Vertigo Kambuh, Haruskah Membatalkan Puasa?

Vertigo Kambuh, Haruskah Membatalkan Puasa?

Halodoc, Jakarta – Vertigo mengacu pada rasa pusing berputar. Ini adalah gejala dari berbagai kondisi. Itu bisa terjadi ketika ada masalah dengan telinga bagian dalam, otak, atau jalur saraf sensorik. Vertigo dapat terjadi pada usia berapa pun, namun itu umum terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas.

Vertigo bisa bersifat sementara atau jangka panjang. Vertigo persisten telah dikaitkan dengan masalah kesehatan mental. Masalah kejiwaan dapat menyebabkan pusing atau vertigo dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari, yang berpotensi mengarah pada depresi atau kecemasan.

Baca juga: 4 Masalah Kesehatan Umum saat Puasa

Ketika vertigo menyerang saat kamu sedang berpuasa, apakah itu artinya kamu harus batal puasa? Ini semua tergantung seberapa intens serangan vertigo yang kamu dapatkan. Ambil langkah-langkah berikut untuk mengurangi gejalanya:

  • Tempatkan bantal di tempat tidur.

  • Duduk di tempat tidur di depan bantal, dan putar kepala 45 derajat ke sisi yang sakit.

  • Pertahankan posisi kepala seperti di atas, lalu berbaring telentang dengan kepala di atas bantal, dan selipkan di belakang tengkuk, sehingga kepala sedikit dimiringkan ke belakang.

  • Tahan posisi ini selama 30 detik.

  • Putar kepala ke sisi yang berlawanan sebesar 90 derajat, dan tahan posisi ini selama 30 detik.

  • Pertahankan posisi kepala tetap relatif terhadap tubuh seperti di atas, dengan perlahan balikkan posisi kepala berputar, dan tahan posisi ini selama 30 detik.

  • Letakkan dagu di dada, dan perlahan duduk.

  • Ayunkan kaki di atas tepi tempat tidur dan tahan posisi ini selama beberapa menit, sedangkan telinga bagian dalam melakukan penyesuaian.

Baca juga: Penyebab Vertigo yang Perlu Diketahui

Kalau tips ini berhasil, sensasi vertigo akan mulai pulih ketika kamu berdiri lagi. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan seseorang di rumah untuk membantu mengatasi vertigo dan membatasi dampaknya pada kehidupan sehari-hari perubahan gaya hidup adalah salah satunya.

Ini dimulai dengan kebiasaan dan perilaku, misalnya duduklah segera setelah kamu merasa pusing. Jika tahu gerakan biasanya membuat kamu merasakan gejala, lakukan perlahan. Gunakan pencahayaan yang baik saat bangun di malam hari. Jika vertigo memengaruhi kemampuan berjalan atau merasa seimbang, gunakan tongkat untuk membantu mencegah jatuh dan cedera serius.

Ada juga solusi herbal yang membantu memperbaiki gejala. Ini termasuk:

  • Cabai rawit

  • Kunyit

  • Ginkgo Biloba

  • Akar jahe

Mengelola diet untuk membantu mengatur keseimbangan cairan juga diperlukan. Ini termasuk menghindari makanan dan minuman yang memiliki kadar gula atau garam tinggi. Makanan dengan gula kompleks yang ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian adalah pilihan yang lebih baik daripada makanan dengan konsentrasi tinggi gula sederhana.

Baca juga: 4 Kebiasaan yang Dapat Menjadi Faktor Penyebab Vertigo

Asupan natrium juga mempengaruhi kadar cairan tubuh dan regulasinya di dalam tubuh. Kafein adalah stimulan yang bisa membuat tinitus lebih keras. Sifat diuretiknya juga menyebabkan kehilangan cairan tubuh yang berlebihan.

Menghindari pemicu migrain termasuk makanan yang mengandung asam amino tyramine. Contoh makanan tersebut, termasuk anggur merah, hati ayam, daging asap, yogurt, cokelat, pisang, buah jeruk, ara, dan keju matang.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai vertigo dan bagaimana menjalankan puasa yang aman dan sehat saat sedang mengalami vertigo, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.