12 September 2018

Pentingnya Punya Teman Bicara untuk Hindari Depresi

menghindari depresi, kesehatan mental, teman bicara

Halodoc, Jakarta - Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang paling lazim terjadi. Secara medis, depresi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi gangguan jiwa, yaitu saat seseorang merasakan perasaan sedih dan tertekan yang mendalam. Perasaan tersebut dapat membuat seseorang kehilangan gairah hidup dan minat terhadap segala sesuatu.

Data riset Persatuan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia tahun 2007 menunjukkan bahwa 94 persen dari penduduk Indonesia mengalami depresi mulai dari yang ringan hingga berat. Bahkan, World Health Organization (WHO) memprediksi pada 2020 nanti, depresi akan menempati peringkat kedua terbesar setelah penyakit kardiovaskuler, dalam hal masalah kesehatan yang paling banyak terjadi.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi depresi, mulai dari genetik, kejadian traumatis seperti penyiksaan, pelecehan, kematian seseorang, atau masalah-masalah lain seperti masalah ekonomi, hingga efek dari ketergantungan alkohol dan zat adiktif.

Depresi memiliki gejala yang beragam, tergantung tingkat keparahannya. Namun, satu hal yang pasti adalah orang yang depresi biasanya mengalami perasaan sedih dan cemas yang berlarut-larut. Mereka akan merasa seolah terjebak dalam kondisi yang sangat putus asa dan tidak ada yang mampu memahami mereka.

Bercerita adalah Solusi

Dalam berbagai terapi penyembuhan gangguan kesehatan jiwa, ‘bercerita’ merupakan salah satu metode yang masih diyakini ampuh. Dengan bercerita pada orang atau teman yang dipercaya, kita bisa mengurangi setidaknya separuh dari beban yang dirasakan. Bercerita, apalagi pada teman baik, dapat membuat kita merasa ada tempat untuk bersandar, mendengarkan masalah kita, dan membuat kita merasa tidak sendirian.

Penulis buku ‘Love Your Body’, Talia Fuhram, menyebutkan bahwa memiliki teman yang baik jauh lebih bermanfaat daripada menyimpan dan mengoleksi barang kesayangan. Menurutnya, teman yang baik dapat memberikan perspektif baru dalam hidup, setia menemani dan mendukung di kala sulit, hingga menemani dalam momen-momen menyenangkan.

Memiliki teman baik dapat membuat seseorang memiliki mental yang lebih sehat, dibanding mereka yang tidak. Memiliki teman bicara yang baik juga dapat menjauhkan seseorang dari risiko depresi. Oleh karena itu, cobalah untuk mencari teman bicara yang baik dan berbagi cerita dengan mereka.

‘Teman bicara’ dalam hal ini bisa sahabat terdekat, orang tua, saudara, atau siapa pun yang menurut kamu bisa dipercaya ketika kamu ingin berbagi cerita. Biasakanlah untuk meminta saran dari mereka saat ada permasalahan yang kamu hadapi.

Kamu juga perlu memperluas pergaulan dengan menjalin banyak pertemanan baru. Bukalah pikiran seluas-luasnya, yakinkan selalu dalam pikiran bahwa kamu tidaklah sendirian, dan masih banyak orang di luar sana yang mungkin mengalami masalah serupa atau bahkan lebih parah.

Selain itu, kamu juga tetap harus selalu berpikiran positif terhadap segala sesuatu. Sebab, pikiran-pikiran negatif merupakan bibit yang dapat menimbulkan stres dan depresi. Alih-alih menganggap suatu masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, mencari teman untuk berbagi cerita dan membantu mencari jalan keluar merupakan solusi yang baik.

Jika kamu membutuhkan saran dari dokter atau psikolog, kamu juga bisa berdiskusi langsung dengan memanfaatkan fitur Chat dan Voice/Video Call pada aplikasi Halodoc. Dapatkan juga kemudahan membeli obat secara online kapan saja dan di mana saja, hanya dengan men-download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Google Play Store.

Baca juga: