• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 8 Penyebab Tekanan Darah Rendah & Cara Mengatasinya

Ketahui 8 Penyebab Tekanan Darah Rendah & Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu mengalami mata yang berkunang-kunang, pusing tujuh keliling lalu jatuh pingsan akibat berdiri terlalu lama? Sebagian orang bilang hal itu disebabkan karena belum sarapan pagi atau tidak makan seharian.

Sebenarnya, tidak salah karena tidak makan seharian bisa menimbulkan gejala yang mengarah pada tekanan darah rendah atau hipotensi. Hipotensi terjadi ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah daripada tekanan darah normal.

Ketika darah mengalir lewat arteri, otomatis dinding arteri akan menerima tekanan. Tekanan ini yang menjadi ukuran kekuatan aliran darah atau yang sering kita sebut dengan tekanan darah.

Terdapat dua ukuran yang digunakan untuk mengukur tekanan darah, yakni tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Dilansir dalam laman WebMD, tekanan darah normal memiliki ukuran berkisar antara <120 dan <80. Sedangkan hipotensi mempunyai tekanan darah di bawah 90/60.

Baca Juga : Ketahui 4 Ciri Tekanan Darah Rendah

Berbagai Penyebab Tekanan Darah Rendah

Melansir dari Mayo Clinic, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab tekanan darah rendah, yaitu:

  • Kehamilan. Selama hamil, sistem peredaran darah meluas dengan cepat, sehingga tekanan darah cenderung turun. Jangan khawatir, hal ini wajar terjadi dan biasanya akan kembali normal setelah ibu melahirkan.

  • Masalah jantung. Beberapa kondisi jantung yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah termasuk denyut jantung yang sangat rendah (bradikardia), masalah katup jantung, serangan jantung dan gagal jantung.

  • Masalah endokrin. Kondisi tiroid seperti penyakit paratiroid, penyakit Addison, gula darah rendah (hipoglikemia) atau diabetes dapat memicu tekanan darah rendah.

  • Dehidrasi. Ketika tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang dibutuhkan, kondisi ini dapat menyebabkan kelemahan, pusing, dan kelelahan. Demam, muntah, diare berat, konsumsi obat diuretik dan olahraga berat adalah sejumlah faktor penyebab dehidrasi.

  • Kehilangan darah. Kehilangan banyak darah akibat cedera besar atau pendarahan internal dapat mengurangi jumlah darah dalam tubuh, sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah yang parah.

  • Infeksi berat (septikemia). Septikemia terjadi ketika infeksi dalam tubuh telah memasuki aliran darah. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang mengancam jiwa (syok septik).

  • Anafilaksis. Anafilaksis adalah reaksi alergi parah dan berpotensi mengancam jiwa. Ini bisa disebabkan karena alergi makanan, obat-obatan tertentu, racun serangga, dan lateks. Anafilaksis dapat menyebabkan masalah pernapasan, gatal-gatal, gatal, tenggorokan bengkak dan penurunan tekanan darah ekstrem.

  • Kekurangan nutrisi dalam diet. Kekurangan vitamin B-12 dan folat dapat mencegah tubuh memproduksi cukup sel darah merah (anemia), sehingga menyebabkan tekanan darah rendah.

Baca Juga : Tekanan Darah Rendah atau Tinggi, Manakah yang Lebih Berbahaya?

Kalau kamu mengalami tekanan darah rendah yang tak kunjung membaik setelah diobati, sebaiknya periksakan ke dokter untuk diidentifikasi lebih lanjut. Sebelum mengunjungi rumah sakit, kini kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc.

Bagaimana Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah?

Mengonsumsi makanan yang memiliki banyak kandungan garam menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi darah rendah karena odium bisa menaikkan tekanan darah.

Jika kamu yang berusia lanjut, diskusikan dulu dengan dokter Halodoc sebelum memberikan tambahan garam di dalam diet sehari-hari. Kamu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Dilansir dari Mayo Clinic, beberapa cara lain yang bisa dicoba untuk mengatasi tekanan darah rendah, yaitu:

  • Ubah posisi dengan perlahan atau sebisa mungkin untuk tidak berdiri terlalu lama;

  • Banyak minum air putih untuk meningkatkan volume darah dan mencegah dehidrasi;

  • Tidur dengan menumpuk 2-3 bantal agar ketika bangun dan berdiri tidak mengalami penurunan tekanan darah secara drastis;

  • Kurangi minuman beralkohol;

  • Meminum secangkir kopi di pagi hari juga bisa membantu.

Baca Juga : Tekanan Darah Rendah? Coba 7 Makanan Ini

Itulah sejumlah hal yang bisa membantu mengatasi tekanan darah rendah yang kamu alami. Jangan lupa untuk konsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Referensi :
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Low blood pressure (hypotension).
American Heart Association. Diakses pada 2019. Low Blood Pressure - When Blood Pressure Is Too Low.
WebMD. Diakses pada 2019. Understanding Low Blood Pressure -- the Basics.