Paparan Radiasi Sebabkan Kanker Darah, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Paparan Radiasi Sebabkan Kanker Darah, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Kanker merupakan salah satu penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan sel yang tidak normal pada tubuh sehingga menyebabkan sel kanker. Dilansir dari Yayasan Kanker Indonesia, kanker dapat menyebar pada organ maupun bagian tubuh hingga menyebabkan kematian.

Baca juga: Penerapan Hidup Sehat Bisa Mencegah Kanker Darah

Inilah yang membuat penyakit kanker dianggap penyakit yang menakutkan bagi sebagian masyarakat. Kanker dikenal juga dengan istilah tumor ganas, padahal tidak semua penyakit kanker memiliki gejala tumor, misalnya kanker darah. Ada berbagai faktor yang menyebabkan seseorang mengalami kanker darah. Namun, benarkah paparan radiasi menyebabkan seseorang alami kanker darah?

Kenali Gejala Kanker Darah

Kanker darah terjadi ketika sel darah dalam tubuh menjadi abnormal atau ganas. Umumnya, sebagian besar kanker darah berasal dari sumsum tulang. Gejala kanker darah berbeda dengan jenis kanker yang lainnya. Kanker darah tidak menyebabkan munculnya benjolan padat yang dikenal sebagai tumor seperti gejala kanker yang menyerang organ atau bagian tubuh lainnya.

Gejala yang muncul pada pengidap kanker darah tidak spesifik. Hal ini karena kanker darah memiliki 3 jenis yang berbeda, yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma. Namun, ada beberapa gejala kanker darah secara umum yang dialami pengidap kanker darah, seperti demam yang disertai dengan kondisi menggigil, susah buang air besar, sakit kepala, tubuh mudah kelelahan, mengeluarkan keringat pada malam hari, mudah mengalami infeksi pada tubuh, mudah memar dan alami perdarahan, serta alami sesak napas.

Tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat ketika mengalami gejala kanker darah. Penanganan yang tepat dapat dilakukan untuk mengatasi kanker darah agar tidak menimbulkan komplikasi pada kesehatan. Kini kamu bisa membuat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Mengapa Kanker Darah Sulit untuk Disembuhkan?

Benarkah Paparan Radiasi Tingkatkan Risiko Kanker Darah?

Umumnya, penyakit kanker darah disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel darah yang tidak terkendali. Sel darah penyebab kanker tidak mati secara otomatis dan dapat menyebar pada organ tubuh yang lainnya. Selain faktor genetik, ada beberapa faktor lainnya yang meningkatkan seseorang alami kanker darah sesuai dengan jenisnya, salah satunya adalah paparan radiasi.

1. Leukemia

Leukemia menjadi jenis kanker darah yang rentan dialami seseorang karena adanya masalah faktor genetik. Tidak hanya itu, pengobatan kanker lainnya, seperti kemoterapi maupun terapi radiasi dapat meningkatkan seseorang alami kanker darah leukemia. Dilansir dari National Cancer Institute, radiasi dengan gelombang cukup panjang memiliki energi yang dapat merusak DNA dan menyebabkan kanker. Radiasi ini termasuk dalam jenis X-Ray, sinar gamma, dan jenis radiasi lainnya dengan gelombang panjang. Namun, radiasi dari penggunaan telepon seluler tidak memicu penyakit kanker.

2. Myeloma

Kanker darah myeloma juga rentan dialami oleh orang-orang yang sering mengalami paparan radiasi akibat bom atom atau tingkat paparan radiasi yang rendah dalam jangka waktu yang cukup lama. Tidak hanya itu, kanker darah jenis myeloma rentan terjadi pada seseorang yang memiliki gangguan imun tubuh, memiliki riwayat keluarga dengan kondisi kanker darah myeloma, dan juga kelebihan berat badan. American Cancer Society mengatakan, obesitas nyatanya dapat meningkatkan risiko kanker darah myeloma.

3. Limfoma

Kanker darah jenis limfoma lebih sering dialami oleh para pria yang telah memasuki usia lanjut. Selain riwayat keluarga dengan kondisi yang serupa, pengobatan kanker lain dengan kemoterapi meningkatkan risiko seseorang alami kanker darah limfoma. 

Baca juga: Kanker Darah Terjadi Akibat Genetik, Benarkah?

Nyatanya, hingga saat ini belum ada cara untuk mencegah kanker darah. Berbagai upaya bisa dilakukan untuk menghindari faktor risiko, seperti menghentikan kebiasaan merokok, perbanyak konsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta menjaga berat berat badan agar tetap ideal dengan rutin berolahraga.

Referensi:
Yayasan Kanker Indonesia. Diakses pada 2020. Tentang Kanker
National Cancer Institute. Diakses pada 2020. Cancer Causes and Prevention
Cancer Treatment Center of America. Diakses pada 2020. Blood Cancer
American Society of Hematology. Diakses pada 2020. Leukemia
American Society of Hematology. Diakses pada 2020. Lymphoma
American Society of Hematology. Diakses pada 2020. Myeloma