Waspada, Ini 4 Tanda Anak Mengidap Sleep Apnea

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
tanda sleep apnea pada anak, anak pengidap sleep apnea, sering buang air kecil

Halodoc, Jakarta - Apakah Si Kecil pernah merasakan gangguan tidur sleep apnea? Kondisi ini merupakan gangguan serius pada pernapasan yang terjadi saat tidur. Hal ini terjadi dikarenakan terhambatnya saluran udara yang diakibatkan oleh mengendur dan menyempitnya dinding tenggorokan.

Dalam keadaan normal, kondisi seperti ini tidak mengganggu pernapasan. Namun, pada pengidap sleep apnea, otot akan menjadi terlalu lemas, sehingga menyebabkan penyempitan atau hambatan pada saluran udara yang akan mengakibatkan terganggunya pernapasan. Akibatnya, organ tubuh terutama otak, tidak mendapatkan oksigen yang cukup, serta kualitas tidur menjadi buruk. Kondisi ini menyebabkan pengidap sleep apnea merasa lelah keesokan harinya.

Gangguan pernapasan terjadi 5-14 kali dalam waktu satu jam dalam tingkat yang ringan. Dalam tingkat sedang, hal tersebut terjadi 15-30 kali dalam satu jam. Sedangkan dalam kasus yang parah, gangguan pernapasan bisa terjadi lebih dari 30 kali dalam satu jam. Namun, kondisi ini bisa dikendalikan apabila diketahui sejak dini. Berikut ini merupakan tanda-tanda jika Si Kecil mengalami sleep apnea, antara lain:

  1. Sering Terbangun pada Malam Hari untuk Buang Air Kecil

Jika Si Kecil sering terbangun saat tidur untuk buang air kecil pada tengah malam, kondisi ini bisa jadi salah satu tanda dari sleep apnea. Gangguan tidur ini terjadi akibat dari terhambatnya produksi hormon antidiuretik (ADH). Hormon tersebut yang berfungsi untuk mencegah Si Kecil buang air kecil di malam hari.

  1. Menggeretakkan Gigi saat Sedang Tidur

Menggeretakkan gigi mempunyai istilah medis yaitu bruxism. Kondisi ini juga bisa menjadi pertanda Si Kecil mengidap sleep apnea. Jika kebiasaan ini terjadi dan masih dalam tahap ringan, memang tidak memerlukan perawatan atau pengobatan lebih lanjut. Namun dalam beberapa kasus, kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan kelainan dagu, merusak gigi, dan sakit kepala.

  1. Mendengkur Kencang

Mendengkur menjadi tanda utama kondisi sleep apnea. Pada saat tidur, saluran pernapasan berada dalam keadaan relaks, menyempit, dan lemas. Akibatnya, walaupun ada gerakan napas, sirkulasi udara jadi terhambat. Kondisi ini membuat jaringan di sekitar jalur pernapasan bergetar, sehingga menghasilkan suara mendengkur yang mengganggu.

  1. Mengeluarkan Banyak Liur Ketika Tidur

Ketika dalam keadaan terjaga, air liur yang dihasilkan oleh kelenjar ludah akan secara otomatis tertelan. Sedangkan dalam keadaan tidur, otot tubuh menjadi lebih relaks, sehingga secara tidak sadar air liur tersebut tidak tertelan dan terkumpul di dalam rongga mulut.

Pengobatan untuk sleep apnea dilakukan berdasarkan kondisi dan tingkat keparahan yang dialami oleh Si Kecil. Untuk gangguan sleep apnea ringan, penanganan yang dianjurkan adalah melakukan pola hidup sehat, seperti:

  1. Ajak Si Kecil olahraga dengan teratur.

  2. Menghindari Si Kecil dari pemakaian obat-obatan yang memicu kondisi sleep apnea, seperti obat tidur.

  3. Hindari tidur telentang. Usahakan untuk tidur dengan posisi miring.

  4. Jika Si Kecil mempunyai berat badan berlebih, usahakan untuk mengurangi berat badan yang berlebihan.

Ibu harus waspada jika Si Kecil memiliki salah satu gejala dari kondisi ini, disarankan untuk segera berdiskusi dengan dokter ahli. Dengan aplikasi Halodoc, ibu  bisa ngobrol langsung mengenai masalah kesehatan Si Kecil melalui Chat atau Voice/Video Call dengan dokter ahli. Selain itu, ibu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung di antar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya segera di Google Play atau App Store!

Baca juga: