3 Pengobatan Empiema, Penyebab Nanah di Selaput Paru

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
3 Pengobatan Empiema, Penyebab Nanah di Selaput Paru

Halodoc, Jakarta - Empiema adalah sebutan untuk nanah yang ditemukan di dalam rongga pleura, tepatnya sebuah rongga yang terletak di antara paru-paru dan permukaan bagian dalam dinding dada. Cairan empiema yang dikenal memiliki warna yang buram, kuning keputihan, dan memiliki wujud cair agak kental akibat hasil dari serum koagulasi protein, debris seluler dan pengendapan fibrin.

Empiema atau selaput nanah ini terjadi terutama akibat tertundanya pengobatan pada penderita pneumonia dan infeksi pleura progresif. Selain itu, empiema bisa muncul akibat dari manajemen klinis yang tidak sesuai. Pengobatan empiema berfokus mengobati infeksi yang terjadi untuk menghilangkan nanah dari ruang pleura.

Penyebab Empiema

Pada dasarnya, ruang pleura memiliki cairan meski tidak banyak, namun saat infeksi datang maka carian di dalam menjadi semakin banyak. Akibatnya, penyerapan cairan yang dilakukan oleh tubuh tidak dapat mengimbanginya. Cairan pleura yang terinfeksi semakin mengental, membentuk nanah, dan menyebabkan lapisan paru-paru dengan rongga dada menempel serta membentuk kantung-kantung. Nah, kantung nanah ini disebut empiema.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kemunculan empiema antara lain:

  • Pneumonia.

  • Bronkiektasis.

  • Abses paru.

  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

  • Cedera serius di bagian dada.

  • Infeksi di bagian tubuh lain yang menyebar ke rongga dada melalui aliran darah.

  • Tindakan operasi bedah di bagian dada.

Selain itu, mereka yang memiliki kondisi tertentu juga memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini, yaitu antara lain:

  • Rheumatoid arthritis.

  • Diabetes.

  • Sistem imun yang lemah.

  • Kecanduan alkohol.

Baca Juga: Yang Terjadi Ketika Tubuh Terkena Pneumonia

Pengobatan Empiema

Cara untuk menghilangkan nanah yang ada di pleura adalah melakukan salah satu dari beberapa jenis pengobatan di bawah yaitu sebagai berikut:

  • Pemberian obat antibiotik. Pengobatan infeksi dilakukan dengan menggunakan obat  antibiotik yang disesuaikan dengan jenis bakteri penyebab infeksi.

  • Percutaneous thoracocentesis. Tindakan ini digunakan untuk mendiagnosis empiema, tetapi ternyata metode ini bisa digunakan sebagai pengobatan empiema. Metode ini memasukkan sebuah jarum melalui bagian belakang dada di sela tulang rusuk ke dalam ruang pleura untuk mengambil sampel cairan. Cara ini dapat dilakukan dalam kasus empiema ringan.

  • Operasi. Mereka yang telah mengalami kasus berat, disarankan untuk melakukan metode ini. Operasi ini dilakukan dengan cara memasukkan sebuah pipa karet untuk mengeluarkan nanah. Operasi ini memiliki beberapa jenis, yaitu:

  • Thoracostomy. Dalam prosedur operasi ini, petugas medis di bawah pengawasan dokter akan memasukkan pipa plastik ke dalam dada melalui lubang yang dibuat di antara dua rusuk. Setelah itu, dokter akan menghubungkan pipa plastik tersebut ke alat penyedot untuk mengeluarkan cairan. Dalam proses penyedotan ini, dokter juga menyuntikkan obat-obatan untuk membantu mengeluarkan cairan nanah.

  • Video-assisted thoracic surgery (VATS). Dalam prosedur operasi ini, dokter bedah mengangkat jaringan yang terinfeksi di area paru-paru. Setelah itu, ia akan memasukkan selang dan menggunakan obat-obatan untuk mengalirkan cairan dari ruang pleura. Dokter akan membuat tiga sayatan dan menggunakan sebuah kamera kecil yang disebut thoracoscopy dalam proses pembedahan ini.

  • Dekortikasi terbuka. Prosedur operasi ini dilakukan dengan mengangkat lapisan berserat (jaringan fibrosa) yang menutupi paru-paru dan ruang pleura. Tindakan ini bertujuan mengembalikan fungsi paru-paru agar bisa mengembang dan mengempis kembali secara normal.

Baca Juga: Selain Merokok, Kebiasaan Ini Menjadi Penyebab Infeksi pada Paru-Paru

Nah, bila kamu masih ingin tahu informasi lebih mendalam tentang empiema, kamu bisa mendiskusikannya kepada dokter. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk selalu membicarakan masalah kesehatan paru-paru maupun masalah kesehatan lainnya. Gunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter melalui menu Contact Doctor dengan memilih metode Chat, Voice Call, dan Video call. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.