28 September 2018

Seks dengan Bumil, Perlukah Suami Mengenakan Kondom?

seks dengan bumil perlukah suami mengenakan kondom

Halodoc, Jakarta – Selain menyenangkan untuk dilakukan, berhubungan intim merupakan aktivitas yang bisa mempererat hubungan suami istri. Itulah mengapa suami istri dianjurkan untuk tetap berhubungan intim walaupun istri sedang hamil. Hubungan intim saat hamil malah bisa memberi sejumlah manfaat bagi wanita, antara lain mengurangi rasa nyeri, membantu menjaga berat badan, serta mengusir rasa stress dan memperbaiki suasana hati ibu. Namun demikian, masih banyak pasangan yang bertanya-tanya, perlukah suami menggunakan kondom ketika hubungan seks saat hamil agar kondisi janin tetap aman? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Syarat Berhubungan Intim Saat Hamil

Sebenarnya hubungan intim saat hamil aman dilakukan selama kondisi kandungan sehat dan tidak bermasalah. Berikut syarat kesehatan bila ibu hamil ingin melakukan hubungan intim:

  • Kandungan Sehat

Bila kehamilan ibu berlangsung normal dan tidak memiliki gangguan atau penyakit apapun, ibu boleh berhubungan intim saat hamil dengan suami kapan saja. Gangguan saat kehamilan yang tidak memungkinkan bagi ibu hamil untuk berhubungan intim, antara lain bila mulut rahim terbuka, ketuban pecah, infeksi, dan lain-lain. Itulah mengapa ibu hamil perlu memeriksakan kandungannya secara rutin untuk mengetahui adanya kelainan atau gangguan kesehatan tertentu.

Bila ibu pernah mengalami keguguran sebelumnya, sebaiknya jangan melakukan hubungan intim dulu selama trimester pertama untuk berjaga-jaga. Bila ibu hamil ingin berhubungan intim, waktu yang paling aman adalah pada trimester kedua.

  • Tidak Hamil Kembar

Ibu yang hamil bayi kembar lebih dari dua disarankan untuk menghindari hubungan intim saat hamil. Hal ini karena beban janin yang berat bisa membuat hubungan intim menjadi berisiko tinggi.

Ibu juga dilarang melakukan hubungan intim saat hamil bila mengalami kondisi-kondisi berikut: terjadi pendarahan selama kehamilan, tidak mengalami plasenta previa (kondisi di mana ari-ari menutupi jalan lahir), memiliki leher rahim yang lemah (insufisiensi serviks) dan ibu yang berisiko melahirkan bayi prematur.

Kondisi yang Memerlukan Kondom untuk Hubungan Intim Saat Hamil

Bila ibu hamil tidak mengalami kondisi-kondisi di atas, hubungan seksual aman-aman saja untuk dilakukan, walaupun tanpa menggunakan kondom. Jadi, suami tidak perlu menggunakan kondom saat ingin berhubungan intim dengan ibu hamil. Dengan catatan, suami juga dalam keadaan sehat alias bebas dari penyakit menular seksual. Namun bila ibu khawatir, ibu bisa meminta pasangan untuk menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim saat hamil. Bagaimanapun juga, penggunaan kondom bisa mengurangi risiko ibu hamil terkena berbagai penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS, herpes, gonore, HPV, sampai trikomaniasis yang berbahaya bagi kondisi janin.

Selain menggunakan kondom, ibu hamil dan suami juga perlu memerhatikan posisi saat berhubungan agar tetap merasa nyaman. Hindari posisi terlentang karena posisi ini dapat menekan perut dan menyebabkan penekanan pada pembuluh darah di daerah perut. Mungkin saat orgasme atau apabila sperma dikeluarkan di dalam, ibu akan mengalami sedikit kontraksi. Namun, bila kehamilan ibu dalam kondisi yang sehat, hal ini tidak akan memengaruhi kondisi janin karena kontraksi yang timbul biasanya lemah.

Agar lebih aman, ibu hamil sebaiknya membicarakan dulu kepada dokter kandungan bila ingin berhubungan intim saat hamil. Atau ibu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. untuk bertanya seputar keamanan berhubungan intim. Melalui Video/ Voice Call dan Chat, ibu bisa berdiskusi dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.

Baca juga: