Pilih Sekolah Internasional, Ini yang Dimaksud Kurikulum IB

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pilih Sekolah Internasional, Ini yang Dimaksud Kurikulum IB

Halodoc, Jakarta - Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk dalam urusan memilih sekolah. Alih-alih sekolah biasa, banyak orangtua yang memilih sekolah internasional untuk anaknya, karena menganggap kualitasnya terjamin. Nah, di antara banyaknya kurikulum yang digunakan dalam sekolah internasional, kurikulum IB atau International Baccalaureate merupakan salah satu yang cukup populer.

Namun, apa sih sebenarnya kurikulum IB itu? International Baccalaureate atau IB bisa dibilang merupakan program pendidikan yang menantang dan menyeluruh. Kurikulum pendidikan ini telah diakui di internasional dan banyak diikuti oleh siswa di seluruh dunia. Sekolah-sekolah berkurikulum IB biasanya memiliki komitmen untuk pendidikan lintas budaya yang aktif, kreatif, dan memungkinkan para siswa untuk belajar di universitas terkemuka di seluruh dunia.

Baca juga: Jangan Asal, Ketahui Ini Tips Memilih Sekolah untuk Anak

Sedikit Sejarah tentang Kurikulum IB

Kurikulum IB pertama kali dikembangkan oleh para guru dari International School of Geneva. Para guru tersebut menciptakan program pendidikan untuk siswa yang pindah secara internasional dan yang ingin kuliah di universitas. Awalnya, program dikonsentrasikan pada pengembangan program pendidikan, guna mempersiapkan siswa masuk perguruan tinggi dan serangkaian ujian yang harus dilalui oleh siswa untuk masuk universitas.

Meski sebagian besar sekolah berkurikulum IB awalnya adalah swasta, saat ini setengah dari sekolah IB di dunia adalah publik. Berawal dari program-program yang diusungnya, International Baccalaureate Organization yang berbasis di Jenewa, Swiss, pun didirikan pada tahun 1968 untuk mengawasi lebih dari 900.000 siswa di 140 negara.

Tujuan dari Kurikulum IB

Secara umum, kurikulum IB memiliki tujuan untuk mendorong setiap siswa agar dapat memiliki wawasan global, kreativitas, mengembangkan emosi, intelektualitas, serta kemampuan sosial. Kurikulum ini juga dapat berkontribusi positif untuk lingkungan, budaya, dan perdamaian dunia. Secara khusus, tujuan dari kurikulum IB adalah mengajarkan siswa untuk:

  • Menjelajahi apa yang harus dipelajari.
  • Mengajukan pertanyaan yang menantang dan bijaksana.
  • Mengembangkan rasa identitas dan budaya.
  • Mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai negara dan budaya.

Baca juga: Ini Trik yang Perlu Dilakukan Supaya Anak Enggak Takut ke Sekolah

Itulah berbagai tujuan yang ingin dicapai oleh kurikulum IB. Terdengar menjanjikan untuk masa depan Si Kecil, ya? Tak heran jika banyak orangtua yang memasukkan anaknya ke sekolah dengan kurikulum ini. Namun, selain mencermati kurikulum, penting juga bagi orangtua untuk memperhatikan kesehatan dan asupan nutrisi anak. Hal ini bertujuan agar anak tumbuh sehat, kuat, dan tetap fokus dalam mengikuti pelajaran di sekolah.

Untuk urusan gizi Si Kecil, kamu bisa download aplikasi Halodoc dan memanfaatkannya untuk berdiskusi dengan dokter gizi. Dokter mungkin akan memberikan saran menu sehat harian untuk Si Kecil. Jika Si Kecil sakit, segera buat janji dengan dokter anak di rumah sakit andalan kamu, agar pemeriksaan dan pengobatan bisa segera dilakukan.

Berbagai Program yang Ditawarkan Kurikulum IB

Karena memiliki tujuan besar, ada berbagai program yang diadakan kurikulum IB, yaitu:

1. Primary Years Programme (PYP)

Primary Years Programme adalah program yang diperuntukkan bagi anak berusia 3-12 tahun. Program ini akan memberikan pelajaran pada siswa, yang terdiri dari 6 subjek, yaitu bahasa, studi dalam hal sosial, matematika, seni, sains dan karakter individu, sosial, dan edukasi fisik (olahraga). Program ini bertujuan untuk membuat siswa aktif, peduli, memiliki sikap menghormati diri sendiri dan orang lain, serta mudah beradaptasi dengan lingkungannya.

Baca juga: 5 Cara Agar Anak Suka Berhitung dan Matematika

2. Middle Years Programme (MYP)

Kelanjutan dari PYP, Middle Years Programme adalah program pembelajaran untuk anak usia 11-16 tahun. Program ini bertujuan untuk melatih anak agar dapat menghubungkan semua yang telah dipelajari melalui ketertarikan dan akademik dengan apa yang dibutuhkan, menjadi praktik nyata. Materi yang diajarkan biasanya terdiri dari penguasaan bahasa, bahasa dan sastra, individu dan masyarakat, matematika, desain, seni, sains, serta pendidikan jasmani dan kesehatan.

3. Diploma Programme (DP)

Program lanjutan dari kurikulum IB ini diperuntukkan untuk anak usia 16-19 tahun. Tujuan dari program yang berlangsung selama dua tahun ini adalah untuk mempersiapkan siswa masuk ke universitas. Program akademis yang bisa dipilih adalah: studi tentang bahasa dan sastra, penguasaan bahasa, individu dan masyarakat, sains, matematika, dan seni. Pada program ini, siswa akan bisa memilih 6 pelajaran yang mereka minati.

4. Career-related Program (CP)

Career-related Program adalah program baru yang mulai diterapkan pada tahun 2012. Program ini lebih berfokus pada karier anak di masa depan. Untuk bisa mengikuti program ini, siswa harus sudah menyelesaikan minimal 2 kurikulum IB khusus DP courses yang terkait dengan bidang karier.

Referensi:
International Baccalaureate. Diakses pada 2020. About the IB's programmes.