Begini Prosedur Saat Menjalani C Arm Radiography Fluoroscopy

Begini Prosedur Saat Menjalani C Arm Radiography Fluoroscopy

Halodoc, Jakarta – Ada banyak jenis pemeriksaan medis yang biasa dilakukan untuk mengetahui kondisi tubuh dan mendiagnosis penyakit, salah satunya adalah fluoroscopy. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan sinar-X yang kemudian menghasilkan gambar bersekuel menyerupai video.

Pemeriksaan ini sebenarnya serupa dengan CT scan, yang bertujuan untuk mengamati kondisi organ tubuh secara langsung. Bedanya, gambar yang dihasilkan fluoroscopy hanya memiliki satu sudut pandang.

Pemeriksaan fluoroscopy bisa dilakukan untuk mendiagnosis penyakit, memeriksa kondisi tubuh sebelum dan sesudah terapi pengobatan, ataupun untuk menunjang pelaksanaan operasi. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan sebelum tindakan operasi yang berkaitan dengan saluran cerna, jantung, pembuluh darah, saluran pernapasan, otot, tulang, hati, paru-paru, serta persendian.

Seperti pemeriksaan sinar-X lainnya, fluoroscopy juga tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh wanita yang tengah hamil. Pasalnya, pancaran radiasi dari alat pemeriksaan bisa memengaruhi kondisi janin.

Pada pemeriksaan fluoroscopy, biasanya digunakan kontras, misalnya barium. Penggunaan zat ini bertujuan untuk mempermudah dalam mengamati kondisi organ, karena gambar yang terlihat akan lebih jelas.

Baca juga: Kram Saat Olahraga? Begini 4 Cara Menghentikannya

Prosedur Saat Menjalani C Arm Radiography Fluoroscopy

Salah satu prosedur pemeriksaan fluoroscopy yang biasa dilakukan adalah C-Arm radiography fluoroscopy. Perbedaan pada prosedur pemeriksaan fluoroscopy dilihat dari jenis perangkat yang digunakan. Pada dasarnya, pemeriksaan fluoroscopy bisa dilakukan dengan dua jenis perangkat fluoroskop, yaitu perangkat yang bisa dipindahkan (mobile fluoroscopic) dan perangkat yang tidak bisa dipindahkan (fixed or permanently installed fluoroscopic).

Mesin pemeriksa C-arm termasuk jenis yang bisa dipindahkan. Sedangkan fluoroskop yang tidak bisa dipindahkan, biasanya digunakan untuk menunjang prosedur endoskopi pada saluran cerna atau kateterisasi jantung.

C-arm adalah jenis alat pemeriksaan dengan sinar-X yang bersifat portabel. Biasanya, alat ini digunakan untuk melakukan foto rontgen pada orang yang mobilitasnya terbatas.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemeriksaan dengan alat c-arm, salah satunya penggunaan baju pelindung. Pasalnya saat pemeriksaan, alat akan mengeluarkan radiasi, di mana baju pelindung khusus yang digunakan bertujuan untuk menghindari paparan radiasi.

Biasanya, dokter atau petugas medis sudah menyediakan jenis baju pelindung yang dibutuhkan agar tetap aman selama pemeriksaan. Tidak perlu merasa terlalu khawatir terhadap rasa sakit atau tidak nyaman yang muncul pada pemeriksaan ini. Dengan kata lain, pemeriksaan sinar-X tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali.

Baca juga: Punya Bentuk Unik, C Arm Radiography Fluoroscopy Bisa Pindai Tulang Manusia

Hanya saja, kamu mungkin merasa sakit akibat beberapa persiapan pendukung sebelum pemeriksaan fluoroscopy dilakukan. Rasa sakit bisa terjadi karena suntikan zat kontras pada sendi atau pembuluh darah yang biasanya diberikan sebelum seseorang menjalani pemeriksaan sinar-X. Prosedur pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter atau petugas yang memang terlatih di bidangnya.

Saat menjalani fluoroscopy, kamu akan diminta untuk merebahkan tubuh pada alat yang telah disediakan. Setelahnya, akan ada petunjuk sesuai dengan kebutuhan, di antaranya mengarahkan bagian tubuh yang akan diamati ke fluoroskop, mengubah posisi, hingga menahan napas selama pemeriksaan berlangsung.

Durasi yang dibutuhkan untuk pemeriksaan ini bisa berbeda-beda tergantung bagian tubuh mana yang diperiksa. Namun umumnya, pemeriksaan fluoroscopy hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam.

Baca juga: Sakit Lutut Setelah Berolahraga? Mungkin Ini Penyebabnya

Cari tahu lebih lanjut seputar pemeriksaan C Arm Radiography Fluoroscopy dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!