncul di mana saja, tetapi paling umum ditemukan pada punggung, dada, leher, atau lengan atas. Kondisi ini juga menyebabkan kulit terasa kering, bersisik, atau gatal. 

Baca juga: Ketahui 4 Kebiasaan yang Bisa Tumbuhkan Panu di Tubuh

Panu muncul karena berkembangnya jamur di kulit. Ada beberapa faktor yang bisa memicu jamur berkembang biang, salah satunya adalah dipicu oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini juga bisa terjadi karena perubahan hormon atau masalah nutrisi, yaitu kekurangan nutrisi. Bercak panu juga sering ditemukan saat seseorang mengalami keringat berlebihan, memiliki keluarga dengan riwayat penyakit yang sama, dan kulit berminyak. 

Selain dengan pengobatan losion atau krim, panu juga bisa diatasi dengan mengatur pola makan. Sebenarnya, tidak ada pola makan khusus untuk penyakit ini, tetapi pengidap panu disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat terutama yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mengingat, salah satu penyebab panu bisa muncul adalah lemahnya sistem kekebalan tubuh seseorang. 

Orang yang mudah mengalami panu disarankan untuk meningkatkan jumlah konsumsi makanan yang banyak mengandung selenium, zink, zat besi, serta vitamin A, B6, dan E. Jenis makanan ini nyatanya bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah mengalami infeksi. Selain itu, sebaiknya hindari jenis makanan yang bisa memicu produksi minyak kulit meningkat, seperti makanan yang banyak mengandung gula dan karbohidrat olahan. 

Baca juga: Ketahui 4 Obat Panu yang Bisa Digunakan di Rumah

Cari tahu lebih lanjut seputar panu dan cara mengatasinya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa kapan dan di mana saja menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Tinea Versicolor.
Livestrong. Diakses pada 2019. Foods to Avoid If You Have Tinea Versicolor.