• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengidap Asma Berisiko Terkena Pneumonia, Benarkah?

Pengidap Asma Berisiko Terkena Pneumonia, Benarkah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Halodoc, Jakarta - Pasti kamu pernah melihat orang menggunakan suatu alat bantu untuk bernapas. Umumnya, hal tersebut digunakan oleh seseorang yang mengidap asma. Kelainan ini dapat menyebabkan pengidapnya mengalami sesak napas dan mengeluarkan suara ketika bernapas.

Seseorang yang mengalami serangan asma juga sangat mirip ketika mengalami pneumonia. Walau begitu, banyak orang yang bertanya apabila seseorang yang mengidap asma juga dapat mengalami pneumonia. Berikut pembahasan secara mendetail tentang hal tersebut!

Baca juga: Pneumonia adalah Penyakit Paru Berbahaya, Kenali 10 Gejalanya

Pengidap Asma Dapat Mengalami Pneumonia

Asma dan pneumonia adalah dua kondisi yang menyebabkan gangguan pada pernapasan. Kedua gangguan tersebut dapat menimbulkan beberapa gejala, tetapi penyebab dan perawatannya terbilang berbeda. Seseorang yang mengidap pneumonia mungkin lebih sulit didiagnosis dibandingkan oleh pengidap asma.

Seseorang yang mengidap asma memang secara tidak langsung juga dapat mengalami pneumonia. Namun, pengidap masalah pernapasan kronis, seperti asma, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap pneumonia.

Asma memang tidak secara langsung dapat menyebabkan pneumonia. Namun, seseorang yang mengalami masalah pada paru-parunya mempunyai risiko yang lebih tinggi terhadap kelainan tersebut. Hal tersebut karena paru-paru telah mengalami kerusakan sebelumnya terhadap jaringan di dalamnya.

Disebutkan juga obat yang digunakan untuk menekan asma juga berperan meningkatkan risiko tersebut. Obat kortikosteroid inhalasi dapat meningkatkan risiko pengembangan pneumonia atau infeksi pernapasan lainnya yang dapat berbahaya bagi paru-paru.

Obat tersebut dapat meningkatkan pneumonia terkait karena efek steroid yang berada di dalamnya memberi dampak buruk pada sistem kekebalan tubuh. Walau begitu, kamu tidak harus berhenti untuk mengonsumsi obat tersebut karena mungkin saja dampak yang lebih buruk dapat terjadi jika kamu berhenti menggunakan alat tersebut.

Mungkin kamu masih bingung mengapa asma dapat berkembang menjadi pneumonia. Jika itu terjadi, kamu dapat bertanya pada dokter dari Halodoc. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini.

Baca juga: Yang Terjadi Ketika Tubuh Terkena Pneumonia

Komplikasi dari Pneumonia pada Seseorang yang Mengidap Asma

Jika seseorang yang mengidap asma berkembang menjadi pneumonia dan tidak mendapat perawatan, penyakit tersebut dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi yang dapat mengancam jiwa. Walaupun asma tidak memiliki obat, gejalanya dapat lebih baik dengan perawatan yang tepat dari ahli medis.

Pada seseorang yang mengidap pneumonia, pengidap gangguan pada radang paru-paru mungkin saja sembuh dalam waktu satu minggu. Walau begitu, beberapa kasus lainnya mungkin saja membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Maka dari itu, pengobatan dini sangat perlu untuk dilakukan.

Pengobatan harus cepat dilakukan karena peradangan pada paru-paru dapat menyebabkan serangan asma, terganggunya jalan napas yang dapat menyebabkan serangan serius dan terjadinya komplikasi parah. Hal tersebut disebabkan bakteri atau virus yang bereplikasi di dalam jaringan paru-paru.

Terlalu banyak hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya kekebalan alami tubuh yang bertumpuk lendir pada paru-paru. Sumbatan tersebut dapat menyebabkan lebih sedikit oksigen di dalam tubuh. Pada akhirnya, nyeri dada yang terjadi semakin parah dan mempersulit tubuh untuk bernapas.

Baca juga: Kenali Penyebab Pneumonia, Infeksi Paru yang Berbahaya

Efektifkah Antibiotik Terhadap Asma yang Sebabkan Pneumonia?

Setelah kamu mengetahui asma dapat menyebabkan pneumonia, tetapi apakah semua pengidapnya harus secara teratur meminum obat antibiotik? Sejauh ini belum ada rekomendasi tertentu tentang resep antibiotik yang efektif untuk dikonsumsi pengidap asma. Walau begitu, beberapa obat antibiotik dapat membuat gejala asma lebih baik, tetapi tidak memberi pengaruh pada gangguan yang terjadi di paru-paru.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. What is the link between asthma and pneumonia?
Very Well Health. Diakses pada 2019. The Surprising Link Between Asthma and Pneumonia