Tanpa Obat, Ini Cara Mengatasi Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Tanpa Obat, Ini Cara Mengatasi Radang Tenggorokan

Halodoc, Jakarta - Meski bukan penyakit serius, radang tenggorokan bisa menjadi sangat mengganggu. Sebab, makan dan minum apapun jadi akan terasa serba salah. Tidak hanya nyeri saat menelan, radang tenggorokan juga kerap disertai dengan demam ringan yang bisa membuat aktivitas terganggu. Nah, adakah cara mengatasi radang tenggorokan yang alami, tanpa harus minum obat?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa peradangan pada tenggorokan ini dalam medis disebut tonsilofaringitis. Disebut begitu lantaran radang tenggorokan sering disertai juga dengan peradangan pada tonsil atau amandel. Penyebab umum dari radang tenggorokan adalah virus, meski pada beberapa kasus dapat juga disebabkan oleh bakteri, seperti Streptococcus beta hemolyticus, Streptococcus viridans, dan Streptococcus pyogenes.

Radang tenggorokan juga dapat disebabkan oleh jamur. Oleh karena itu, gejala radang tenggorokan juga menjadi sangat bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi kuman tertentu dapat disertai keluhan batuk, pilek, dan demam.

Baca juga: Mudah Menular, Ini 5 Penyebab Radang Tenggorokan

Beberapa Cara Alami untuk Mengatasinya

Selain mengonsumsi obat-obatan, radang tenggorokan ternyata juga bisa diatasi dengan cara dan bahan alami berikut:

1. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat

Obat alami terbaik untuk mengatasi radang tenggorokan adalah memperbanyak minum air putih dan istirahat. Jika merasa malas minum air putih, kamu bisa coba tambahkan sedikit perasan lemon ke dalam segelas air hangat. Lemon dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga mempercepat penyembuhan penyakit.

Radang tenggorokan juga kerap disertai dengan gejala pilek. Mengonsumsi minuman hangat pun dapat membantu melegakan hidung dari sumbatan, sehingga kamu bisa bernapas lebih lega.

2. Kumur Air Garam

Berkumur dengan menggunakan air garam merupakan salah satu cara untuk meredakan rasa sakit saat menelan akibat radang tenggorokan. Air garam dapat membantu melapisi dan melembapkan selaput tenggorokan, sehingga nyeri saat menelan pun bisa berkurang.

Lebih lanjut, garam dapat berfungsi sebagai penarik air dan pereda gejala. Garam dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan pita suara. Kamu bisa mencoba untuk berkumur air garam 2-3 kali sehari hingga gejala radang tenggorokan berkurang.

Baca juga: Sedang Alami Radang Tenggorokan? Hindari 5 Makanan Ini

3. Mengonsumsi Madu

Si manis yang sering dijadikan pengganti gula ini ternyata bisa membantu mengatasi radang tenggorokan, lho. Hal ini lantaran madu memiliki efek antibakteri dan antivirus. Menurut studi yang dipublikasikan di Archives of Medical Research pada 2014, madu manuka terbukti dapat menghambat replikasi virus influenza dan mempercepat penyembuhan infeksi flu.

Mengonsumsi madu, baik secara langsung atau dicampurkan dalam minuman seperti air putih atau teh, terbukti efektif mengurangi produksi lendir dan mengurangi gejala batuk pada anak-anak. Perlu diperhatikan bahwa sebaiknya pilihlah madu alami yang tidak mengandung tambahan zat lain.

4. Mandi Air Hangat

Mandi dengan air hangat juga bisa membantu meredakan radang tenggorokan. Uap dari air hangat tersebut dapat membantu melembabkan pita suara. Agar tubuh lebih relaks, kamu juga bisa menambahkan minyak esensial atau aromaterapi.

Selain itu, kamu dapat menggunakan humidifier atau alat untuk melembapkan udara di rumah. Karena ketika tidur di malam hari, tenggorokan cenderung lebih kering karena produksi air liur berkurang, sehingga peradangan akan bertambah parah.

Baca juga: Sakit Saat menelan, Ini Cara Mencegah Radang Kerongkongan

Itulah sedikit penjelasan tentang cara alami mengatasi radang tenggorokan. Namun, perlu diperhatikan juga penyebab dari radang tenggorokan yang terjadi. Jika telah melakukan cara-cara tadi radang tak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter di rumah sakit pilihan kamu. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Tunggu apa lagi? Yuk download aplikasinya sekarang!