Parasetamol Infus Ampuh untuk Turunkan Demam, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Parasetamol Infus Ampuh untuk Turunkan Demam, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Banyak orang yang merasakan suhu tubuhnya naik setelah kehujanan. Gangguan tersebut disebut juga dengan demam. Penyakit tersebut merupakan respons dari tubuh seseorang untuk melawan infeksi yang masuk ke tubuh. Mungkin saja ketika kehujanan kamu tidak sengaja meminum air yang mengandung bakteri.

Seseorang yang mengalami demam akan mengalami peningkatan suhu tubuh hingga 40 derajat Celsius. Salah satu cara untuk mengatasi demam yang terjadi adalah dengan meminum obat parasetamol. Namun, beberapa orang menganggap parasetamol infus akan lebih efektif untuk mengatasi demam. Baca selengkapnya di sini!

Baca juga: Ketahui Lebih Dalam tentang Parasetamol Infus

Parasetamol Infus Pilihan Tepat untuk Atasi Demam

Demam yang terjadi pasti sangat membuat tidak nyaman dan dapat menyebabkan terganggunya aktivitas. Walaupun sebenarnya demam merupakan hal yang wajar agar tubuh kamu dapat mengatasi gangguan yang masuk ke tubuh. Hal tersebut menandakan sistem imun kamu aktif untuk membuat tubuh kembali sehat.

Namun, demam yang terjadi berkepanjangan harus diatasi segera dan umumnya dilakukan konsumsi obat parasetamol. Obat tersebut terbagi menjadi dua, yaitu oral dan infus. Parasetamol tipe oral sangat mudah didapatkan di toko-toko obat terdekat, sehingga memudahkan jika kamu harus segera beraktivitas.

Lalu, bagaimana dengan parasetamol infus? Parasetamol dapat meredakan nyeri dan menurunkan demam yang terjadi. Dengan mengonsumsinya, kamu dapat menurunkan produksi zat prostaglandin di dalam tubuh. Salah satu jenis parasetamol yang biasanya diberikan di rumah sakit adalah jenis infus.

Beberapa cara untuk memasukkan parasetamol infus adalah dengan intravena (IV). Cara ini dilakukan agar efek dari parasetamol langsung masuk ke tubuh dengan cepat tanpa menunggu proses dari tubuh seperti halnya obat parasetamol oral.

Seseorang yang mendapatkan parasetamol oral akan mendapatkan dampak yang sangat cepat. Setelah menerima pengobatan tersebut, rasa sakit akan reda dengan waktu kurang lebih 10 menit. Perbandingannya terbilang jauh karena parasetamol oral membutuhkan waktu 30 menit untuk bekerja.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait parasetamol melalui infus, dokter dari Halodoc dapat menjawab kebingungan tersebut. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat parasetamol tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini. Mudah bukan?

Baca juga: Parasetamol Infus dan Oral, Lebih Efektif Mana?

Bahaya Mengidap Gagal Hati dari Konsumsi Parasetamol

Parasetamol secara umum aman dikonsumsi apabila sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter. Masalah baru dapat terjadi ketika seseorang secara tidak sengaja mengonsumsi dosis yang lebih banyak dari dosis yang disarankan. Kamu harus tahu, dosis yang dianjurkan untuk parasetamol adalah 60 miligram untuk 1 kilogram berat badan.

Dosis yang diberikan juga akan dibagi menjadi setiap 6 jam, yaitu total 4 dosis sehari. Contohnya, pada bayi dengan berat 10 kilogram, total 600 miligram parasetamol dapat dikonsumsi dalam satu hari dengan penjabaran 150 miligram setiap 6 jam sesuai dosis yang dianjurkan.

Baca juga: Begini Cara Aman Minum Obat Saat Demam

Terkadang, terdapat kesalahan teknis yang membuat seseorang mengonsumsi dosis sebelum jadwal atau memberikan obat lain yang ternyata mengandung parasetamol. Tanpa sadar, ternyata kamu atau anak-anak ibu mengalami overdosis parasetamol dan mendapati telah mengidap sakit kuning begitu dibawa ke rumah sakit. Pada tahap yang parah, pengidapnya dapat terserang gagal hati.

Referensi:
Fortis Health Care. Diakses pada 2019. Is Paracetamol a cure to all kind of Fevers?
NetDoctor.co.uk. Diakses pada 2019. Perfalgan infusion (paracetamol)