06 April 2018

Pembukaan Lengkap Saat Melahirkan, Ketahui Lebar Jalan Lahir Bayi

Pembukaan Lengkap Saat Melahirkan, Ketahui Lebar Jalan Lahir Bayi

Halodoc, Jakarta – Melahirkan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh ibu hamil. Selain finansial, kesiapan fisik dan mental juga dibutuhkan menjelang proses kelahiran. Itu sebabnya akan ada banyak persiapan yang dilakukan oleh pasangan sebelum proses melahirkan, termasuk memilih metode melahirkan normal atau caesar. Jika ibu memilih metode normal, akan ada beberapa tahap pembukaan yang dialami oleh ibu. Apa saja tahapan pembukaan saat melahirkan normal? (Baca juga: Yang Harus Diketahui Jika Melakukan Persalinan Normal)

Pembukaan 1

Leher rahim (serviks) sudah terbuka sebesar 1 sentimeter. Pada fase ini, ibu hamil mulai mengalami kontraksi yang ditandai dengan rasa mulas dan nyeri di bagian punggung dan pinggang. Kepala janin juga sudah berada di tempat yang tepat menuju jalan lahir. Namun, janin belum melakukan pergerakan apapun untuk menembus jalan lahir. Itu sebabnya di fase ini ibu masih bisa beraktivitas ringan di rumah sambil memantau pergerakan janin serta kontraksi rahim.

Pembukaan 2

Meskipun di fase ini serviks sudah terbuka sebesar 2 sentimeter, posisi janin masih sama dengan fase pembukaan 1. Umumnya, fase ini akan berlangsung selama 12-14 jam untuk kehamilan pertama dan 6-10 jam untuk kehamilan berikutnya. Beberapa hal yang ibu hamil rasakan pada fase ini adalah rasa mulas, perut kram, mual, kembung, nyeri punggung, hingga gangguan pada sistem pencernaan. Itu sebabnya di fase ini ibu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya serat dan perbanyak minum air putih supaya pencernaan tetap berjalan lancar.

Pembukaan 3

Di fase ini, serviks sudah terbuka sebesar 3 sentimeter. Meski gerakan janin belum signifikan, kepala janin mulai bergerak untuk masuk ke area tulang panggul. Itu sebabnya di tahap ini ibu hamil akan merasakan kontraksi yang lebih kuat sehingga menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan. Karena kontraksi sudah mulai terasa kuat, ibu hamil dianjurkan untuk menuju rumah bersalin untuk mendapatkan pantauan dan penanganan yang tepat dari dokter.

Pembukaan 4

Serviks sudah terbuka sebesar 4 sentimeter. Kontraksi yang dialami juga akan semakin kuat dan semakin mendorong bayi untuk menyeruak masuk ke dalam serviks. Akibatnya, serviks akan menjadi lebih tipis dan lebih lebar. Fase ini juga ditandai dengan pecahnya air ketuban, sehingga semakin memudahkan janin untuk menembus jalan lahir.

Pembukaan 5

Serviks sudah terbuka sebesar 5 sentimeter. Kontraksi yang dialami akan semakin menguat dengan frekuensi yang semakin rapat, yaitu berlangsung 2-5 menit dengan jeda antar kontraksi 30 menit–1 jam. Pada fase ini, kepala janin sudah berada di bagian tulang panggul dan sudah dalam posisi melintang. Bagi ibu yang belum mengalami ketuban pecah pada pembukaan 4 mungkin akan mengalaminya di pembukaan 5 atau pembukaan 6.

Pembukaan 6

Serviks sudah terbuka sebesar 6 sentimeter. Kontraksi juga akan semakin kuat dan berlangsung selama 1-1,5 menit dengan jeda waktu antar kontraksi 3-5 menit. Pada fase ini, kepala janin telah sepenuhnya berada di dalam tulang panggul dan diameter kepala bayi yang terlebar telah melewati pinggir tulang panggul.

Pembukaan 7

Serviks sudah terbuka sebesar 7 sentimeter. Frekuensi kontraksi juga semakin rapat dengan intensitas yang kuat. Oleh karena itu, di fase ini ibu hamil perlu mengatur napas untuk relaksasi, yaitu dengan mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.

Pembukaan 8

Serviks sudah terbuka sebesar 8 sentimeter. Di fase ini, ibu hamil akan merasakan tekanan yang sangat kuat di bagian bawah punggung dan anus. Akibatnya, ibu akan merasakan panas di sekujur tubuh dan mulai muncul keringat dingin. Ibu hamil juga akan merasa kelelahan karena kontraksi yang kuat dan munculnya rasa kantuk akibat oksigen di dalam kepala lebih terfokus pada daerah persalinan. Karena itu, ibu hamil memerlukan dukungan dari suami dan keluarga agar ia tetap sadarkan diri dan semangat melalui proses persalinan.

Pembukaan 9

Di fase ini, ibu hamil akan merasakan rasa mulas dan dorongan yang sangat kuat untuk mengejan. Ini karena serviks sudah terbuka sebesar 9 sentimeter dan ada tekanan yang sangat kuat di bagian perut bawah. Namun, di fase ini ibu tidak dianjurkan untuk mengejan agar tidak “mengganggu” pembukaan 10 nantinya. Ibu lebih dianjurkan untuk mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan sambil menunggu pembukaan sempurna.

Pembukaan 10

Pembukaan 10 merupakan pembukaan sempurna karena serviks sudah terbuka sebesar 10 sentimeter. Kontraksi di bagian otot-otot panggul akan semakin kuat terasa, sehingga membuat ibu hamil refleks untuk mengejan. Bagian anus, vulva, dan perineum (area di antara lubang miss V dan lubang dubur) sudah terbuka cukup lebar sehingga kepala bayi sudah mulai terlihat. Karena ibu hamil mengejan, kepala janin akan semakin menekan dan merobek bagian perineum. Untuk memudahkan jalan lahir, tidak jarang bagian perineum digunting meski sebenarnya bagian tersebut sangat elastis.

Meski proses pembukaan berlangsung lama, rasa “lelah” yang dialami ibu umumnya akan hilang setelah melihat buah hati terlahir ke dunia. Agar kondisi janin tetap sehat, ibu perlu rutin memeriksakan kehamilan ke dokter. Jika ibu memiliki keluhan selama kehamilan, jangan ragu untuk bicara ke dokter ya, bu. Ibu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat, Voice Call, atau Video Call. Jadi, ayo download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. (Baca juga: Uniknya Ritual Persalinan dari Berbagai Belahan Dunia)