31 October 2018

Trombosit dalam Darah Tinggi Bisa Menjadi Penyakit

trombosit dalam darah tinggi bisa menjadi penyakit

Halodoc, Jakarta – Trombosit adalah sel darah yang berfungsi membantu proses pembekuan darah sehingga trombosit memiliki peran yang penting dalam tubuh. Trombosit diperlukan dalam tubuh, tapi jika kamu memiliki trombosit yang tinggi dalam tubuh bisa membahayakan kesehatan kamu. Trombosit yang terlalu tinggi bisa membuat kerusakan pada sel darah dalam tubuh kamu. Tidak hanya itu saja, trombosit yang tinggi dalam tubuh bisa menyebabkan gumpalan darah pada tubuh. Tentu adanya gumpalan darah dalam tubuh bisa membahayakan kesehatan.

Normalnya, dalam tubuh seseorang mengandung 150.000-450.000 trombosit per mikroliter darah. Jika per mikroliter darah mengandung di atas 450.000, angka itu sudah cukup tinggi. Sebaiknya lakukan pengecekan darah secara rutin, agar terhindar dari kondisi trombositosis. Biasanya, pengidap trombositosis mengalami beberapa gejala seperti sakit kepala, dada terasa nyeri, gangguan penglihatan untuk sementara, tubuh yang menjadi lemas, kesemutan di beberapa bagian tubuh khususnya lengan dan tungkai, muncul memar pada kulit serta perdarahan yang keluar dari hidung, mulut, gusi, dan saluran pencernaan.

Penyebab Trombositosis

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan kandungan trombosit dalam tubuh menjadi tinggi. Berikut adalah penyebab kondisi trombositosis:

1. Kehilangan Darah

Ketika seseorang mengalami luka dan kehilangan banyak darah, sumsum tulang merespon dengan cara memberikan lebih banyak darah dan juga sel trombosit dalam tubuh kamu.

2. Penyakit Kanker

Beberapa jenis penyakit kanker dapat membuat kandungan trombosit dalam tubuh kamu menjadi tinggi.

3. Infeksi

Ketika tubuh mengalami infeksi, trombosit dalam tubuh bisa menjadi tinggi. Hal ini disebabkan karena sitokin yang diproduksi tubuh sebagai pertahanan untuk melindungi tubuh dari infeksi.

4. Mengonsumsi Obat Tertentu

Mengonsumsi jenis obat tertentu dapat memengaruhi jumlah trombosit dalam tubuh. Namun biasanya, kenaikan trombosit yang disebabkan karena mengonsumsi obat hanya bersifat sementara. Ketika kamu berhenti mengonsumsi obat tersebut, trombosit bisa kembali normal.

Komplikasi Trombositosis

Jika tidak segera ditangani, trombositosis dapat menyebabkan penyakit pada tubuh. Berikut ini penyakit yang dapat disebabkan karena tingginya kandungan trombosit dalam darah kamu:

1. Stroke

Penyakit stroke adalah penyakit yang terjadi akibat adanya penyumbatan aliran darah dalam tubuh. Tingginya trombosit dalam darah dapat membuat gumpalan darah dan mengakibatkan aliran darah menuju otak tidak lancar dan menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh saraf-saraf pada otak tidak berfungsi secara maksimal.

2. Perdarahan

Peningkatan jumlah trombosit dapat meningkatkan pembekuan dalam darah. Namun, tingginya jumlah trombosit dalam tubuh kamu juga akan menyebabkan perdarahan. Perdarahan bisa terjadi pada saluran cerna maupun pada kulit. Tingginya kandungan trombosit dalam jumlah yang tidak normal, hal ini justru mengganggu fungsi dari trombosit.

3. Serangan Jantung

Serangan jantung adalah penyakit yang disebabkan adanya penggumpalan darah dalam tubuh. Hal ini membuat pasokan darah menuju jantung menjadi terhambat. Gangguan aliran darah menuju jantung bisa merusak otot jantung dan berakibat fatal bagi kesehatan.

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kandungan trombosit dalam tubuh kamu stabil. Menerapkan pola makan sehat, menjaga berat badan tubuh, berhenti merokok, dan rutin melakukan olahraga dapat menjaga kandungan trombosit dalam tubuh. Sebaiknya, kamu rajin melakukan cek darah untuk menghindari kelebihan trombosit dalam tubuh. Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter mengenai kesehatan kamu. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: