Penurunan Badan Drastis Dapat Menjadi Gejala Limfoma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Penurunan Badan Drastis Dapat Menjadi Gejala Limfoma, Mitos atau Fakta?

Halodoc, Jakarta - Limfoma adalah sebuah penyakit kanker pada limfosit. Salah satu gejala limfoma yang dapat terjadi adalah penurunan badan yang drastis tanpa sebab apapun. Penurunan berat badan drastis tersebut terjadi tanpa adanya usaha untuk melakukannya, seperti diet atau berolahraga secara rutin. Penurunan berat badan yang drastis tersebut dapat mencapai hingga 10 persen pada waktu yang relatif singkat.

Limfoma terjadi ketika limfosit mengalami kanker, yaitu sel darah putih pada sistem limfatik pada tubuh. Walau begitu, limfosit juga terdapat dalam darah dan jaringan tubuh lainnya. Terdapat banyak jenis limfoma yang dapat terjadi, dan gejala yang timbul pada tiap pengidapnya dapat berbeda-beda.

Limfosit dapat ditemukan pada seluruh sistem limfatik, yaitu jaringan pembuluh yang membawa getah bening. Limfosit berfungsi untuk melawan infeksi bakteri dan virus yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Kelenjar getah bening yang merupakan bagian dari sistem limfatik tersebar di seluruh tubuh. Fungsi dari bagian tersebut adalah menyaring getah bening yang membawa virus dan bakteri.

Baca Juga: Bengkak pada Kelenjar Getah Bening Anak, Hati-Hati Kanker Limfoma!

Penurunan Berat Badan Drastis Secara Tiba-Tiba

Penurunan berat badan drastis tanpa melakukan apapun adalah salah satu gejala limfosit yang dapat terjadi. Seseorang yang mengidap limfoma mungkin akan mengalami kehilangan berat badan lebih dari 10 persen dalam 6 bulan. Hal tersebut terjadi karena sel kanker tersebut menghabiskan sumber energi seseorang. Selain itu, tubuh juga akan menggunakan energi untuk menyingkirkan sel kanker yang berada di dalam tubuh.

Seperti banyak gejala lainnya yang dapat terjadi, penurunan berat badan drastis dapat terjadi karena alasan lain seperti stres, depresi, penyakit pada saluran pencernaan, hingga tiroid yang terlalu aktif. Limfoma adalah salah satu dari kemungkinan terjadinya penurunan berat badan drastis yang tidak dapat dijelaskan alasan terjadinya.

Baca Juga: 5 Penanganan yang Bisa Dilakukan untuk Mengobati Limfoma Hodgkin

Kehilangan Selera Makan

Ketika penyakit limfoma menyebar di dalam tubuh dan terus tumbuh, kebanyakan orang akan merasakan hilangnya nafsu makan yang juga dapat mempercepat penurunan berat badan. Pada beberapa kasus, limfoma mulai tumbuh di perut yang dapat menyebabkan pembengkakan atau menimbulkan rasa sakit di daerah perut. Hal ini disebabkan oleh kelenjar getah bening yang membesar karena peradangan.

Kepenuhan di perut juga dapat terjadi karena penumpukan cairan di dalam jumlah besar. Limpa yang membesar dapat menekan perut, sehingga dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan selalu merasa kenyang hanya dengan makan porsi yang sedikit. Limfoma pada perut atau usus juga dapat menyebabkan sakit perut, mual, atau muntah.

Apa yang Harus Dilakukan saat Mengidap Limfoma?

Limfoma dapat diobati dengan mengetahui hal apa yang menyebabkan terjadinya dan seberapa parah hal tersebut terjadi. Selain itu, faktor kesehatan pengidapnya secara keseluruhan juga penting untuk dipertimbangkan. Tujuan dari perawatan limfoma adalah untuk menghancurkan sel kanker sebanyak mungkin sampai tidak ada yang tersisa.

Perawatan limfoma yang dapat dilakukan adalah:

  • Pengawasan secara aktif. Beberapa limfoma yang menyerang dapat terjadi dengan sangat lambat. Untuk mengobati limfoma, dokter akan menunggu penyakit tersebut menimbulkan gejala yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Hingga hal tersebut terjadi, tes berkala akan dilakukan untuk memantau kondisi.
  • Kemoterapi. Pengobatan ini dapat dilakukan untuk menghancurkan sel yang tumbuh dengan cepat, seperti sel kanker. Obat-obatan umumnya akan dimasukkan melalui vena, tetapi juga dapat berupa pil yang diminum.

Baca Juga: Pembengkakan di Area Leher, Waspada Jadi Gejala Terkena Limfoma

Itulah penjelasan mengenai limfoma yang dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal penyakit ini, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, yaitu dengan download aplikasi Halodoc di App store atau Google Play.