2 Pencegahan Angioedema yang Bisa Dilakukan

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
2 Pencegahan Angioedema yang Bisa Dilakukan

Halodoc, Jakarta – Jika kamu memilliki alergi terhadap sesuatu tidak ada salahnya untuk menghindari penyebab alergi. Waspada kondisi angioedema yang mengganggu kesehatanmu. Angioedema adalah salah satu kondisi ketika tubuh mengalami pembengkakan yang merupakan reaksi dari alergi.

Baca juga: Waspada, Penggunaan Makeup Bisa Sebabkan Angioedema

Umumnya, kondisi ini tidak membahayakan pengidapnya. Namun, terkadang pembengkakan terjadi pada bagian saluran pernapasan sehingga dapat membuat pengidap sulit bernapas. Ketahui mengenai pencegahan maupun pengobatan dari angioedema dari ulasan berikut ini.

Ketahui Pencegahan Angioedema

Umumnya, pengidap angioedema mengalami pembengkakan yang terjadi di bawah permukaan kulit. Kondisi ini berbeda dengan kondisi biduran. Biduran terjadi di atas permukaan kulit, sedangkan biduran terjadi di bawah permukaan kulit.

Pembengkakan yang disebabkan oleh angioedema merupakan kumpulan cairan pada lapisan kulit bagian dalam. Pembengkakan yang terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti mata, bibir, lidah, tangan, kaki, dan kelamin.

Gejala lain dari penyakit angioedema adalah sensasi panas ataupun nyeri pada daerah kulit yang mengalami pembengkakan. Pembengkakan angioedema tidak menyebabkan rasa gatal.  Pembengkakan yang terjadi pada saluran pernapasan atau paru-paru menyebabkan pengidap angioedema mengalami kesulitan bernapas atau sesak napas. Angioedema yang menyerang bagian mata menyebabkan mata menjadi merah karena adanya pembengkakan pada bagian konjungtiva.

Baca juga: 4 Hal yang Bisa Tingkatkan Risiko Angioedema

Namun, cara untuk menurunkan kemungkinan kamu mengalami angioedema, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Hindari sesuatu yang menjadi alergi bagi tubuh kamu, seperti makanan tertentu, obat-obatan serta beberapa kondisi seperti stres maupun tingkat depresi yang begitu tinggi.

  2. Tidak ada salahnya membuat catatan mengenai makanan, obat maupun kondisi yang dapat menyebabkan kamu mengalami angioedema. Catatan tersebut berguna ketika kamu pergi dan perlu untuk mengkondisikan agar kamu tidak mengalami kondisi angioedema.

Penyebab Angioedema yang Perlu Diketahui

Angioedema adalah kondisi yang cukup umum terjadi ketika seseorang menggunakan sesuatu yang baru pada tubuhnya. Namun tidak hanya itu, ketahui penyebab yang membuat seseorang mengalami kondisi angioedema, yaitu:

1. Allergic Angioedema

Kondisi ini terjadi akibat reaksi dari alergi, seperti alergi makanan, alergi obat, alergi akibat gigitan serangga atau lebah atau alergi lateks.

2. Drug Induced Angioedema

Ada beberapa jenis obat tertentu yang menyebabkan seseorang mengalami kondisi alergi, seperti obat antiinflamasi dan obat hipertensi.

3. Hereditary Angioedema

Angioedema terjadi akibat tubuh kekurangan protein penghambat C1 dalam darah. Protein ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh seseorang dan kekurangan protein ini membuat sistem imun tubuh berbalik menyerang tubuh. Biasanya, pada jenis ini angioedema terjadi rasa stres, penggunaan pil KB atau kehamilan.

4. Idiopathic Angioedema

Kondisi idiopathic angioedema dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh seseorang. Biasanya, orang dengan tingkat stres yang cukup tinggi, melakukan olahraga terlalu berat, dan iklim yang terlalu panas menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini.

Jika kamu mengalami gejala yang mengganggu, segera periksakan diri kamu ke rumah sakit terdekat untuk memastikan kondisi kesehatan tubuh. Kamu bisa melakukan beberapa pemeriksaan, seperti tes tusuk kulit dan pemeriksaan darah.

Penanganan bisa dilakukan untuk pertolongan pertama pengidap angioedema, seperti mengompres dingin area tubuh yang mengalami pembengkakan, menggunakan pakaian yang tidak terlalu ketat dan tidak menggaruk area yang mengalami pembengkakan karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Angioedema dengan Biduran

Referensi:
Healthline (2019). Angioedema and Hives
Medical News Today (2019). Everything You Need to Know about Angioedema
Medline Plus (2019). Angioedema