• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Munculnya Gejala Kanker pada Anak

Waspadai Munculnya Gejala Kanker pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Tahukah kamu kalau kanker anak punya kemungkinan untuk disembuhkan lebih dari 70 persen bila dideteksi sejak dini? Diagnosis dini menjadi sesuatu yang penting untuk mencegah pertumbuhan tumor membesar demikian juga penyebarannya. 

Jenis kanker yang paling sering terjadi pada anak-anak adalah leukemia, tumor sistem saraf pusat, limfoma, neuroblastoma, sarkoma jaringan lunak, dan nephroblastoma (tumor wilms). Mewaspadai munculnya gejala kanker adalah langkah pencegahan yang paling penting, simaknya keterangannya di sini!

Gejala Kanker yang Perlu Diwaspadai

Pucat, pendarahan, memar yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya, berdarah terus-menerus yang mengalir dari mulut, gusi atau hidung, dan tanda-tanda anemia adalah gejala kanker awal. Selain hal-hal yang diuraikan ini gejala kemunculan kanker lainnya adalah demam yang persisten, penurunan berat badan, infeksi saluran kemih, pneumonia atau penyakit radang usus bahkan sampai TBC dalam keadaan tertentu.

Baca juga: 10 Gejala Kanker pada Anak, Jangan Abaikan!

Sebenarnya kanker anak adalah kondisi yang jarang terjadi. Kecil kemungkinan anak akan terserang kanker. Meski begitu, sebagai orangtua, perlu mewaspadai gejala kanker pada anak-anak. Amati perubahan anak baik kesehatan fisik ataupun perilaku yang mendadak muncul. 

Sebagian besar gejala kanker juga dapat dikaitkan dengan kondisi tumor jinak, diagnosis kanker dapat menjadi proses yang panjang. Oleh karena itu, orangtua harus bekerja sama dengan tim medis untuk memastikan apakah gejala yang anak alami adalah kondisi kanker atau tidak. 

Kalau orangtua butuh informasi medis lebih lengkap mengenai hal ini, coba deh tanyakan di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orangtua bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Pemeriksaan Kanker Anak

Ketika ibu mendapati ada gejala yang tidak wajar pada anak, segera bawa anak ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap mencakup:

  1. Tes darah.
  2. Sinar X.

Darah diuji untuk mengukur kadar alkali fosfatase. Ukuran keberadaan alkali fosfatase dapat mengindikasi pembentukan sel-sel abnormal yang mengacu pada kondisi kesehatan. Meskipun tes ini bukan merupakan indikator kanker tulang yang sepenuhnya dapat diandalkan, tetapi tes positif alkali fosfatase menunjukkan kalau diperlukan tes lebih lanjut.

Jika dokter merasa bahwa pemeriksaan, tes darah, dan sinar-X mengindikasikan kanker tulang, dokter akan merujuk orangtua untuk membawa anak ke ahli onkologi ortopedi. Ahli onkologi akan melakukan biopsi untuk melihat sel-sel di bawah mikroskop dan menganjurkan untuk melakukan CT scan atau MRI. 

Baca juga: Benjolan Jadi Tanda Awal Gejala Kanker?

Sekitar 25 persen kasus kanker tulang telah menyebar pada saat diagnosis dilakukan, sehingga penyebarannya bisa sampai ke paru-paru. Kanker tulang dapat diobati dengan operasi untuk mengangkat tumor yang dikombinasikan dengan kemoterapi. 

Penanganan kanker ini tergantung pada lokasi tumor dan apakah sudah menyebar atau tidak. Umumnya, tingkat kelangsungan hidup untuk anak yang mengidap kanker tulang adalah 70 persen dengan penanganan cepat dan sigap.

Minta kepada dokter untuk menjelaskan setiap langkah pemeriksaan. Selama pemeriksaan ini, orangtua harus memastikan bahwa pemeriksaan dilakukan lengkap mulai dari perut kelenjar adrenal (dekat ginjal), mata untuk melihat adakah tanda-tanda kelelahan tidak biasa. 

Di antara rentang pemeriksaan kesehatan, biasanya selalu ditandai dengan kemunculan gejala, seperti mual, bengkak, penglihatan ganda, mimisan, kantuk berlebihan, lesu, dan kesulitan bernapas, yang perlu diamati dan ditangani secepatnya.

Referensi:

Cancer Councils. Diakses pada 2019. Warning signs of cancer in children.
Ped-onc.org. Diakses pada 2019. Signs of Childhood Cancer.