Lagi Diet, Coba 3 Makanan Rendah Kalori Ini Saat Berbuka

Lagi Diet, Coba 3 Makanan Rendah Kalori Ini Saat Berbuka

Halodoc, Jakarta - Bulan Ramadan adalah bulan yang mewajibkan setiap muslim untuk berpuasa pada siang hari selama satu bulan penuh. Saat puasa dilakukan, orang-orang yang berpuasa tidak boleh makan dan minum dari sebelum fajar hingga matahari terbenam. Walau begitu, banyak orang yang memanfaatkan momentum ini untuk menurunkan berat badan dan melakukan diet.

Ketika seseorang berpuasa, tubuh akan menggunakan simpanan karbohidrat dan lemak untuk memberikan energi setelah semua kalori dari makanan yang dikonsumsi pada malam hari telah habis. Tubuh tidak dapat menyimpan air dan ginjal menghemat air sebanyak mungkin dengan mengurangi air yang keluar dari urine. Namun, tubuh sulit menghindari kehilangan air ketika buang air kecil, melalui kulit, dan ketika kamu berkeringat.

Kebanyakan orang yang berpuasa akan mengalami dehidrasi ringan, sehingga menyebabkan sakit kepala, kelelahan, dan sulit untuk berkonsentrasi. Walau begitu, disebutkan bahwa hal ini tidak berbahaya terhadap kesehatan, asalkan mengonsumsi cukup cairan ketika berbuka puasa untuk menggantikan cairan yang hilang pada siang hari.

Bagi seseorang yang biasanya mengkonsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi di siang hari, kurangnya kafein saat puasa awalnya dapat menyebabkan sakit kepala dan kelelahan. Namun, lama-kelamaan, hal tersebut mungkin akan mereda selama Ramadan, karena tubuh menyesuaikan diri tidak mendapat asupan kafein di siang hari.

Setelah berbuka puasa, tubuh akan mengalami rehidrasi dan mendapatkan energi dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh. Setelah menahan makan dan minum selama 14 jam lamanya, mungkin kamu perlu mengonsumsi asupan tersebut secara perlahan agar tubuh dapat menyesuaikan secara perlahan dan cobalah untuk berbuka dengan banyak cairan dan makanan yang rendah lemak.

Baca Juga: Boleh Dicoba, Ini 6 Menu Berbuka yang Rendah Kalori

Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Berbuka

Ketika berbuka puasa pertama kali, cobalah untuk memperbanyak cairan, makanan rendah lemak, makanan yang mengandung banyak cairan, dan makanan yang mengandung gula alami untuk mengembalikan energi yang hilang. Selain itu, hindari konsumsi banyak makanan atau minuman dengan tambahan gula. Berikut adalah makanan yang baik untuk dikonsumsi saat berbuka puasa:

1. Minuman yang Sehat

Beberapa minuman yang direkomendasikan untuk kamu konsumsi ketika berbuka adalah air putih. Namun, beberapa minuman juga dapat kamu minum ketika berbuka, seperti susu atau jus buah yang memberikan hidrasi tanpa tambahan kalori atau gula. Minuman dengan bahan dasar susu dan buah menyediakan gula dan nutrisi alami yang baik untuk berbuka puasa. Namun, hindari juga mengonsumsi minuman dengan gula tambahan setelah berbuka puasa secara berlebihan, karena dapat memberikan terlalu banyak gula dan kalori.

Baca Juga: 6 Pilihan Takjil Sehat untuk Menu Buka Puasa

2. Kurma

Kurma adalah makanan yang baik dimakan ketika berbuka puasa. Kurma adalah makanan yang baik karena mengandung gula alami untuk mengembalikan energi tubuh, serta mengandung beberapa mineral, seperti kalium dan tembaga. Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi buah kering lainnya, seperti aprikot atau kismis yang kaya akan serat dan nutrisi.

3. Sup

Beberapa negara Timur Tengah yang memiliki kebiasaan berbuka puasa dengan sup. Hal tersebut adalah cara ringan untuk berbuka puasa dan memberikan cairan pada tubuh. Sup yang berbahan dasar kaldu daging dan sering mengandung kacang-kacangan dan makanan bertepung seperti pasta atau biji-bijian, mengandung banyak nutrisi dan energi yang baik untuk tubuh.

Baca Juga: 4 Inspirasi Menu Berbuka Puasa yang Sehat

Itulah beberapa makanan yang baik dikonsumsi ketika berbuka puasa. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal makanan yang baik untuk berbuka puasa, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!