26 September 2018

Risiko yang Timbul Akibat Sering Mimisan

mimisan, resiko sering mimisan, penyebab mimisan

Halodoc, Jakarta – Mimisan adalah pendarahan yang keluar dari hidung akibat pembuluh darah rapuh yang terletak di dekat permukaan bagian dalam hidung. Ada dua jenis mimisan, yaitu mimisan anterior yang terjadi ketika pembuluh darah di depan hidung pecah dan berdarah. Kemudian, ada mimisan posterior yang terjadi di bagian terdalam dari hidung. Umumnya mimisan posterior lebih berbahaya ketimbang anterior.

Ada banyak penyebab mimisan, salah satunya adalah udara kering. Hidup di iklim kering dapat mengeringkan selaput hidung yang merupakan jaringan di dalam hidung. Kekeringan ini menyebabkan pengerasan kulit di dalam hidung. Kemudian teriritasi dan tergores baru kemudian berdarah.

Mengalami alergi, pilek, ataupun masalah sinus juga bisa mengeringkan membran hidung dan menyebabkan mimisan. Selain dari beberapa hal ini, penyebab umum mimisan lainnya, yaitu:

  1. Benda asing yang menempel di hidung.
  2. Iritasi kimia.
  3. Cedera di bagian dalam hidung.
  4. Bersin berulang.
  5. Menggesek-gesekkan hidung dengan tangan karena gatal yang berakibat bagian dalam hidung mengalami perlukaan.
  6. Udara dingin.
  7. Infeksi saluran pernapasan.
  8. Konsumsi aspirin dalam dosis besar.
  9. Tekanan darah tinggi.
  10. Gangguan pendarahan dalam tubuh.
  11. Gangguan pembekuan darah.
  12. Indikasi kanker.
  13. Stres.

Kebanyakan kondisi mimisan tidak memerlukan perhatian medis. Kamu butuh bantuan medis jika mimisan berlangsung lebih lama dari 20 menit atau mengalami kecelakaan sebelum terjadinya mimisan. Bila kamu mengalami demikian, ada kemungkinan mengalami mimisan posterior sehingga butuh penanganan serius.

Kecelakaan ataupun cedera yang menyebabkan mimisan adalah jatuh, kecelakaan mobil, menerima pukulan di wajah sehingga mengalami patah hidung, patah tulang tengkorak, ataupun perdarahan internal lainnya.

Kondisi cukup serius bisa jadi dialami oleh orang yang sering mengalami mimisan dimana ada kemungkinan mengidap penyakit langka hereditary hemorrhagic telangiectasia (HHT). Penyakit ini adalah suatu kondisi di mana terjadi kelainan pembentukan pembuluh darah yang abnormal pada kulit, selaput lendir, dan organ dalam, seperti paru-paru, hati, dan otak. Maka dari itu hal ini tentu menjadi resiko sering mimisan.

Biasanya gejala diiringi dengan mimisan yang intens dan terjadi tanpa disadari. Bisa-bisa kamu bangun pada pagi hari dengan bantal sudah penuh dengan darah ataupun bercak merah di bibir dan bagian tubuh lainnya.

Cara Mencegah Mimisan

Untuk mengatasi mimisan yang terjadi dalam kondisi wajar, dalam arti bukan masalah kesehatan serius, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan dengan cara:

  1. Berhati-hati saat hendak membuang lendir yang  keluar dari hidung.
  2. Menghindari interaksi yang berlebihan dan keras antara tangan dan hidung.
  3. Tidak merokok karena asap rokok dapat membuat hidung menjadi kering.
  4. Menjaga pertukaran suhu udara tetap pada batas wajar, tidak terlalu kering, dan juga tidak begitu dingin.
  5. Menghindari trauma wajah dengan cara mengenakan sabuk pengaman ataupun pelindung wajah, setiap kali kamu melakukan olahraga keras seperti karate maupun rugbi.
  6. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Sebab, ada kemungkinan kamu mengalami anemia kalau terlalu banyak mengeluarkan darah.
  7. Jangan stres dan terlalu sering menangis karena dua hal ini bisa menjadi pemicu kamu mengalami mimisan.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai mimisan serta risiko yang timbul akibat sering mimisan, kamu bisa menanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Hubungi Dokter, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: