3 Olahraga yang Rentan Terkena Kapalan

3 Olahraga yang Rentan Terkena Kapalan

Halodoc, Jakarta - Kapalan adalah lapisan kulit yang menebal dan mengeras yang terjadi ketika kulit berusaha melindungi diri dari gesekan dan tekanan berulang kali. Kapalan sering terjadi pada kaki dan tangan, terutama pada jari kaki. Tidak menyakitkan, namun kapalan membuat bagian kulit yang terinfeksi kurang sedap dipandang dan membuat tidak nyaman.

Jika kamu berada dalam kondisi tubuh yang sehat, mengurangi kapalan bisa mengurangi gesekan atau tekanan yang berlebihan. Artinya, kamu harus mengurangi aktivitas berat yang membuat kapalan terjadi. Tetapi, jika kamu memiliki riwayat kesehatan tertentu yang membuat aliran darah ke kaki tidak lancar, komplikasi mungkin terjadi.

Baca juga: Sering Pakai Sepatu Sempit Sebabkan Kaki Kapalan, Benarkah?

Gesekan dan tekanan yang berulang menjadi penyebab kapalan yang paling utama. Biasanya, kondisi ini sering terjadi pada atlet atau kamu yang sering berolahraga. Berikut jenis olahraga yang menyebabkan kapalan, yaitu:

  • Lari. Kapalan sering terjadi pada atlet lari. Posisi kapalan bisa beragam, bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika menumpuk di bagian tumit karena ujung sepatu yang menyentuh kulit tumit. Jika menumpuk di sisi ibu jari kaki, mungkin kamu mengenakan sepatu terlalu ketat. Jika dibiarkan, kapalan terbentuk semakin besar dan menyakitkan.

  • Angkat besi. Mereka yang hobi olahraga angkat besi bisa mengalami kapalan. Ini biasanya terjadi pada bagian telapak tangan dekat ruas jari, bagian yang paling sering berinteraksi dan bergesekan dengan besi.

  • Tenis dan bulu tangkis. Dua jenis olahraga permainan ini juga bisa menjadi penyebab kapalan. Tangan akan menggenggam raket dalam posisi kencang dan erat. Genggaman ini menghasilkan gesekan dan tekanan, terlebih jika permainan dilakukan dalam sesi yang lama. Ini akan membuat telapak kanan atau ruas jari bagian dalam kapalan.

Baca juga: Model Kimmy Jayanti Alami Kapalan di Kaki, Penyakit Apa Itu?

Selain olahraga, penyebab kapalan lainnya bisa karena mengenakan sepatu yang tidak pas, baik itu terlalu kecil atau terlalu besar. Sepatu yang terlalu ketat dan sepatu hak tinggi dapat menekan kaki. Ketika alas kaki terlalu longgar, kaki bisa bergeser dan bergesekan berulang kali dengan tepi sepatu. Mengenakan sepatu atau sandal tanpa kaus kaki juga bisa menyebabkan gesekan berlebihan pada kaki.

Selain itu, faktor yang meningkatkan risiko terkena kapalan adalah bunion atau tonjolan tulang yang abnormal yang terbentuk pada sendi di dasar jempol kaki, hammertoe atau kelainan bentuk jari kaki seperti cakar, dan kelainan bentuk kaki lainnya.

Baca juga: Begini 4 Cara Mencegah Kapalan di Kaki

Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan dengan mengenakan sepatu atau sandal yang sesuai dengan ukuran kaki, tidak terlalu kecil atau kebesaran, kenakan kaus kaki ketika memakai sepatu, dan kenakan sarung tangan ketika banyak melakukan gerakan gesekan dan tekanan pada tangan.

Jangan sampai kapalan yang kamu alami menimbulkan komplikasi. Jika kamu belum tahu apa saja komplikasi dari kapalan, kamu bisa bertanya langsung pada dokter. Coba pakai aplikasi Halodoc, karena melalui aplikasi ini, tanya dokter menjadi lebih mudah. Ketika dokter meresepkan obat untuk kamu, membelinya juga bisa kamu lakukan melalui aplikasi Halodoc. Jadi, segera download aplikasinya, supaya hidup sehat semakin mudah.