Perawatan Kecantikan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Perawatan Kecantikan yang Dilarang untuk Ibu Hamil
KEHAMILAN 24 October 2017

Halodoc, Jakarta – Setiap wanita pasti ingin terlihat segar dan cantik, tidak terkecuali saat dirinya sedang hamil. Namun, menjaga kecantikan saat sedang hamil tidaklah mudah, karena ibu harus berhati-hati memilih produk-produk kecantikan agar tidak membahayakan janin. Untuk para ibu, perhatikan dulu yuk produk kecantikan apa saja yang tidak boleh dipakai selama masa kehamilan berikut.

1.  Produk Perawatan Wajah
Hormon ibu yang sering naik turun selama masa kehamilan memang dapat menimbulkan beberapa masalah pada kulit wajah, sehingga membuat para ibu menjadi bingung bagaimana memilih produk perawatan wajah yang aman dan tidak membahayakan janin. Berikut adalah beberapa masalah wajah yang mungkin muncul pada masa kehamilan.

  • Jerawat

Sebagian ibu menghadapi masalah wajah yang berjerawat pada masa kehamilan. Hal itu sangat wajar terjadi karena hormon androgen meningkat dan memicu kelenjar sebaceous untuk memproduksi sebum atau minyak di wajah sehingga akhirnya menimbulkan jerawat.

Yang dilarang
Hati-hati memilih obat jerawat. Hindari obat jerawat yang mengandung retinol dan asam salisilat. Ibu juga tidak diperbolehkan membersihkan wajah dengan menggunakan produk pembersih dan toner yang memiliki kandungan berikut: accutane, retin-A (tretinoin), asam retinoat, BHA, dan beta hydroxyl acid. Bahan-bahan tersebut berbahaya karena dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi dan berbagai komplikasi kehamilan.

Sebaiknya
Untuk menghilangkan jerawat, kamu bisa menggunakan obat oles yang mengandung glycolic acid, alpha hydroxyl acid, sulfur, atau obat oles azelaic acid. Sebaiknya ibu menanyakan terlebih dahulu kepada dokter, obat apa saja yang boleh dan sesuai dengan kondisimu. Pilih produk perawatan yang bahannya tidak mengiritasi kulit berjerawat, seperti kosmetik yang berbahan dasar air, bedak tabur, dan foundation yang khusus untuk wajah berminyak. Jangan lupa untuk rutin membersihkan wajah dua kali sehari dengan menggunakan sabun dan pembersih wajah yang berbahan ringan.
 

  • Bercak pada wajah

Hormon progesteron, estrogen dan hormon pemicu melanosit (sel kulit yang menghasilkan pigmen) yang meningkat selama masa kehamilan dapat menjadikan warna kulit menjadi lebih gelap, sehingga menimbulkan bercak pada bagian pipi, kening, bibir dan hidung. Biasanya hal tersebut terjadi pada wanita hamil dengan warna kulit yang lebih gelap.

Yang dilarang
Ibu bisa menggunakan concealer untuk menutupi bercak pada wajah. Tapi pilihlah concealer yang tidak memiliki kandungan paraben, yaitu methylparaben, isobutylparaben, ethylparaben, dan prophylparaben. Kandungan paraben dapat berpengaruh terhadap pembentukan organ janin laki-laki dan meningkatkan risiko kanker payudara. Sebaiknya hindari juga menggunakan produk pencerah kulit dan pemutih kulit, karena biasanya terkandung bahan kimia hydroquinone. Kandungan tersebut dapat memengaruhi enzim dalam tubuh yang memproduksi melanin dan memblokir bahan alami yang dibutuhkan oleh janin. Selain itu, bahan sintetis yang terdapat dalam produk pemutih harus dihindari saat sedang hamil dan menyusui, karena dapat menimbulkan reaksi alergi.

Sebaiknya
Gunakan concealer yang bebas dari kandungan paraben untuk menutupi bercak pada wajah. Atau ibu bisa menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih yang bermanfaat untuk menghalangi sinar UV yang dapat memicu perubahan pigmen kulit. Ibu juga perlu mencuci wajahnya secara rutin dengan menggunakan pembersih wajah berbahan ringan, kemudian menggunakan krim wajah yang sesuai anjuran dokter.   

