01 October 2018

Penggemar Kopi, Ini yang Perlu Diketahui tentang Green Coffee

green coffee, efek samping kopi, kafein

Halodoc, Jakarta – Belakangan ini, muncul perdebatan yang menyebut bahwa konsumsi “green coffee” bisa membantu melancarkan diet, yaitu dengan menurunkan berat badan. Perdebatan masih terus terjadi karena belum ada bukti kuat yang menyebut jenis kopi yang satu ini memang ampuh untuk program diet.

Rutin mengonsumsi green coffee disebut dapat membantu pembakaran lemak di tubuh, tanpa harus berolahraga dan mengubah pola makan. Pasalnya, green coffee yang sebenarnya adalah biji kopi biasa, tetapi belum dipanggang atau diproses yang diyakini memiliki kadar asam klorogenat yang lebih tinggi. Klorogenat dalam biji kopi diyakini bisa memengaruhi proses metabolisme dan kadar gula, yang pada gilirannya dapat membantu program diet.

Biasanya, green coffee untuk diet dikemas dalam bentuk suplemen. Hanya saja, hal itu tidak berarti aman, dan belum terbukti khasiatnya pula. Selain itu, kandungan klorogenat yang disebut mampu menurunkan berat badan, belum tentu aman untuk tubuh. Sebaliknya, sembarangan dalam mengonsumsi jenis kopi yang satu ini malah bisa memicu efek samping.

Efek samping yang ditimbulkan dari konsumsi green coffee juga masih belum diketahui secara pasti. Hanya saja, kandungan kafein yang ada di dalam biji kopi ini disebut dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan pencernaan dan nyeri pada bagian perut. Efek samping lain yang juga bisa menyerang adalah sering buang air kecil, detak jantung menjadi lebih cepat, gelisah, hingga gangguan tidur di malam hari.

Berlebihan dalam mengonsumsi kafein juga bisa mendatangkan gejala sakit kepala, telinga terasa berdenging, mudah gugup, hingga detak jantung menjadi tidak beraturan. Oleh karena efek samping yang mungkin terjadi, ada beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi green coffee. Di antaranya adalah ibu hamil, ibu menyusui, pengidap penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi, dan memiliki riwayat gangguan pencernaan.

Mendapatkan Berat Badan Ideal dengan Aman

Daripada mengambil risiko dengan mengonsumsi green coffee, obat-obatan atau suplemen, menurunkan berat badan sebaiknya dilakukan dengan cara yang aman dan alami. Nyatanya, mendapatkan berat badan ideal tidak melulu harus dilakukan dengan cara yang mahal dan sulit.

Kamu bisa mendapatkan berat badan yang lebih ideal dengan menerapkan pola makan yang sehat, dan banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran. Selain itu, lengkapi juga dengan olahraga teratur untuk membantu mempercepat proses pembakaran lemak di dalam tubuh. Namun yang perlu diingat, kunci utama untuk menurunkan berat badan adalah memastikan jumlah kalori yang masuk sama dengan jumlah kalori yang dikeluarkan.

Karena itu, tidak akan terjadi penumpukan lemak di tubuh yang bisa membuat berat badan meroket. Selain itu, kamu juga bisa mencoba mengurangi asupan kalori atau mengurangi porsi makan harian. Cara ini terbukti efektif dalam mengurangi berat badan, karena jumlah kalori yang masuk ke tubuh pun berkurang. Namun perlu diingat, kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda, tergantung berat badan, usia, hingga aktivitas harian. Hindari terlalu memaksakan diri dan pastikan untuk mencukupi jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh.

Hindari juga terlalu mudah tergiur dengan iming-iming penurunan berat badan karena obat tertentu. Cari tahu lebih banyak mengenai cara menurunkan berat badan dengan alami melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter untuk berbicara seputar program diet sehat. Hubungi Dokter lewat fitur Video/Voice Call atau Chat. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: