Stroke Sebabkan Pembengkakan Otak, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Stroke Sebabkan Pembengkakan Otak, Ini Alasannya

Halodoc, Jakarta – Stroke adalah penyakit yang tidak boleh dianggap sepele, karena bisa berakibat fatal hingga menghilangkan nyawa. Serangan penyakit yang satu ini ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan otak. Pembengkakan otak juga dikenal dengan istilah medis edema serebral, yaitu kondisi yang bisa meningkatkan risiko kerusakan pada organ otak.

Serangan stroke yang umum terjadi, yaitu stroke iskemik terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah pada otak. Kondisi ini bisa mengakibatkan otak tidak mendapat pasokan darah yang mengandung oksigen, dan menyebabkan sel otak mati. Saat sel otak mengalami kematian, risiko terjadi pembengkakan pada organ tersebut pun menjadi semakin besar. Stroke hemoragik juga bisa menjadi penyebab otak membengkak. Jenis stroke ini terjadi karena pembuluh darah di otak pecah. Adanya perdarahan di otak menyebabkan jaringan otak disekitar perdarahan yang terjadi menjadi bengkak.

Baca juga: Lindungi Kepala agar Terhindar dari Pembengkakan Otak

Penyebab Pembengkakan Otak Selain Stroke 

Selain stroke, ternyata masih ada beberapa kondisi lain yang bisa memicu pembengkakan otak. Penyakit yang juga dikenal sebagai edema serebral ini bisa disebabkan oleh kecelakaan atau beberapa kondisi medis tertentu. Pembengkakan pada otak sangat rentan memicu kerusakan pada organ tersebut, sebab otak terletak di dalam rongga tengkorak yang terpupup. 

Pembengkakan otak terjadi karena adanya timbunan cairan yang berlebihan di dalam jaringan otak. Kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele dan harus mendapat penanganan medis segera. Pembengkakan otak yang tidak ditangani dengan tepat bisa menyebabkan pengidapnya kehilangan nyawa. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter, atau tanyakan seputar gejala penyakit ini pada dokter di aplikasi Halodoc

Pembengkakan otak bisa menyebabkan aliran darah ke organ itu terganggu. Hal itu kemudian bisa menghalau pasokan oksigen masuk ke otak, padahal oksigen sangat dibutuhkan otak untuk dapat bekerja secara optimal. Pembengkakan juga bisa menyebabkan terhalangnya cairan lain meninggalkan otak, sehingga menyebabkan pembengkakan pada organ tersebut menjadi semakin parah. 

Baca juga: Waspada, Ini Komplikasi Berbahaya dari Pembengkakan Otak

Pada dasarnya, pembengkakan bisa terjadi di mana saja pada seluruh bagian otak. Perbedaan lokasi pembengkakan biasanya tergantung pada penyebabnya. Selain stroke, ada kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan otak, di antaranya: 

  • Infeksi 

Pembengkakan otak bisa terjadi karena infeksi virus, bakteri, hingga parasit pada otak. Beberapa jenis penyakit juga bisa menyebabkan kondisi ini menyerang, misalnya penyakit meningitis, abses otak, atau toksoplasmosis. 

  • Cedera

Kerusakan otak, termasuk pembengkakan otak bisa terjadi karena adanya cedera pada kepala. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan cedera kepala, misalnya terjatuh, kecelakaan lalu lintas, terbentur dengan keras, atau dipukul. Cedera yang terjadi pada kepala bisa menyebabkan pembengkakan otak.

  • Tumor

Pembengkakan otak bisa terjadi karena pertumbuhan tumor di organ tersebut. Sebab, seiring berjalannya waktu, tumor bisa menekan area di sekitar otak. Munculnya tumor juga bisa menghalangi cairan serebrospinal keluar dari otak, sehingga menyebabkan pembengkakan otak. 

  • Hidrosefalus

Hidrosefalus menyebabkan terjadinya penumpukan cairan di dalam otak, sehingga menyebabkan pembengkakan. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya sumbatan pada aliran cairan otak, produksi cairan yang berlebihan, atau gangguan pada penyerapan cairan otak. 

Baca juga: Hati-Hati, Pembengkakan Otak Bisa Terjadi karena 6 Hal Ini

  • High Altitude Cerebral Edema (HACE)

Aktivitas yang dilakukan ternyata juga bisa menyebabkan pembengkakan otak, salah satunya mendaki gunung atau berada di ketinggian. Saat seseorang berada di ketinggian 2500–4000 meter risiko terjadinya high altitude cerebral edema (HACE) meningkat, serta bisa memicu pembengkakan otak. Kondisi ini ditandai dengan gangguan koordinasi gerakan tubuh, nyeri di kepala, hingga penurunan kesadaran. 

Biar lebih jelas, tanyakan seputar penyakit pembengkakan otak melalui Video Call atau Chat di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya di sini!