• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waktu yang Tepat untuk Donor Darah di Bulan Ramadan

Waktu yang Tepat untuk Donor Darah di Bulan Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waktu yang Tepat untuk Donor Darah di Bulan Ramadan

Halodoc, Jakarta - Puasa tak seharusnya menjadi penghambat untuk melakukan aktivitas baik seperti donor darah. Kamu hanya perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukannya di bulan Ramadan. Jadi, efek samping yang muncul bisa kamu antisipasi dengan mudah dan tidak berdampak terlalu signifikan pada tubuh. 

Rustam Effendi selaku ketua Palang Merah Indonesia DKI Jakarta mengatakan, donor darah tetap bisa dilakukan meski sedang puasa di bulan Ramadan. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diketahui ketika hendak donor darah saat puasa.

Baca juga: Sebelum Donor Darah, Konsumsi 3 Makanan Ini Dulu

Donor Darah Setelah Berbuka Puasa

Memang, donor darah memberikan dampak yang mungkin akan cukup berat bagi beberapa orang, seperti sakit kepala dan penurunan tekanan darah. Ini artinya, kamu perlu tahu kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk donor darah di bulan puasa. 

Ternyata, pihak PMI telah berdiskusi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait hal ini. Hasilnya, donor darah tetap bisa dilakukan setelah kamu berbuka puasa guna mengurangi dampak yang mungkin terjadi. Bagi sebagian orang, dampak donor darah mungkin bisa dikatakan berat. Inilah mengapa tidak semua orang boleh donor darah. Ada syarat yang perlu dipenuhi, seperti: 

  • Telah berusia 17–70 tahun.
  • Memiliki berat badan minimal 45 kilogram.
  • Tekanan darah normal.
  • Memiliki kadar hemoglobin sekitar 12,5-17 g/dL atau tidak lebih dari 20 g/dL.
  • Jika sebelumnya telah melakukan donor darah, setidaknya telah berjarak 12 minggu atau 3 bulan untuk donor kembali.
  • Berada dalam kondisi sehat.
  • Bersedia mendonorkan darah secara sukarela.

Baca juga: Inilah Manfaat dan Efek Samping Donor Darah

Lalu, apa saja kondisi yang membuat seseorang tidak bisa atau tidak boleh donor darah? Berikut ini beberapa di antaranya: 

  • Mengidap masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, gangguan pada fungsi ginjal, dan masalah paru-paru.
  • Mengidap hipertensi atau justru tekanan darah rendah.
  • Mengidap epilepsi.
  • Mengidap penyakit yang menular atau berisiko tinggi terserang penyakit menular, seperti sifilis, hepatitis B dan C, malaria, atau HIV/AIDS.
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan atau sedang menjalani pengobatan tertentu.
  • Memiliki riwayat gangguan perdarahan, seperti hemofilia.
  • Adanya riwayat penggunaan obat terlarang dalam bentuk suntik.
  • Kecanduan minuman beralkohol.

Berbagai Manfaat Donor Darah

Tak hanya sekadar memberikan darah, donor ternyata memiliki banyak manfaat, yaitu:

1. Menyelamatkan Nyawa Orang Lain

Darah yang kamu donorkan akan sangat membantu untuk keselamatan nyawa orang lain. Mereka yang merupakan korban kecelakaan, kelainan darah, pengidap kanker, hingga bayi yang memiliki keadaan medis tertentu butuh tambahan darah, dan darah yang kamu berikan akan sangat berarti.

2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Melancarkan Aliran Darah

Donor darah juga membantu melancarkan aliran darah sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah arteri. Bahkan, rutin mendonorkan darah bisa membantu menurunkan risiko serangan jantung hingga 88 persen dan membuat tubuh terhindar dari stroke maupun kanker.

Baca juga: 5 Alasan Donor Darah Harus Dilakukan Rutin

3. Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah

Selain itu, rutin donor darah juga membantu meningkatkan produksi sel darah merah, lho. Bukan tanpa alasan, saat kamu melakukan donor, sel darah merah akan berkurang. Tubuh pun akan segera membuat sel darah merah yang baru untuk mengganti sel yang hilang.

Jadi, jangan sampai ragu untuk donor darah, ya! Kamu bisa bertanya dulu pada dokter melalui aplikasi Halodoc apakah boleh atau tidak menyumbangkan darah. Jika memang diperlukan, kamu bisa melakukan serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu di rumah sakit terdekat. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. The Benefits of Donating Blood.
Palang Merah Indonesia. Diakses pada 2021. Syarat Untuk Menjadi Donor Darah.
Wartakota. Diakses pada 2021. Ketua PMI DKI Jakarta Ungkap Waktu yang Tepat Donor Darah di Bulan Ramadan.