10 August 2018

Yang Perlu Diketahui tentang Kanker Lidah

kanker lidah

Halodoc, Jakarta - Kanker lidah agaknya enggak “setenar” kanker payudara, usus, atau kanker otak. Meskipun begitu, kondisi medis yang satu ini amat mematikan, lho. Nah, berikut hal-hal yang perlu diketahui mengenai kanker lidah.

Terbagi dua Jenis

Sesuai namanya, pertumbuhan sel-sel abnormal, alias kanker ini tumbuh pada sel-sel lidah. Kata ahli, kanker ini paling sering tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang terdapat di permukaan lidah. Sel ini sendiri merupakan sel berbentuk pipih atau datar. Seperti kulit yang melapisi permukaan hidung, mulut, laring, tiroid, dan tenggorokan. Nah, kanker lidah yang bermula di sel ini sering disebut sebagai kanker sel skuamosa.

Baca juga: Waspadai Kanker Lidah Bisa Menyerang Tanpa Disadari

Jika ditelisik secara dalam, lidah manusia itu terdiri dari dua bagian, yaitu depan (dalam mulut) dan bagian pangkal (terletak di dekat tenggorokan). Yang mesti diketahui, kanker ini bisa terjadi di kedua bagian tersebut.

Kata ahli, kanker lidah yang berkembang di bagian lidah depan disebut sebagai kanker mulut (kanker oral). Sedangkan kanker yang berkembang di lidah bagian pangkal, disebut sebagai kanker orofaring.

Bila berbicara statistik, kanker ini umumnya hanya menyerang 1 dari 8  orang berusia kurang dari 50 tahun. Kata ahli, kanker lidah memang relatif jarang terjadi. Sebab sama halnya kanker pada umumnya, kanker lni lebih sering terjadi pada orang tua.

Awasi Faktor Pemicunya

Meski terbilang jarang terjadi, kamu tak boleh menganggap enteng masalah ini. Sebenarnya, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab dari kanker ini. Namun, ada beberapa hal yang diduga bisa memicu munculnya kanker pada lidah. Berikut penjelasannya:

- Merokok

 

 

Penyebab yang satu ini enggak usah diperdebatkan lagi. Rokok memang sudah dikaitkan dengan berbagai macam masalah kesehatan. Mulai dari kanker, serangan jantung, hipertensi, hingga infertilitas. Menurut ahli, setidaknya 85 persen kanker di daerah kepala dan leher, termasuk lidah disebabkan oleh konsumsi tembakau.

- Alkohol

 

 

Sama halnya dengan merokok, terlalu banyak mengonsumsi minuman keras juga bisa memicu risiko kanker pada lidah. Kamu harus ingat, kombinasi antara rokok dan alkohol bisa meningkatkan risiko kanker lidah, lho.

Baca juga: Kenali Warna Lidah untuk Menentukan Kondisi Kesehatan

 

- Kebersihan Mulut

 

Higienitas mulut yang rendah diduga dapat memicu kanker ini. Contohnya, kanker ini dikaitkan dengan luka pada mulut yang tidak kunjung sembuh. Nah, luka ini sendiri bisa dikarenakan patahan gigi yang melukai bagian dalam mulut atau sariawan yang enggak kunjung sembuh. Oleh sebab itu, para ahli terus menyarankan agar kamu selalu menjaga kebersihan mulut dan mengobati luka secepat mungkin.

Selain tiga hal di atas, hal-hal di bawah ini juga diduga dapat menimbulkan pertumbuhan sel-sel abnormal pada bagian lidah.

- Pola makan yang buruk.

- Mengunyah tembakau atau sirih.

- Human papillomavirus.

- Riwayat kesehatan keluarga.

- Pernah memiliki kanker lainnya.

- Sistem imun yang rendah karena HIV atau AIDS.

- Sifilis.

- Liver cirrhosis.

Ciri-cirinya

Segeralah berdiskusi dengan dokter bila kamu mengalami ciri-ciri kanker lidah seperti di bawah ini:

Baca juga: 5 Fungsi Lidah yang Perlu Diketahui

 

- Iritasi

 

Iritasi di sini seperti sariawan pada gusi, lidah, atau lapisan mulut. Kata ahli, sekilas ciri kanker ini tak berbahaya. Bentuknya bisa seperti sariawan sehingga sering dianggap remeh. Sebaiknya, temui dokter bila sariawan tak kunjung sembuh lebih dari satu minggu.

- Benjolan Dalam Mulut

 

 

Ciri-ciri kanker ini yang paling jelas adalah munculnya benjolan atau pembengkakan pada lidah. Awalnya, benjolan ini berupa bintik kecil yang akan terasa nyeri bila tersenggol.

- Nyeri di bagian Rahang

 

 

Jangan sepelekan nyeri yang terjadi di bagian rahang yang dalam istilah medis dikenal sebagai temporomandibular. Segeralah temui dokter bila nyeri ini terjadi dalam waktu yang lama. Apalagi bila sakitnya menyebar ke kepala dan bagian wajah.

- Sakit Tenggorokan

 

 

Ciri-ciri kanker ini juga bisa ditandai dengan sakit tenggorokan yang tak kunjung hilang. Beberapa orang mengira kondisi itu hanyalah berupa radang tenggorokan. Segeralah berdiskusi dengan dokter bila sakit tenggorokan berlangsung lama.

Selain empat hal di atas, ciri-ciri kanker ini juga bisa ditandai dengan:

- Lidah terasa kaku.

- Sakit saat menelan.

- Bercak merah atau putih atau sariawan yang tak kunjung sembuh.

- Perdarahan tanpa sebab yang jelas pada lidah.

- Rasa kebas dalam mulut yang tak kunjung hilang.

Nah, bila kamu mengalami hal-hal di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa lo bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!