Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Perikarditis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Perikarditis

Halodoc, Jakarta – Saat ini, penyakit jantung masih menduduki peringkat pertama yang paling mematikan di dunia. Karena alasan tersebut, banyak orang yang takut dan waspada terhadap penyakit ini. Fakta lain, penyakit jantung memiliki berbagai jenis, salah satunya perikarditis. Kamu mungkin lebih sering mendengar penyakit jantung koroner ketimbang perikarditis. Perikarditis memang jenis penyakit jantung yang lebih jarang ketimbang yang lain.

Baca Juga: Perikarditis Dapat Sebabkan Tamponade Jantung

Perikarditis terjadi ketika perikardium, yaitu kantong tipis yang mengelilingi jantung mengalami pembengkakan dan iritasi. Akibatnya, pengidap perikarditis mengalami nyeri dada dan kadang-kadang gejala lainnya. Nyeri dada yang tajam terkait dengan perikarditis terjadi ketika lapisan perikardium yang teriritasi saling bergesekan.

Nyeri Dada adalah Gejala Utamanya

Perikarditis dibedakan atas dua jenis, akut dan kronis. Pengidap perikarditis akut cenderung mengalami nyeri dada yang terasa seperti menusuk tajam ke belakang tulang atau sisi kiri dada.  Namun, pengidap lainnya justru merasa nyeri dada terasa tumpul, pegal, dan seperti ditekan. Bukan hanya nyeri dada, rasa sakit perikarditis akut dapat merambat ke bahu dan leher kiri. Rasa sakit seringkali menjadi intensif ketika batuk, berbaring atau menarik napas dalam-dalam. 

Perikarditis kronis biasanya dipicu oleh peradangan kronis yang menyebabkan masuknya cairan di sekitar jantung (efusi perikardial). Gejala perikarditis kronis yang paling umum adalah nyeri dada. Gejala perikarditis secara umum dapat berupa :

  • Napas pendek saat berbaring;

  • Palpitasi jantung;

  • Demam ringan;

  • Rasa lemah, lelah, atau sakit secara keseluruhan;

  • Batuk;

  • Pembengkakan perut atau kaki.

Baca Juga: 6 Gejala Awal Perikarditis yang Harus Diwaspadai

Perikarditis akut berlangsung sekitar 4-6 minggu. Apabila gejala berlangsung selama lebih dari tiga bulan, bisa dikatakan orang tersebut mengalami perikarditis kronis. Jika kamu mengalami ciri-ciri diatas, segera periksakan ke dokter untuk ditangani. Sekarang, kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan lewat aplikasi Halodoc. Lewat Halodoc, periksa ke dokter tidak lagi harus menunggu lama di rumah sakit.

Berbagai Penyebab Perikarditis

Penyebab perikarditis sering dipicu oleh infeksi menular maupun tidak menular. Infeksi menular dapat disebabkan oleh virus, jamur, bakteri, atau parasit. Sedangkan untuk kasus tidak menular, perikarditis bisa disebabkan karena penyakit kardiovaskular, tumor, penyakit autoimun, asam urat, gagal ginjal sampai masalah genetik 

Tidak cuma itu, seseorang yang mengalami cedera, telah menjalankan pengobatan radiasi atau konsumsi obat tertentu ternyata dapat memicu perikarditis. Adapun penyebab perikarditis tidak yang tidak dapat diketahui. Kondisi tersebut disebut dengan perikarditis idiopatik.

Tips Pola Hidup Sehat untuk Pengidap Perikarditis

Kasus perikarditis ringan biasanya tidak memerlukan perawatan khusus karena dapat membaik sendiri. Perawatan untuk kasus yang lebih parah mungkin termasuk pemberian obat-obatan datau pembedahan. Diagnosis dan pengobatan dini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi jangka panjang dari perikarditis. Selama masa perawatan, pengidap perikarditis juga perlu menerapkan pola hidup sehat. 

Baca Juga: Kenali Lebih Dalam tentang Peradangan pada Perikardium

Meski dapat hilang dengan sendirinya, beberapa kasus perikarditis yang tidak diobati bisa berkembang menjadi perikarditis kronis dan masalah serius yang memengaruhi jantung. Diperlukan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk pulih dari perikarditis. Selama masa pemulihan, pengidap disarankan untuk tetap beristirahat dan disiplin menjalankan perawatan berkelanjutan. Pola hidup ini membantu mengurangi risiko penyakit semakin parah.

Referensi:
American Heart Association (Diakses pada 2019). Prevention and Treatment of Pericarditis.
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Pericarditis: Overview, Symptoms.
Healthline (Diakses pada 2019). Pericarditis. Causes.