2.  Lipstik
Lipstik adalah produk makeup wajib yang selalu digunakan oleh para wanita untuk terlihat cantik dan segar. Namun, ketika sedang hamil, mulai perhatikan kandungan lipstik yang kamu gunakan.

Yang dilarang
Hindari lipstik yang mengandung timbal karena bisa menyebabkan keracunan. Bahan timbal digunakan pada kebanyakan lipstik untuk membuat warna lipstik lebih tahan lama. Jadi ibu perlu berhati-hati dan memperhatikan kandungannya jika ingin membeli dan mengenakan lisptik.  

Sebaiknya
Pilihlah lipstik yang bebas dari kandungan timbal dan paraben, serta pastikan lipstik tersebut aman untuk ibu hamil. Sebenarnya lipstik tidak akan membahayakan kehamilan, selama tidak tertelan dan masuk ke dalam tubuh. Namun, demi keamanan janin, ibu perlu ekstra hati-hati terhadap pemilihan lipstik atau lebih baik lagi jika tidak mengenakannya sama sekali. 

3.  Cat Kuku
Sebagian besar wanita juga suka mewarnai kuku mereka. Karena itu, tidak sedikit wanita yang bertanya-tanya apakah mereka masih bisa meneruskan hobinya mewarnai kuku ketika sedang hamil.

Yang dilarang
Jawabannya adalah ibu hamil masih diperbolehkan untuk mewarnai kuku, tapi pastikan cat kuku yang digunakan tidak mengandung phthalates. Menurut beberapa penelitian, menggunakan produk kecantikan yang mengandung phthalates saat hamil dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi. Selain pada cat kuku, phthalates juga terdapat pada hairspray.

Sebaiknya
Sebaiknya gunakan cat kuku yang berlabel “phthalates free” jika ingin mewarnai kuku saat sedang hamil. Selain itu, lakukan aktivitas mewarnai kuku di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik, agar aroma cat kuku yang mengandung bahan kimia tidak terhirup oleh ibu dan cat dapat dengan cepat mengering. Aroma cat kuku jika terhirup dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi.

4.  Mewarnai Rambut
Ada saja ibu hamil yang ingin mewarnai rambutnya untuk mengubah suasana. Karena cat rambut mengandung bahan kimia, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan janin.

Yang dilarang:
Jika ibu hamil ingin mewarnai rambut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah hindari kontak langsung antara kulit kepala dengan cat rambut agar kandungan bahan kimia yang terdapat di dalamnya tidak masuk ke tubuh. Hindari juga pewarna rambut yang mengandung ammonia, karena aromanya dapat membuat ibu mual.

Sebaiknya:
Tunggu hingga usia kehamilan memasuki trimester kedua jika ingin mewarnai rambut. Sama halnya seperti mewarna kuku, mewarnai rambut sebaiknya dilakukan di ruangan yang memiliki ventilasi agar aromanya tidak terhirup. Perhatikan bahan pembuatan cat rambut yang akan digunakan. Pililh cat rambut alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yaitu henna atau pacar yang aman digunakan oleh ibu hamil.

Sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu jika ibu ingin melakukan perawatan kecantikan tertentu. Atau kamu bisa menghubungi dokter untuk bertanya tentang tips aman melakukan perawatan kecantikan saat sedang hamil melalui aplikasi Halodoc. Caranya sangat praktis, yaitu dengan metode Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja. Selain itu, kamu juga bisa membeli vitamin atau suplemen yang dibutuhkan di Halodoc. Tinggal order dan pesanan akan diantarkan dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

KECANTIKAN

17 September 2018

Superman Complex dapat berkembang dari perasaan dan kejadian kecil di sekitar kita. Seperti terlalu seringnya ...

Selengkapnya

SEKS

17 September 2018

Agar tak susah ereksi saat memakai kondom, kenali tiga hal yang bisa memicunya. ...

Selengkapnya

IBU & ANAK

17 September 2018

Agar perkembangan bicara anak lancar, sebaiknya ibu perlu mengetahui dampak gadget bagi dirinya....

Selengkapnya