• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sudah Vaksin Influenza Tetap Kena Flu, Kenapa?

Sudah Vaksin Influenza Tetap Kena Flu, Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Vaksin influenza dapat memberi perlindungan terbaik terhadap penyakit flu. Itulah sebabnya Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan vaksin flu tahunan untuk semua orang, yang berusia di atas 6 bulan. Namun, pada beberapa kondisi, seseorang bisa tetap kena flu, padahal sudah diberi vaksin. Mengapa demikian?

Alasan Tetap Kena Flu Meski Sudah Mendapatkan Vaksin Influenza

Vaksin flu berisi virus yang sudah dimatikan atau dilemahkan, tetapi virus tersebut tidak akan menyebabkan kamu sakit. Lantas, mengapa seseorang bisa tetap kena flu, padahal sudah mendapatkan vaksin influenza? 

Baca juga: Inilah Alasan Flu Biasa Bisa Sebabkan Pneumonia

Perlu diketahui bahwa vaksin influenza tidak bisa melindungi kamu dari semua penyakit pernapasan. Mengingat gejala flu bisa saja mirip seperti gejala penyakit lainnya. Selain itu, efektivitas vaksin flu akan tergantung pada beberapa faktor, termasuk waktu, respons kekebalan tubuh, dan lainnya.

Berikut beberapa alasan mengapa kamu bisa tetap kena flu, meski sudah mendapatkan vaksin influenza:

1.Vaksin Perlu Waktu Untuk Memberikan Kekebalan Penuh

Diperlukan waktu sekitar dua minggu bagi vaksin untuk memberikan kekebalan penuh terhadap flu. Jika kamu terserang flu dalam waktu dua minggu setelah mendapatkan vaksin, kamu mungkin terpapar virus tepat sebelum atau setelah divaksinasi.

2.Mengalami Penyakit Mirip Flu Lainnya

Vaksin flu tidak bisa memberi perlindungan terhadap penyakit pernapasan lainnya. Jadi, jika kamu mengalami gejala mirip flu setelah mendapatkan vaksin influenza, sebaiknya bicarakan dengan dokter, untuk mengetahui apakah itu flu atau penyakit lainnya. 

3.Jenis Flu yang Benar Tidak Termasuk dalam Vaksin

Vaksin influenza memberikan perlindungan terhadap jenis flu tertentu yang diyakini para peneliti akan menyebabkan penyakit pada musim itu bagi kebanyakan orang.

Sayangnya, vaksin tidak memberikan cakupan untuk semua kemungkinan strain influenza, dan virus flu bermutasi dan berubah setiap tahun. Itulah sebabnya, vaksin baru harus dibuat dan diberikan setiap musim.

Baca juga: Masih Masa Pertumbuhan, Mengapa Anak Sering Flu dan Batuk?

4.Tubuh Tidak Merespons Sepenuhnya terhadap Vaksin

Masih mungkin tertular flu setelah mendapat vaksin influenza, baik karena kamu salah satu dari sedikit orang yang tidak terlindungi sepenuhnya, atau karena jenis influenza yang membuat kamu sakit tidak disertakan dalam vaksin.

Meski begitu, kamu cenderung tidak mengalami komplikasi serius akibat flu jika sudah mendapatkan vaksin influenza. Hal ini bahkan lebih berlaku untuk lansia dan anak-anak, dua kelompok yang memiliki risiko tertinggi untuk komplikasi flu serius. Vaksin influenza bekerja dengan cara yang sedikit berbeda untuk kedua kelompok ini, tetapi tetap sangat penting.

Itulah beberapa kemungkinan penyebab mengapa kamu masih bisa terkena flu, meski sudah mendapatkan vaksin influenza. Perlu diingat bahwa meski kamu terkena flu setelah mendapatkan vaksin influenza, bukan berarti vaksin tidak berfungsi dengan baik. 

Baca juga: Sakit Flu Tak Kunjung Sembuh, Perlukah ke Dokter Spesialis?

Bahkan, jika kamu terkena flu, bukan berarti vaksin influenza tidak akan efektif juga di masa mendatang. Jadi, mendapatkan vaksin influenza tetap penting, sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh, terlebih selama pandemi. Di mana vaksin influenza diyakini bisa menurunkan risiko gejala infeksi virus corona yang parah. 

Jika kamu memiliki pertanyaan seputar vaksin influenza, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter yang terpercaya. Kalau dalam setahun belakangan kamu belum mendapatkan vaksin influenza dan ingin mendapatkannya, kamu juga bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit, untuk meminta vaksin. 

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Misconceptions about Seasonal Flu and Flu Vaccines.
Very Well Health. Diakses pada 2020. Why You May Still Get Sick After a Flu Shot.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. 10 Flu Myths.