Sahur Sehat, Coba Konsumsi 5 Sayur Ini

Sahur Sehat, Coba Konsumsi 5 Sayur Ini

Halodoc, Jakarta – Dietary Guidelines for Americans 2015-2020 menyatakan bahwa, jumlah sayuran yang direkomendasikan dalam Pola Makan Sehat Gaya Amerika Serikat di level 2.000 kalori adalah 2½ cangkir-ekuivalen sayuran per hari. Sayuran ini harus termasuk sayuran hijau, kacang-kacangan, sayuran merah dan oranye, serta sayuran bertepung dikonsumsi baik segar, kalengan, kering, atau beku. Namun tentu saja, makan lebih dari jumlah yang disarankan sangat bermanfaat.

Sayuran memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, terutama buat kamu yang sedang menjalani ibadah puasa. Menjadikan sayuran sebagai menu sahur dapat membuat tabungan cairan yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari.

Sayuran mengandung serat tinggi, yang berarti sistem pencernaan akan bekerja lebih efisien dan teratur ketika asupan sayuran meningkat. Namun perlu diingat, saat asupan serat akan meningkat, asupan air juga harus meningkat untuk memastikan tubuh tidak menjadi sembelit.

Jika kamu ingin meningkatkan fungsi usus, perlahan-lahan masukkan lebih banyak sayuran ke dalam diet daripada langsung beralih ke diet semua-sayuran. Hal itu dapat menyebabkan diare, karena tubuh sulit menyesuaikan diri dengan rutinitas baru. Menambah asupan sayuran sangat penting untuk mencegah konstipasi di bulan puasa.

Baca juga: Begini Cara Tepat Mengolah Bayam

Menyadari betapa pentingnya konsumsi sayuran untuk sahur sehat, berikut beberapa rekomendasi sayuran:

  1. Bayam

Selain sederhana untuk diolah, bayam juga sehat dan sangat baik untuk dimakan sebagai menu sahur. Bayam sangat sehat dan telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan. Telah terbukti membantu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan kesehatan mata, membantu dalam pencegahan kanker, dan membantu mengatur tingkat tekanan darah.

Radikal bebas adalah produk sampingan dari metabolisme yang dapat menyebabkan stres oksidatif, yang memicu percepatan penuaan. Ini juga meningkatkan risiko kanker dan diabetes. Namun, bayam mengandung antioksidan yang melawan stres oksidatif dan membantu mengurangi kerusakan yang ditimbulkannya.

  1. Mentimun

Salah satu plus mentimun sebagai menu sahur adalah bisa merangsang selera makan yang kerap kali tertunda saat pagi hari. Mentimun sangat tinggi nutrisi serta senyawa dan antioksidan yang dapat membantu mengobati dan bahkan mencegah beberapa kondisi. Selain itu, mentimun rendah kalori dan mengandung banyak air dan serat larut, membuatnya ideal untuk meningkatkan hidrasi dan membantu penurunan berat badan.

  1. Sayur Sop

Selain praktis dan lengkap di mana kamu juga sekalian bisa menambahkan ayam, sayur sop memiliki banyak manfaat. Bayangkan saja dalam sayur sop ada buncis, kentang, dan wortel, sehingga menjadi komposisi yang tepat untuk menu sahur sehat.

Selain itu, kaldu ayam dalam sayur sop juga bisa menjadi sumber energi dalam sepanjang hari, sehingga sangat membantu vitalitas dan daya tahan sampai waktu berbuka nanti.

Baca juga: Sering Dipakai Masak, Apa Manfaat Kunyit bagi Kesehatan?

  1. Brokoli

Brokoli juga efektif sebagai menu penambah nafsu makan saat sahur. Tinggal ditumis sebentar dengan bawang putih dan ditambahkan jamur, jadilah menu andalan. Tidak hanya andalan, berbagai manfaat dari brokoli juga bisa kamu peroleh.

Brokoli termasuk dalam keluarga sayuran yang disebut sayuran silangan dan kerabat dekatnya, termasuk kecambah brussel, kembang kol, dan kol. Brokoli mengandung sulforaphane, yaitu senyawa yang mengandung belerang yang ada dalam sayuran silangan.

Baca juga: Sehat Berpuasa dengan Rutin Berolahraga

Seporsi brokoli yang dimasak menawarkan vitamin C sebanyak jeruk, dan merupakan sumber beta-karoten yang baik. Brokoli juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B6, zat besi, magnesium, kalium, dan seng. Ini juga menyediakan serat dan rendah kalori.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai rekomendasi sayuran sehat untuk menu sahur, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to A Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.