24 April 2018

Serba-Serbi Bersin, Ini yang Perlu Diketahui

Serba-Serbi Bersin, Ini yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Hidung yang terasa gatal disinyalir menjadi penyebab utama kamu bersin. Meski demikian, kamu tidak bisa menahannya, karena bersin terjadi tanpa mampu dikontrol. Beberapa dari kamu pasti pernah mengalami bersin lebih dari satu kali, padahal tubuh sedang tidak terserang flu. Lalu, sebenarnya mengapa tubuh melakukan bersin?

Proses Terjadinya Bersin

Saat beraktivitas di luar ruangan, udara yang bercampur dengan debu dan kotoran pasti akan terhirup oleh hidung. Saat menyentuh bulu hidung, otak akan menerima sinyal dari sel saraf dan dengan segera memproduksi histamin yang membuat hidung terasa gatal. Bersamaan dengan itu, otak pun mengirimkan sinyal ke otot tenggorokan dan paru-paru untuk mengeluarkan udara kotor tersebut melalui tenggorokan. Inilah proses terjadinya bersin.

Seorang profesor THT dari NYU Langone Health yang bernama Erich Voigt, M.D. mengatakan bahwa terkadang ingus akan turut keluar jika tekanan bersin terlalu kuat. Ingus ini akan membawa serta partikel kotoran yang terdapat pada hidung. Meski terjadi setiap hari, tak banyak orang yang mengetahui fakta bersin ini.

Penyebab Bersin

Umumnya, bersin memang disebabkan karena debu dan kotoran. Namun, nyatanya masih ada beberapa hal lain yang menyebabkan kamu bersin. Apa saja, berikut di antaranya:

Infeksi

Infeksi saluran pernapasan bagian atas mungkin menjadi penyebab kamu mengalami bersin-bersin. Biasanya, ini terjadi saat daya tahan tubuh kamu sedang lemah. Selain itu, bersin karena infeksi ini juga bisa disebabkan tubuh kamu sudah tertular virus penyakit rhinitis akibat adenovirus dan rhinovirus. Agar terhindar dari infeksi dan penularannya, selalu jaga kesehatan tubuh kamu dengan mengonsumsi vitamin C.

Baca juga: Pahami Ciri, Jenis, dan Cara Mencegah Paru-Paru Basah

Alergi

Alergi terjadi karena tubuh merespon adanya organisme asing yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung. Saat tubuh berada pada kondisi normal, daya tahan tubuh akan memberikan perlindungan sepenuhnya bagi tubuh dengan melawan semua organisme berbahaya tadi. Biasanya, alergi yang berkaitan dengan bersin disebabkan karena debu, serbuk bunga, atau asap. Bersin menjadi cara yang dilakukan oleh tubuh untuk mengeluarkan organisme tersebut.

Sakit

Selain karena infeksi dan alergi, fakta bersin yang banyak diketahui adalah disebabkan karena tubuh sedang sakit, seperti misalnya flu. Penyakit satu ini memang ditandai dengan demam dan hidung tersumbat yang membuat kamu jadi mudah bersin. Selain flu, penyakit lain yang ditandai dengan bersin-bersin adalah polip. Meski tidak berbahaya, kamu tetap harus waspada jika selalu bersin disertai dengan berkurangnya kemampuan hidung untuk mencium.

Sensitivitas Terhadap Sinar Matahari

Meski jarang terjadi, beberapa orang mengalami bersin akibat dari paparan sinar matahari. Hal ini terjadi akibat tubuh yang terlalu sensitif pada cahaya. Inilah yang membuat orang cenderung melihat ke arah cahaya matahari saat hidung terasa gatal tetapi bersin tidak bisa keluar.

Baca juga: Apakah Sinusitis Harus Selalu Dioperasi?

Jangan Menahan Bersin

Terkadang, kamu tidak bisa leluasa melakukan bersin karena kondisi yang tidak tepat. Namun, ternyata menahan bersin tak baik untuk kesehatan, lo. Saat bersin dan kamu menahannya, tekanan udara yang seharusnya keluar melalui tenggorokan akan masuk kembali melalui rongga sinus menuju kepala dan rongga dada. Keadaan ini menyebabkan tekanan dalam tubuh mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dan dapat merusak organ tubuh.

Menurut asisten profesor THT dari Harvard Medical School, Ahmad R. Sedaghat, MD., Ph.D., tekanan udara yang tertahan dalam tubuh ini akan naik ke saluran pendengaran dan menyebabkan pecahnya gendang telinga. Kondisi ini juga bisa membuat kamu mengalami gangguan pendengaran secara permanen.

 

Itu tadi informasi mengenai fakta bersin dan penyebabnya yang perlu diketahui. Kamu mengalami kesulitan bersin? Langsung download aplikasi Halodoc dan ceritakan masalahmu melalui fitur tanya dokter. Tak hanya berinteraksi dengan dokter, kamu juga bisa membeli obat dan melakukan cek lab di Halodoc hanya dengan ponsel.