2 Penyebab dari Pellagra yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh  dr. Gabriella Florencia   12 Mei 2019
2 Penyebab dari Pellagra yang Perlu Diketahui 2 Penyebab dari Pellagra yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Saat tubuh mengalami kekurangan niasin atau Vitamin B3, maka hal ini memengaruhi aktivitas sel. Saat kondisi ini terjadi, maka terjadi penyakit yang disebut pellagra. Penyakit ini ditandai dengan kondisi diare, dermatitis, dan demensia.

Hal ini karena triptofan dalam pangan diubah jadi niasin dalam tubuh dan penyebab pellagra adalah saat tubuh kekurangan dua nutrisi, yaitu niasin dan triptofan.

Saat mengalami pellagra, gejala yang muncul, antara lain:

  • Ruam yang bersisik dan tebal pada kulit saat kena sinar matahari.
  • Mulut bengkak dan lidah berwarna merah terang.
  • Muntah dan diare.
  • Sakit kepala.
  • Lemas.
  • Depresi.
  • Linglung.
  • Hilang ingatan.

Baca Juga: Ketahui Prosedur Diagnosis Pellagra yang Tepat

Penyebab Pellagra

Penyakit ini terjadi karena dua hal, yakni:

  • Pellagra primer, kondisi terjadi akibat kekurangan niasin dan/atau triptofan dari makanan.
  • Pellagra sekunder, kondisi yang terjadi saat kamu mendapatkan niasin yang cukup dari makanan, akan tetapi ada hal yang menghambat penyerapan dan pengolahannya dalam tubuh. Biasanya hal ini terjadi karena:
  • Kecanduan alkohol kronis
  • Diare berkepanjangan
  • Penyakit pada sistem pencernaan seperti ulcerative colitis
  • Sirosis hati
  • Tumor karsinoid
  • Penyakit Hartnup (gangguan metabolisme triptofan)
  • Pengaruh obat-obatan seperti isoniazid dan azathioprine

Pengobatan Penyakit Pellagra

Pengidap penyakit ini biasanya mengalami diare, lidah kelihatan lebih licin dan lebih merah dari biasanya. Menurut survei dari satu di antara 50 orang pengidap pellagra, mereka mendapat gangguan otak yang parah sementara yang lainnya mengalami lesu, pusing-pusing, sulit tidur, dan gangguan pada kulit.

Pengidap pellagra harus memilih menu makanan untuk mempercepat penyembuhan, tetapi pengidap yang sering atau biasa mengkonsumsi alkohol akan susah untuk disembuhkan. Tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi pellagra, antara lain:

  • Dalam hal penyakit yang akut, pasien itu harus istirahat di tempat tidur. Menu makanan harus lengkap, seperti susu, sup sayuran, jus tomat, dan telur dadar atau rebus.
  • Kalau pasien mengalami diare, berikan air minum bercampur bismut subkarbonat satu sendok teh, setiap tiga atau empat jam.
  • Jika muncul gangguan pada kulit seperti kulit retak, maka larutan lanolin dengan 5 persen boric acid dapat menghaluskannya.
  • Kalau sudah lewat tahap penyakit yang akut, pengobatan yang utama hanya bisa dilakukan  melalui makanan. Menu makanan terdiri dari air susu 1 liter sehari dan banyak telur serta sayuran hijau. Daging yang tidak mengandung lemak diperbolehkan untuk dikonsumsi. Konsumsi susu yang murni, susu bubuk, susu kaleng atau keju.
  • Suplemen niasin dengan dosis 20 miligram mungkin diperlukan, tetapi kamu tidak boleh konsumsinya tanpa pengawasan dokter. Penggunaan tanpa resep dokter dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, biduran, sembelit, kulit memerah, dan enzim liver naik. Selain itu, untuk mereka yang sudah memiliki penyakit asam urat, niasin dapat memperparah kondisinya.

Baca Juga: Kelihatan Sehat Tapi Kok Kurang Gizi, Kok Bisa?

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai penyebab pellagra dan cara mengatasinya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to A Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

 

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan