Payudara Wanita Kencang, 8 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Payudara Wanita Kencang, 8 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Halodoc, Jakarta – Payudara yang tiba-tiba mengencang terkadang terasa menyakitkan dan bikin tidak nyaman. Ketika mengencang, terkadang payudara terasa nyeri dan sakit saat disentuh. Kondisi ini biasanya muncul saat menjelang menstruasi atau selama masa kehamilan. Bukan cuma itu saja, ada banyak kondisi lain yang ternyata ditandai dengan gejala payudara kencang.

Baca Juga: Tumor Payudara Muncul Setelah Puber, Mitos atau Fakta?

Beberapa kondisi ini bisa serius maupun tidak. Kondisi yang serius biasanya ditandai dengan berbagai gejala lainnya. Berikut sejumlah kondisi yang menyebabkan payudara wanita menjadi kencang, yaitu:

  1. Salah Pilih Bra

Salah satu penyebab payudara kencang adalah ukuran bra yang tidak pas. Bra yang terlalu kecil atau terlalu besar dan tali yang terlalu kencang tidak memberikan fungsi bra sebenarnya, sehingga membuat payudara mengencang dan nyeri. Kamu juga mungkin merasa sakit di punggung, leher, dan bahu jika salah pilih bra. 

  1. Otot Tegang

Otot dada yang biasa disebut pecs terletak tepat di bawah dan di sekitar payudara. Ketika kamu meregangkan otot ini, rasa sakitnya mungkin terasa seperti berasal dari dalam payudara. Penegangan otot dada biasanya dialami oleh atlet angkat besi. Namun, kondisi ini bisa dialami siapa pun karena kegiatan rumah tangga biasa seperti menyapu, menyekop, atau mengangkat bayi dapat menyebabkan ketegangan dada.

  1. Cedera

Apakah kamu pernah mendapat benjolan atau memar di kaki saat bangun tidur? Bukan cuma kaki, hal ini juga bisa terjadi pada payudara. Ini bisa disebabkan karena kamu membawa tas selempang yang terlalu berat atau menggendong Si Kecil. Aktivitas seks juga bisa menyebabkan cedera payudara, seperti direnggut terlalu keras, terjepit dan berdesakan.

  1. Menyusui

Tidak sedikit ibu yang merasa nyeri di bagian puting saat pertama kali menyusui. Grendel yang tidak tepat menyebabkan banyak rasa sakit dan tidak jarang puting menjadi kering dan pecah-pecah. 

Baca Juga: Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Cara Ini

  1. Efek Obat Hormonal

Nyeri dan nyeri payudara adalah efek samping dari obat hormon tertentu, seperti kontrasepsi oral. Pil KB mengandung hormon reproduksi estrogen dan progesteron. Perubahan jumlah hormon ini yang dapat memicu nyeri payudara.

  1. Kista

Kista payudara berbentuk kantong kecil di payudara yang berisi cairan. Kista adalah benjolan lunak, bundar, atau oval dengan tepi yang mudah dirasakan. Banyak wanita mengatakan kista mirip dengan anggur atau balon air, meskipun mereka terkadang merasa keras. Seorang wanita memiliki satu atau beberapa kista, dapat muncul di satu payudara atau keduanya. Banyak wanita dengan kista tidak mengalami gejala, tetapi gejala umumnya dapat berupa rasa sakit di sekitar benjolan.

Apabila kamu mengalami kondisi di atas, sebaiknya periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah kista tersebut perlu diangkat atau diobati saja. Sebelum mengunjungi rumah sakit, pesan janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc.

  1. Fibrokistik

Perubahan payudara fibrokistik adalah penyebab umum nyeri payudara. Banyak wanita dengan jaringan payudara jenis ini tidak mengalami gejala apa pun. Jika ada gejala, biasanya berupa rasa sakit di bagian atas dan luar payudara. Gejala biasanya semakin memburuk tepat sebelum menstruasi dimulai.

  1. Mastitis

Mastitis atau infeksi jaringan payudara sering dialami oleh ibu yang sedang menyusui. Kondisi ini biasanya mempengaruhi hanya satu payudara. Gejala kemungkinan muncul secara tiba-tiba. Selain payudara menegang, mastitis juga disertai dengan kemerahan, kehangatan, rasa terbakar, dan pembengkakan pada payudara. 

Baca Juga: Mitos atau Fakta Mastalgia Tanda Idap Kanker Payudara

Itulah sejumlah kondisi yang sering ditandai dengan payudara kencang. Periksakan ke dokter apabila kamu menemui gejala-gejala lainnya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What Causes Sensitive Breasts and How Is It Treated?.
Medical News Today. Diakses pada 2019. Ten common causes of breast pain.