• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Risiko yang Timbul Akibat Sering Mimisan

Risiko yang Timbul Akibat Sering Mimisan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Risiko yang Timbul Akibat Sering Mimisan

Halodoc, Jakarta – Sederhananya, mimisan adalah hilangnya darah dari jaringan yang melapisi bagian dalam hidung. Mimisan atau yang dalam dunia medis disebut dengan epistaksis adalah kondisi yang cukup sering terjadi dan sekitar 60 persen orang pernah mengalami kondisi ini, setidaknya sekali dalam hidup mereka. 

Meskipun melihat darah yang keluar dari hidung dapat mengkhawatirkan, kebanyakan mimisan tidak serius dan dapat ditangani di rumah. Namun, jika kondisi ini cukup sering terjadi, maka kamu wajib memeriksakannya ke dokter. Sering mimisan bisa jadi tanda awal adanya masalah medis lain yang perlu dicari tahu melalui pemeriksaan oleh dokter.

Baca juga: 10 Tanda Mimisan yang Perlu Diwaspadai

Haruskah Khawatir Jika Sering Mimisan? 

Ada banyak alasan tidak serius yang menyebabkan seseorang sering mimisan. Penyebab yang paling umum adalah:

  • Penggunaan semprotan hidung yang sering untuk pengobatan gejala alergi, pilek, atau hidung tersumbat. Jika begini, kamu mungkin perlu berhenti menggunakan obat ini untuk waktu yang singkat atau mungkin perlu menghentikannya sama sekali. 
  • Hidup dalam kondisi udara kering.
  • Mendengus obat ke hidung.

Dalam kasus yang jarang terjadi, mimisan berulang bisa menjadi tanda gangguan perdarahan atau kondisi lain yang lebih serius. Jika kamu sering mimisan, temui dokter segera.

Kebanyakan kondisi mimisan tidak memerlukan perhatian medis. Kamu hanya butuh bantuan medis jika mimisan berlangsung lebih lama dari 20 menit atau mengalami kecelakaan sebelum terjadinya mimisan. Apabila kamu mengalami kondisi tersebut, ada kemungkinan kamu mengalami mimisan posterior sehingga butuh penanganan serius.

Kecelakaan atau cedera yang menyebabkan mimisan adalah jatuh, kecelakaan mobil, menerima pukulan di wajah, sehingga mengalami patah hidung, patah tulang tengkorak, atau perdarahan internal lainnya.

Kondisi cukup serius bisa jadi dialami oleh orang yang sering mengalami mimisan di mana ada kemungkinan mengidap penyakit langka yakni hereditary hemorrhagic telangiectasia (HHT). Penyakit ini adalah suatu kondisi saat terjadinya kelainan pembentukan pembuluh darah yang abnormal pada kulit, selaput lendir, dan organ dalam, seperti paru-paru, hati, dan otak. Maka dari itu hal ini tentu menjadi resiko sering mimisan.

Biasanya gejala diiringi dengan mimisan yang intens dan terjadi tanpa disadari. Bisa-bisa kamu bangun pada pagi hari dengan bantal sudah penuh dengan darah ataupun bercak merah di bibir dan bagian tubuh lainnya.

Baca juga: Mimisan Bisa jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Cara Mencegah Mimisan

Untuk mengatasi mimisan yang terjadi dalam kondisi wajar, dalam arti bukan masalah kesehatan serius, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan, seperti:

  • Berhati-hati saat hendak membuang lendir yang keluar dari hidung.
  • Menghindari interaksi yang berlebihan dan keras antara tangan dan hidung.
  • Tidak merokok karena asap rokok dapat membuat hidung menjadi kering.
  • Menjaga pertukaran suhu udara tetap pada batas wajar, tidak terlalu kering, dan juga tidak begitu dingin.
  • Menghindari trauma wajah dengan cara mengenakan sabuk pengaman ataupun pelindung wajah, setiap kali kamu melakukan olahraga keras seperti karate maupun rugby.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Sebab, ada kemungkinan kamu mengalami anemia kalau terlalu banyak mengeluarkan darah.
  • Jangan stres dan terlalu sering menangis karena dua hal ini bisa menjadi pemicu kamu mengalami mimisan.

Baca juga: Mimisan karena Kelelahan, Ini Cara Atasinya

Jika kamu sering mengalami mimisan, maka jangan tunda lagi untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit. Kamu pun bisa buat janji rumah sakit dengan mudah pakai aplikasi Halodoc. Dengan begini, kami jadi tak perlu lagi repot antre. Praktis bukan? Ambil smartphone-mu sekarang dan nikmati kemudahan buat janji dokter hanya di Halodoc!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Nosebleed (Epistaxis).
Healthline. Diakses pada 2021. Nosebleed.
National Health Service UK. Diakses pada 2021. Nosebleed.