• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Memompa ASI yang Benar

Tips Memompa ASI yang Benar

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Ibu, memberikan ASI eksklusif kepada bayi adalah hal yang disarankan. Namun, ketika kondisi tidak memungkinkan bagi ibu untuk menyusui secara langsung, memompa ASI bisa menjadi alternatif. Sama seperti menyusui, keterampilan memompa ASI juga harus ibu ketahui dan dilatih agar ASI mudah keluar sehingga kebutuhan ASI bayi terpenuhi. 

Aktivitas memompa ASI mungkin menjadi kewajiban untuk dilakukan, bukan sebagai sesuatu yang ingin ibu lakukan. Oleh karena itu, berikut ini adalah tips memompa ASi yang benar dan kiat agar ASI berlimpah. 

Baca juga: Mau tahu Istimewanya ASI? Ini Manfaatnya Bagi Bayi dan Ibu

Tips Memompa ASI

Faktanya, memompa ASI yang baik dan benar bisa dipelajari dan dilatih supaya ASI bisa keluar dengan optimal. Ada dua cara memompa ASI, yaitu menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu pompa. Pompa ASI ada dua jenis, yaitu pompa manual dan elektrik. Nah, berikut ini cara memompa ASI dengan menggunakan pijatan tangan:

  • Sebelum mulai memerah, cuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun hingga bersih;
  • Letakkan tangan di payudara, dengan posisi jempol di bagian atas payudara dan 4 jari lainnya berada di bagian bawah payudara membentuk huruf C;
  • Pijat payudara dengan lembut, dengan arah usapan ke puting. Lakukan terus berulang-ulang sampai ASI keluar;
  • Jika ASI sudah tidak keluar, gerakkan jari-jari ibu memutar di sekitar payudara untuk mencoba di bagian payudara yang berbeda.

Baca juga: Inilah Cara Aman Menyimpan ASI

Sementara untuk memompa ASI dengan alat pompa adalah:

  • Sebelum mulai memompa, cuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun hingga bersih;

  • Kompres payudara dengan handuk hangat sambil dipijat secara melingkar dari bagian luar payudara ke bagian dalam, tapi jangan sampai kena puting;

  • Pasang bagian corong pada payudara, lalu tekan pegangannya jika ibu menggunakan alat pompa manual. Sementara jika menggunakan alat pompa elektrik, ibu tinggal menghidupkan mesinnya saja. Pastikan untuk memilih alat pompa yang memiliki tekanan yang nyaman;

  • Berhenti memompa payudara jika sudah terasa kosong. Hindari memeras payudara lebih dari 20 menit.

  • Saat payudara terasa sakit di bagian puting, sebaiknya hentikan memompa ASI.

Jika ibu mengalami masalah terkait memompa ASI, jangan ragu untuk chat dahulu dokter di Halodoc. Dokter di Halodoc memberikan saran yang penting agar proses menyusui dan memompa ASi berjalan lancar sehingga kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi.

Baca juga: Makanan Wajib Agar ASI Berlimpah

Kapan Ibu Harus Memompa ASI?

Ibu menyusui disarankan untuk menyusui sebanyak mungkin. Sebab Iii adalah cara terbaik untuk memberi makan bayi. Nah, waktu yang disarankan untuk memompa ASI, yaitu:

  • Pagi hari, karena kebanyakan ibu akan memiliki pasokan ASI paling banyak di pagi hari;
  • Pompa di antara waktu menyusui, seperti 30-60 menit setelah menyusui atau setidaknya satu jam sebelum menyusui. Dengan begini, pasokan ASI bayi akan kembali tersedia untuk waktu menyusui selanjutnya.

Jika ibu hanya memompa ASI dan tidak menyusui secara langsung, waktu yang tepat untuk memompa yaitu:

  • Rencanakan untuk memompa 8-10 kali dalam periode 24 jam. Produksi susu penuh biasanya 25-35 ons. (750-1.035 mL) per 24 jam;

  • Setelah ibu mencapai produksi susu secara penuh, pertahankan jadwal ini.

Itulah beberapa hal yang perlu ibu ketahui tentang memompa ASI. Apabila masih ada yang ingin ditanyakan, ibu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc.

 
Referensi:
Ameda. Diakses pada 2020. Breast Pumping Guide: When and How Long to Pump
What to Expect. Diakses pada 2020. Pumping Breast Milk: Basics and Tips for Success
Web MD. Diakses pada 2020. Breast-Milk Pumping Tips for New Moms
Very Wll Family. Diakses pada 2020. Tips to Make Breast Pumping Easier