Tekanan Darah Rendah atau Tinggi, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Tekanan Darah Rendah atau Tinggi, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Halodoc, Jakarta - Pada tubuh seseorang, tekanan darah sangat penting untuk memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Seseorang yang memiliki tekanan darah normal, fungsi jantungnya dapat maksimal. Namun, jika tekanan darah rendah atau tinggi, jantung akan mengalami masalah.

Mengontrol tekanan darah sangat penting untuk dilakukan. Jika kamu mengalami tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah, mungkin saja gangguan yang lebih serius terjadi. Dari keduanya, sebenarnya manakah yang lebih berbahaya? Tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah? Berikut pembahasannya!

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Tekanan Darah Rendah & Cara Mengatasinya

Lebih Berbahaya Mana, Tekanan Darah Rendah atau Tinggi

Seseorang mungkin saja mengalami salah satu gangguan terhadap tekanan darah, yaitu tekanan darah rendah atau tekanan darah tinggi. Kedua hal ini dapat menyebabkan gangguan yang lebih parah dengan caranya sendiri. Maka dari itu, keduanya dapat menyebabkan bahaya pada pengidapnya.

Tekanan darah tinggi, atau disebut juga dengan hipertensi, adalah kondisi ketika terlalu banyak darah yang dipompa di arteri. Gangguan ini dapat menyebabkan penyakit yang fatal, seperti jantung dan stroke. Seseorang mungkin tidak menyadari mengidap gangguan ini karena jarang menimbulkan gejala.

Sedangkan, tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika darah tidak sepenuhnya mengalir ke otak, arteri, dan organ tubuh kamu. Gangguan ini umumnya tidak menyebabkan gejala yang berbahaya, kecuali tekanan darah turun secara tiba-tiba. Hal tersebut menyebabkan otak kekurangan pasokan darah yang membuat pusing.

Dari keduanya, manakah yang lebih berbahaya ketika terjadi? Ternyata, tekanan darah tinggi dan rendah dapat menyebabkan gangguan yang serius. Ketika seseorang mengalami tekanan darah rendah, masalah jangka pendek akan terjadi. Sedangkan ketika seseorang mengalami tekanan darah tinggi, semakin lama kondisi ini terjadi, semakin berisiko juga seseorang mengalami masalah kesehatan yang lebih serius.

Baca juga: Darah Tinggi vs Darah Rendah Bahaya mana

Tekanan darah rendah terbilang membahayakan apabila menimbulkan gejala seperti pusing, pingsan, dehidrasi, atau napas pendek. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera, terutama ketika kamu pusing atau pingsan. Jika gejala ini terus timbul, kamu harus mengatasi penyebab yang mendasarinya.

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah rendah, seperti mengeluarkan banyak cairan dari tubuh. Gangguan ini umumnya lebih membutuhkan pertolongan dini dibandingkan tekanan darah tinggi. Pasalnya, hipotensi dapat membunuh orang lebih cepat.

Tekanan darah tinggi adalah gangguan yang dapat berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun. Pada gangguan awal mungkin tidak terlihat bahayanya. Jika dibiarkan, kamu mungkin berisiko mengalami serangan jantung atau stroke. Gangguan ini dianggap berbahaya karena orang tidak sadar mengalami hingga mendapatkan perawatan medis.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan ini, dokter dari Halodoc dapat membantu kamu. Fitur Talk to a doctor dapat kamu maksimalkan untuk mengenali gangguan yang terjadi pada kamu. Kamu hanya cukup download aplikasi Halodoc yang ke smartphone kamu untuk kemudahan berdiskusi dengan ahli medis.

Baca juga: 6 Hal yang Menyebabkan Angka Tensi Darah Rendah

Dokter dapat mendeteksi apabila kamu mengalami tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah setelah beberapa kali pemeriksaan. Kamu harus melakukan kunjungan dokter secara teratur agar diagnosis dari gangguan ini dapat terlihat jelas. Hal tersebut agar kamu dapat melakukan pencegahan dini.

Untuk mencegah gangguan ini, kamu dapat melakukan diet khusus supaya tekanan darah tetap normal. Selain itu, berolahraga juga sangat penting untuk dilakukan supaya tubuh tetap bugar. Jika gangguan ini terus berlanjut, ada baiknya untuk berdiskusi dengan dokter kamu secara rutin.

Referensi:
MI Blues Perspective (Diakses pada 2019): Hypertension vs Hypotension
Cheatsheet.com (Diakses pada 2019): Which is More Dangerous, High Blood Pressure or Low Blood Pressure?