• Home
  • /
  • Perkembangan Bayi 32 Bulan

Perkembangan Bayi 32 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Perkembangan Bayi 32 Bulan

Halodoc, Jakarta - Bertambah lagi usia sang buah hati, meski hanya dalam hitungan bulan. Namun, perkembangan anak yang terjadi setiap bulan perlu mendapatkan perhatian dari ayah dan ibu, tidak harus menunggu hingga ia bertambah tahun. Perkembangan yang terjadi setiap bulan ini yang menjadi penilaian ibu dan ayah, apakah anak telah bertumbuh dan berkembang dengan normal sesuai dengan usianya. 

Di usia 32 bulan, anak akan mengalami banyak perkembangan baik dalam segi motorik dan kognitifnya. Setiap anak memiliki waktu berkembangnya masing-masing. Orangtua, sebaiknya ketahui perkembangan anak di usia 32 bulan.

Perkembangan Keterampilan Motorik dan Kognitif Anak

Sekitar usia ini, anak sedang mengembangkan keterampilan motorik halus yang diperlukan untuk memegang selembar kertas dan memotongnya dengan gunting kecilnya sendiri. Ia harus mulai memotong garis yang lurus pada selembar kertas. Ibu bisa jadi terkejut saat sang buah hati telah lebih siap untuk tugas ini, tetapi tetap bimbing dan arahkan anak agar ia lebih sempurna dalam melakukannya. 

Seperti kebanyakan kondisi yang terjadi pada tahap perkembangan anak, masing-masing anak memiliki waktunya sendiri. Jadi, mungkin saja ia sudah lancar dalam memotong garis lurus, tetapi bisa juga belum. Jangan berkecil hati, ya, bu. Latihan dan pendampingan ibu sangat dibutuhkan, dan terutama dukungan ibu dan ayah untuk setiap aktivitas baru yang ia kerjakan. Di usia ini, ibu juga sudah bisa memperhatikan apakah anak termasuk jenis kidal atau tidak. 

Baca juga: Perkembangan Bayi 29 Bulan

Secara kognitif, ada banyak hal yang terjadi di kepala sang buah hati. Sekarang, ia mampu membandingkan dua atau empat warna objek dan menentukan apakah warnanya sama atau berbeda. Sebagai latihan awal, cobalah untuk menggunakan benda yang sama tetapi dengan warna yang berbeda, seperti misalnya kaus kaki. Apabila anak mampu mencocokkan warnanya dengan mudah, tingkatkan latihan dengan menggunakan objek yang berbeda dengan beberapa jenis warna. Bisakah ia mencocokkan benda dengan warna yang sama? 

Apabila anak terlihat kesulitan dalam melakukannya meski telah berlatih berkali-kali, ibu mungkin perlu membawanya ke dokter untuk melihat apakah ada kemungkinan buta warna atau muncul masalah penglihatan pada anak. Agar tidak terlalu lama mengantre, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk membuat janji dengan dokter spesialis mata di rumah sakit terdekat atau bertanya jawab dengan dokter

Baca juga: Perkembangan Bayi 28 Bulan

Waspada Autisme pada Anak

Autisme mengacu pada istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan perkembangan otak yang kompleks. Kondisi ini terjadi pada semua ras dan memengaruhi semua kelompok umur. Namun, pada beberapa kasus, autisme bisa didiagnosis pada balita. Jadi, bagaimana ibu mengetahui tanda yang menggambarkan kondisi autisme pada sang buah hati? Ternyata, fitur autisme yang paling umum adalah gangguan interaksi sosial. 

Pada anak, ini termasuk kesulitan dalam memulai komunikasi. Anak dengan autisme mungkin juga akan kekurangan penggunaan suara, kata, atau gerakan untuk berkomunikasi dengan ibu dan ayah. Bisa jadi pula ia akan mengulangi kata atau frasa yang ibu dan ayah ucapkan. Inilah perkembangan anak dari sisi kesehatannya yang perlu ibu dan ayah ketahui lebih jauh lagi. 

Baca juga: Perkembangan Bayi 30 Bulan

Lalu, anak autis juga sering menunjukkan kelainan dalam berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan orang lain. Mereka mungkin tidak memahami isyarat sosial seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau nada suara. Ibu dan ayah bisa memperhatikan adanya perilaku berbeda seperti kegagalan melakukan kontak mata atau mendengar apa yang dikatakan seseorang, atau anak punya keunikan lain seperti menghafal data. Berita baiknya, deteksi dini dan perawatan yang tepat mampu mengurangi keparahan autisme secara signifikan.

Referensi: 
Parents. Diakses pada 2020. 32 Month Old Child Development.
Babycentre. Diakses pada 2020. Your Toddler’s Development (31 to 32 Months).
The Bump. Diakses pada 2020. Toddler Month by Month.