27 April 2018

3 Cara Biar Anak Tumbuh Tinggi

3 Cara Biar Anak Tumbuh Tinggi

Halodoc, Jakarta – Selain berat badan, tinggi badan merupakan tolak ukur normal tidaknya pertumbuhan anak. Meskipun tinggi badan anak juga dipengaruhi oleh faktor genetika, tapi ibu bisa mengusahakan agar tinggi badan Si Kecil bisa bertambah dengan optimal selama masa pertumbuhannya, lho.

Bila ibu ingin sang buah hati tumbuh dengan postur tubuh yang cukup tinggi, mulailah mengusahakannya sejak anak berusia 0 sampai 24 bulan. Masa ini merupakan golden period dimana tinggi badan anak akan berkembang lebih cepat.

Jadi, ibu dianjurkan untuk memberikan semua nutrisi terbaik untuk Si Kecil selama masa tersebut dengan cara melakukan Inisiasi Menyusu Dini dalam 1 jam setelah bayi lahir, dilanjutkan dengan memberi ASI eksklusif selama 6 bulan setelah bayi lahir, dan memberi makanan pendamping ASI atau MPASI saat Si Kecil berusia 6 bulan. Tetap berikan anak ASI minimal sampai anak berusia 2 tahun.

Memasuki usia dua tahun, pertumbuhan fisik anak akan meningkat secara signifikan. Anak akan bertambah tinggi sekitar 6,5 sentimeter per tahun. Selama masa pertumbuhan, lempeng pertumbuhan pada tulang belum menutup sehingga memungkinkan tulang anak terus bertambah panjang. Namun, masa pertumbuhan ini akan berakhir pada usia 20 tahun untuk anak laki-laki, sedangkan anak perempuan biasanya pertumbuhan tinggi badannya akan berhenti di sekitar usia 14 tahun. Nah, sebelum masa pertumbuhannya berhenti, optimalkan pertumbuhan tinggi Si Kecil dengan cara-cara berikut:

  1. Berikan Nutrisi yang Tepat

Nutrisi memiliki peran yang sangat besar dalam pertumbuhan tinggi badan anak. Jadi, ibu dianjurkan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak dengan memberinya makanan yang kaya akan kalsium, zat besi, dan vitamin A. Asupan kalsium bisa didapatkan dari susu dan produk olahannya. Zat besi banyak terdapat pada daging merah dan bayam, sedangkan makanan seperti wortel, labu kuning, kentang dan brokoli banyak mengandung vitamin A.

Selain tiga nutrisi tersebut, protein juga diperlukan untuk pertumbuhan tulang anak. Berikan Si Kecil makanan yang kaya akan protein seperti ikan, daging, tempe dan tahu agar ia tumbuh tinggi.

  1. Olahraga

Selain memberinya makanan bernutrisi, anak juga perlu berolahraga agar pertumbuhan tinggi badannya dapat berlangsung dengan optimal. Beberapa jenis olahraga yang dikenal efektif untuk menambah tinggi badan antara lain renang, lompat tali, basket dan bersepeda (Baca juga: Ingin Tumbuh Tinggi? Ikuti 5 Olahraga untuk Meninggikan Badan Ini)

  1. Tidur yang Cukup

Anak juga disarankan untuk tidur yang cukup agar pertumbuhan tingginya tidak terganggu. Saat tidur, tubuh melepaskan hormon yang dapat menstimulasi pertumbuhannya. Semakin berkualitas tidur anak dengan durasi yang cukup, semakin optimal pula kerja hormon ini (Baca juga: Berapa Jam yang Dibutuhkan Bayi untuk Tidur?). Kebutuhan tidur anak juga berbeda-beda berdasarkan usianya, yaitu:

  • Anak balita biasanya tidur 10-13 jam setiap malam
  • Anak-anak usia sekolah dan praremaja butuh tidur sekitar 10-12 jam setiap malam.
  • Anak usia remaja perlu tidur 8-9 jam  setiap hari.

Selalu berikan anak berbagai macam makanan bernutrisi yang tidak hanya bermanfaat untuk pertumbuhan tinggi badannya tapi juga kesehatannya. Ibu juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi anak dengan membeli suplemen yang diperlukan lewat aplikasi Halodoc. Caranya sangat praktis, tinggal order saja dan pesananmu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.