Perkembangan Janin Usia 6 Minggu

Perkembangan Janin Usia 6 Minggu

Halodoc, Jakarta – Menyimak perkembangan janin minggu demi minggu memang sangat menarik dan mengagumkan. Di usia kehamilan 6 minggu ini, jantung janin sudah berdenyut sebanyak 150 kali per menit, namun tangannya masih seperti dayung dan telinganya masih berupa cekungan di sisi- sisi kepalanya. Yuk, cari tahu perkembangan apalagi yang dialami janin di usia 6 minggu di sini.

Pada usia kehamilan minggu ke-6, ukuran janin dari puncak kepala hingga bokong sudah mencapai 2–5 milimeter atau kira-kira sebesar kacang. Selain bertambah besar, bentuk wajah bayi pun kini sudah mulai terbentuk.

Pembentukan matanya ditandai dengan adanya titik gelap sebagai tempat mata, sedangkan telinganya tampak berbentuk seperti cekungan kecil pada sisi-sisi kepalanya. Meskipun tangan dan kakinya masih menyerupai dayung, namun ia sudah bisa melakukan gerakan-gerakan kecil, lho bu.

Tidak hanya perkembangan secara fisik, organ-orang vital janin pun juga mengalami perkembangan pesat. Jantung janin sudah berdenyut dengan irama sekitar 150 kali per menit. Denyut jantung yang dua kali lipat lebih cepat daripada irama jantung orang dewasa ini akan terus dimiliki janin sampai hari kelahiran nanti.

Pada saat ini, detak jantung janin juga sudah bisa terdeteksi melalui USG. Bukan hanya jantung janin sudah dapat memompa darah dengan cepat, sistem peredaran darahnya pun sudah bertumbuh semakin kompleks.

Di usia 6 minggu ini, otak dan sistem saraf janin juga sudah jauh lebih berkembang. Sistem pencernaan dan pernapasan bayi mulai terbentuk dengan baik. Dan sel-sel tunas akan berkembang menjadi bakal lengan dan kaki.

Baca juga: 7 Hal yang Bantu Perkembangan Otak Janin

Perubahan dalam Tubuh Ibu pada Usia 6 Minggu Kehamilan

Pada perkembangan janin di usia 6 minggu ini, perubahan pada bagian perut ibu mungkin masih belum terlihat karena ukuran janin di dalam rahim masih begitu kecil. Meski begitu, di dalam tubuh ibu sebenarnya sedang terjadi perubahan hormon yang cukup drastis. Pada minggu keenam usia kehamilan, hormon estrogen, progesteron, dan hCG (hormon pemberi tanda kehamilan), serta HPL (human placental lactogen) akan mengalami peningkatan.

Perubahan hormon ini akan menyebabkan munculnya reaksi tubuh, baik secara fisik maupun secara emosional. Enggak heran bila di minggu ini, ibu akan mengalami lebih banyak tanda-tanda kehamilan dibanding minggu lalu. Berikut gejala-gejala kehamilan yang bisa muncul pada minggu keenam usia kehamilan:

  • Perubahan hormon akan menyebabkan ibu mengalami suasana hati yang naik turun secara drastis atau yang disebut juga dengan mood swing.
  • Ibu hamil juga akan mudah merasa lelah dan lesu. Kondisi ini cukup wajar. Sebab, ibu sering merasa lelah karena tubuh sedang bekerja keras untuk memastikan janin berkembang dengan baik.
  • Gejala kehamilan lainnya yang umum terjadi di usia kehamilan minggu ke-6 adalah mual dan muntah yang lebih dikenal juga dengan morning sickness. Meski namanya morning sickness, sebagian wanita bisa mengalami mual dan hingga sepanjang hari.
  • Payudara ibu juga akan mengalami perubahan sebagai persiapan untuk menyusui. Aliran darah ke payudara akan meningkat, sehingga menyebabkan daerah tersebut menjadi lebih sensitif dan terasa nyeri.
  • Ibu hamil juga akan sering buang air kecil. Jangan khawatir karena hal ini adalah wajar. Hormon kehamilan HCG lah yang menyebabkan ibu hamil jadi sering buang air kecil. Hormon ini meningkatkan aliran darah ke ginjal untuk membuang kotoran dari tubuh ibu dan janin. Ingat, ibu buang air tidak hanya untuk ibu sendiri, melainkan untuk sang bayi juga.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Saat Hamil

Perawatan Kehamilan di Usia 6 Minggu

Agar ibu bisa melewati minggu keenam ini dengan baik dan perkembangan janin bisa berlangsung dengan optimal, berikut beberapa tips yang bisa ibu lakukan:

  • Perhatikan kondisi tubuh ibu. Bila ibu merasa lelah, segeralah beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk terus bekerja atau melakukan aktivitas fisik lainnya.
  • Istirahat yang cukup. Kehamilan juga bisa membuat ibu sering mengantuk. Karena itu, bila memungkinkan, luangkanlah waktu untuk tidur siang.
  • Makan teratur. Untuk menjaga energi, ibu perlu memenuhi pasokan bahan bakar dari makanan. Pastikan ibu mengonsumsi asupan protein dan karbohidrat yang cukup selama kehamilan.
  • Konsumsi makanan yang lembut bila mengalami morning sickness. Seperti bubur dan sup. Ibu juga bisa menambahkan sedikit jahe pada makanan atau minuman untuk membantu mengurangi rasa mual.

Baca juga: Makanan yang Ampuh Usir Morning Sickness

Nah, itulah perkembangan janin di usia 6 minggu. Ibu juga bisa bertanya-tanya tentang masalah apa saja selama kehamilan dengan menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.