Penyakit-Penyakit Ini Bisa Muncul jika Kekurangan Yodium

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Penyakit-Penyakit Ini Bisa Muncul jika Kekurangan Yodium

Halodoc, Jakarta – Yodium adalah mineral yang ditemukan dalam beberapa makanan. Tubuh membutuhkan yodium untuk membuat hormon tiroid. Hormon-hormon ini mengendalikan metabolisme tubuh dan banyak fungsi penting lainnya.

Tubuh juga membutuhkan hormon tiroid untuk perkembangan tulang dan otak selama kehamilan dan bayi. Mendapatkan cukup yodium penting untuk semua orang, terutama bayi dan perempuan yang sedang hamil.

Baca juga: 5 Faktor Risiko yang Memicu Gondok

Yodium ditemukan secara alami dalam beberapa makanan dan juga ditambahkan ke garam yang diberi label "beryodium". kamu bisa mendapatkan jumlah yodium yang disarankan dengan mengonsumsi berbagai makanan, termasuk yang berikut ini:

  1. Ikan (seperti, cod dan tuna), rumput laut, udang, dan makanan laut lainnya, yang umumnya kaya akan yodium.

  2. Produk-produk susu (misalnya, susu, yogurt, dan keju) dan produk-produk yang terbuat dari biji-bijian (seperti, roti dan sereal) merupakan sumber utama yodium dalam makanan Amerika.

  3. Buah-buahan dan sayuran yang mengandung yodium, meskipun jumlahnya tergantung pada yodium di tanah tempat mereka tumbuh dan pupuk apa pun yang digunakan.

  4. Garam beryodium, yang sudah tersedia di Amerika Serikat dan banyak negara lain. Namun makanan olahan, seperti sup kalengan, hampir tidak pernah mengandung garam beryodium.

Sebagian besar orang mendapat cukup yodium dari makanan dan minuman. Namun, kelompok orang tertentu lebih mungkin mengalami kesulitan mendapatkan cukup yodium daripada yang lain, seperti:

Baca juga: Ini 5 Risiko Gondok yang Memengaruhi Kesehatan

  1. Orang yang Tidak Menggunakan Garam Beryodium

Menambahkan yodium ke garam adalah strategi yang paling banyak digunakan untuk mengendalikan kekurangan yodium. Saat ini, sekitar 70 persen rumah tangga di seluruh dunia menggunakan garam beryodium.

  1. Ibu Hamil

Perempuan yang sedang hamil membutuhkan sekitar 50 persen lebih banyak yodium daripada yang sedang tidak hamil. Kebutuhan ini untuk menyediakan cukup yodium bagi bayinya.

  1. Orang-Orang yang Tinggal di Daerah dengan Tanah yang Kekurangan Yodium

Biasanya, mereka mengonsumsi makanan yang dihasilkan oleh daerahnya. Tanah di tempat ini menghasilkan tanaman yang memiliki kadar yodium rendah. Di antara daerah dengan tanah yang paling miskin yodium adalah daerah pegunungan, seperti Himalaya, Pegunungan Alpen, wilayah Andes, serta lembah sungai di Asia Selatan dan Tenggara.

  1. Orang yang Mendapatkan Yodium dalam Jumlah Sedikit dan Makan-Makanan yang Mengandung Goitrogen

Goitrogen adalah zat yang mengganggu cara tubuh menggunakan yodium. Terdapat dalam beberapa makanan nabati, termasuk kedelai dan sayuran silangan, seperti kubis, brokoli, kembang kol, dan kubis brussel. Bagi kebanyakan orang yang mendapatkan jumlah yodium yang cukup, makan-makanan yang mengandung goitrogen dalam jumlah yang wajar bukan masalah.

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Pengidap Tiroid

Orang yang tidak mendapatkan cukup yodium tidak dapat membuat hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Ini dapat menyebabkan banyak masalah. Pada ibu hamil bisa menyebabkan defisiensi yodium parah secara permanen yang bisa membahayakan janin yang mengakibatkan pertumbuhan terhambat serta keterbelakangan mental dan perkembangan seksual.

Kekurangan yodium yang kurang parah dapat menyebabkan IQ lebih rendah dari rata-rata pada bayi dan anak-anak. Selain itu, menurunkan kemampuan orang dewasa untuk bekerja dan berpikir jernih.

Goiter dan kelenjar tiroid yang membesar seringkali merupakan tanda pertama dari defisiensi yodium. Kekurangan yodium parah selama masa kanak-kanak memiliki efek berbahaya pada perkembangan otak dan sistem saraf.

Efek dari kekurangan yodium ringan selama masa kanak-kanak lebih sulit untuk diukur, tetapi kekurangan yodium ringan dapat menyebabkan masalah halus dengan perkembangan neurologis.

Meskipun tidak berbahaya, tetapi penyakit payudara fibrokistik menyebabkan payudara terasa kenyal dan menyakitkan. Ini terutama memengaruhi perempuan usia reproduksi, namun juga dapat terjadi selama menopause. Orang dengan defisiensi yodium yang terpapar dengan yodium radioaktif sangat berisiko terkena kanker tiroid.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai pola hidup sehat dan diet sehat, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.