Takut Terserang Batu Empedu? Begini Tips Mencegahnya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
batu empedu, batu empedu disebabkan oleh, kolesterol tinggi

Halodoc, Jakarta - Batu empedu merupakan penyakit yang jarang menyerang manusia. Namun, tetap saja kita tidak boleh menyepelekannya dan kehilangan waspada akan penyakit yang cukup berbahaya ini. Perlu kamu ketahui, batu empedu biasanya disebabkan oleh tingginya kandungan kolesterol dalam tubuh yang memicu pengendapan dalam kantung maupun saluran empedu dan pada akhirnya mengkristal menjadi batu.

Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras juga menjadi faktor yang mempertinggi risiko kamu mengalami batu empedu. Jadi, sebaiknya jangan berlebihan dalam mengonsumsi alkohol. Umumnya, rekomendasi yang disarankan adalah tidak lebih dari 2 unit alkohol per hari. Dua unit alkohol ini jika dikalkulasikan sama dengan kurang lebih 1,5 kaleng bir atau 1,5 gelas anggur (wine).

Perlu juga kamu ingat bahwa setiap minuman keras memiliki kadar alkohol yang berbeda. Oleh karena itu, jumlahnya pun harus disesuaikan supaya tidak melebihi batas maksimal per hari. Selain itu, lakukan beberapa tips berikut untuk mencegah batu empedu.

  1. Banyak Minum Air Putih

Jaga asupan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup banyak, yaitu setidaknya delapan gelas per hari. Walaupun terlihat sepele, sebenarnya banyak sekali manfaat yang ditawarkan dengan banyak mengonsumsi air putih setiap hari. Salah satunya yaitu dengan mencegah penyakit batu empedu.

Air putih dapat melakukan detoksifikasi alami di dalam tubuh, kemudian dibuang melalui urine dan juga keringat. Selain itu, lemak yang juga merupakan salah satu pemicu batu empedu akan lebih bisa dioptimalkan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui tentang Batu Empedu

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Biasakan diri kamu untuk selalu mengonsumsi makanan sehat seperti timun, wortel, dan buah bit. Ketiga buah tersebut dapat dijadikan jus sehat yang dapat mencegah munculnya gangguan batu empedu. Jus ketimun, wortel, dan buah bit kaya akan antioksidan, vitamin, dan bahkan mineral yang dapat membuat kadar kolesterol pemicu batu empedu turun dengan signifikan.

Jus ini juga akan sangat baik apabila dikonsumsi sekali sehari. Selain jus, makanan yang kaya akan vitamin C, seperti buah-buahan, juga diyakini mampu membuat risiko terkena batu empedu menjadi jauh lebih kecil.

  1. Kurangi Makanan Berlemak

Sebagai langkah untuk mencegah penyakit batu empedu, kamu harus memperhatikan apa saja yang kamu konsumsi sehari-hari. Makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, seperti makanan berlemak, makanan bersantan, atau bahkan gorengan sebaiknya mulai kamu batasi jumlah konsumsinya. Dengan begitu, risiko terkena batu empedu pun dapat ditekan secara signifikan.

Baca juga: 5 Gejala Batu Empedu

  1. Kendalikan Berat Badan

Berat badan berlebih atau obesitas adalah salah satu faktor risiko yang bisa menyebabkan komplikasi batu empedu. Maka itu, menjaga berat badan yang sehat sangatlah penting. Walaupun perlu mengendalikan berat badan, sebaiknya hindari diet ketat yang menuntut kamu untuk mengonsumsi makanan rendah kalori. Penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat juga dapat mempertinggi risiko terbentuknya batu empedu.

  1. Rutin Olahraga

Olahraga secara teratur akan membantu kamu mempertahankan maupun menurunkan berat badan. Olahraga juga bisa membantu kamu dalam menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi. Karenanya, olahraga dapat membantu kamu mencegah batu empedu. Sebaiknya lakukan olahraga setidaknya 30 menit per hari atau 150 menit perminggu.

Baca juga: Ini Bedanya Batu Empedu dan Batu Ginjal

Itulah cara yang dapat kamu lakukan untuk mencegah terjadinya batu empedu. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Namun, jika kamu terlanjur mengalami batu empedu, disarankan untuk segera mengkomunikasikannya dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.